Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa
04


__ADS_3

" Kenapa coba aku nangisin orang yang jelas-jelas udah gak peduli lagi sama aku " gerutu Salma sambil nepak jidatnya sendiri


Karena udah terlalu lama Salma diabaikan oleh orang tuanya makanya Salma semakin muak ketika mereka menghubunginya


Dari mulai Salma pertama masuk rumah sakit mereka cuma satu Minggu menemani Salma disana, seterusnya mereka memantau keadaan Salma dari kejauhan, karena diberitahu keadaan Salma membaik makanya mereka menghubungi Salma langsung tapi hal asil Salma malah kecewa sama mereka dan itu cukup membuat Salma sedih dan melamun sendiri


" Mba ko ngelamun sih sing bolong gini " suster ana yang tiba-tiba datang ngagetin Salma


" Ya ampun suster ngagetin tau gak sih " sambil ngelus dada


" abisnya mba ngelamun terus sih, jadi gak tau kalo ada orang datang "


" Aku gak ngelamun sus, cuma aku lagi sedih aja " keluh Salma sambil nundukin kepalanya

__ADS_1


" Apa karena dokter Radit ya mba? atau jangan-jangan dokter Radit selingkuh ya, mba tinggal ngomong aja biar saya yang labrak tuk dokter yang sok kegantengan tapi emang iya ganteng sih " cerocos suster ana yang ingin tau sebenarnya sambil garuk-garuk kepala yang gak gatal


" Bukan sus, suster tuh sok tau banget deh, aku tuh bukan lagi ngelamunin dokter Radit tapi ini masalah keluarga aku sus " lirih Salma


Suster Ana hanya ber oh ria menanggapi jawaban Salma karena suster ana tau betul masalah keluarga Salma selama ini


*****


waktu istirahat pun tiba, saat dokter Radit hendak pergi keruangan Salma tiba-tiba ada suara yang memanggil dokter Radit dan dokter Radit hafal betul dengan suara itu


seketika dokter Radit tak percaya dengan apa yang dia liat, seorang wanita cantik yang selama lima tahun ini sudah mengisi ruang rindunya


" Vio... " ya dia adalah Viola Larasati seorang model internasional yang sudah mengisi hari-hari dokter Radit selam lima tahun ini, seorang kekasih yang telah menggantungkan hubungannya dengan dokter Radit demi karirnya selama bertahun-tahun

__ADS_1


Seketika wanita itu berhambur kepelukan dokter Radit, dan tanpa sadar dokter Radit membalas pelukan wanita itu seakan sedang mengobati rasa rindunya selama ini


" Aku kangen banget sama kamu Radit " sambil mempererat pelukannya seakan enggan untuk melepaskannya


dan saat itu juga dokter Radit melepaskan pelukannya


" Vio kapan kamu kembali? kamu tau aku udah lama banget nunggu kamu pulang "


" Maafkan aku sayang aku udah terlalu lama ninggalin kamu disini " memeluk kembali dokter radit, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang tengah memperhatikan mereka berdua


Seketika dokter Radit lupa dengan kehadiran Salma sekarang dihirupnya, mereka hanyut dengan rasa rindu masing-masing tanpa ada yang peduli dengan perasaan orang yang telah memperhatikan mereka sedari tadi


Ya Salma lah yang telah melihat dan memperhatikan mereka berdua sedari tadi, saat Salma hendak keluar saat itu pula Salma mendengar seseorang memanggil nama kekasihnya , dan saat itu pula Salma merasa hancur ketika ia melihat mereka berpelukan melepas rindu mereka selama ini, setelah Salma cukup sakit melihat itu semua ia kembali keruangannya sambil membereskan baju-bajunya sambil terus menangis, dan tanpa sadar dokter Radit sudah berada diruang inap salma

__ADS_1


" Loh salma kamu mau kemana sayang? " tanya dokter Radit yang tak mendapat jawaban sama sekali oleh Salma


" Salma hasil akhirnya belum keluar loh ko kamu udah mau pergi sih " lagi-lagi dokter Radit diabaikan oleh Salma hingga dokter Radit kesal dan menarik tangan Salma


__ADS_2