
" Kamu kenapa sih aku tuh lagi ngomong sama kamu kenapa kamu diam terus hah " bentak dokter radit dengan nada sedikit tinggi
" aku mau pulang " hanya itu yang Salma ucapkan dengan air mata yang sudah siap jatuh membasahi pipi mulusnya
" Maafkan aku salma, bukan maksud aku membentak kamu, aku cuma mau tau kenapa kamu tiba-tiba ingin pulang "
" Aku udah gak betah disini, apa lagi deket-deket dengan seorang penipu " jawab Salma ketus sambil ngusap air mata yang jatuh dari matanya
" Maksud kamu apa salma? siapa yang nipu kamu "
" Udah cukup !! aku udah tau semuanya jadi sekarang tolong kamu jatuhin aku " lirih Salma sambil terisak
" Salma, jadi kamu tadi liat.. " kata-kata dokter Radit terpotong oleh Salma sebelum dokter Radit melanjutkan kata-katanya
" iya.. aku udah liat semuanya, liat kamu meluk wanita itu, liat kamu ungkapin rasa rindu kamu dan semuanya aku udah liat, jadi tolong kamu jauhin aku, dan mulai sekarang kita udah gak ada hubungan apapun " jelas Salma panjang lebar
" Gak Salma, aku bisa jelasin semuanya ke kamu, dan kamu juga masih ada tahap akhir pemeriksaan dengan aku, jadi tolong Salma kamu jangan egois, pikirkan kesembuhan kaki kamu yang hampir sembuh total itu Salma "
__ADS_1
" Dokter Radit gak usah pikirkan kaki aku, aku bisa ko cek pemeriksaan terakhir aku dengan dokter lainnya, jadi gak ada alasan lagi untuk kita bertemu, permisi aku mau pulang " sambil jalan keluar
Dan dokter Radit hanya bisa diam melihat kepergian salma
*****
Kini Salma udah ada dirumahnya sendiri, dia sengaja pulang kerumahnya sendiri karena dia tau jika dia pulang kerumah orang tuanya dia pasti akan bertemu dengan orang-orang suruhan orang tuanya
kini Salma termenung sendiri dikamarnya mengingat semua kejadian sedih hari ini, dia tak habis pikir kalo selama ini dia hanya dijadikan bahan pengganti oleh dokter Radit
Setelah dua jam lebih dokter Radit memeriksa pasien-pasiennya kini waktunya dokter Radit pulang, sebelum ia pulang dokter Radit menyempatkan diri untuk mampir kerumah Salma dan menjelaskan semuanya
setelah tiga puluh menit menempuh jalanan kini dokter Radit sudah sampai didepan gerbang rumah orang tua Salma, dokter Radit pin turun dari mobilnya dan menanyakan keberadaan Salma pada satpam rumahnya
" Maaf pak mengganggu, apa Salma ya ada? " tanya dokter Radit
" Maaf mas mba salma kan ada dirumah sakit, belum pulang kerumah " Jawab sang satpam
__ADS_1
" Tapi pak Salma udah pulang dari siang tadi " dokter Radit mulai hawatir dengan Salma yang tak ada dirumahnya
" Oh mungkin mba Salma pulang kerumahnya kali mas "
" kalo boleh tau dimana ya alamat rumahnya " tanya dokter Radit
Sebelumnya Salma lupa memberi tahu orang rumah untuk tidak memberitahu kan alamat rumahnya pada orang lain
" Nih mas alamat rumahnya " memberikan secarik kertas pada dokter radit
" Makasih ya pak " menerima kertas yang berisikan alamat salma, sambil berlalu pergi menuju alamat yang dituju
*****
Setelah sampai didepan gerbang rumah salma, dokter Radit tak langsung turun ia ragu takut Salma tak mau menemuinya
" Rumah yang kecil tapi nyaman, seperti jiwa Salma selama ini " gumam dokter Radit
__ADS_1