
Ketika Naina dan Rival sudah selesai dengan masalahnya, Ethan masih bergelut dengan probalematika kehidupannya. Usaha pencariannya untuk menemukan Zoya tak menemukan titik terang usai dua minggu kepergian wanita itu.
Tetapi Ethan bahkan belum menemukan jejaknya. Selama itu pula bahkan ia tak mendapat kabar dari wanita itu meski hanya suara melalui sebuai panggilan telepon. Karena faktanya, nomor ponsel wanita itu bahkan tidak bisa dihubungi dan Zoya tidak membuka sosial media apapun selama menghilang.
Membuat Ethan frustrasi seolah wanita itu akan selamanya bersembunyi, bukan sekedar menenangkan diri. Ethan bersumpah, dimanapun Zoya, ia akan tetap menemukan wanita itu bagaimanapun caranya. Ethan akan terus mencarinya.
Berita mengenai wanita itu yang menghilang entah kemana setelah konferensi pers tentu saja menggemparkan publik. Banyak orang bertanya-tanya mengenai dimana keberadaan wankta itu dan alasan apa yang membuatnya memutuskan untuk pergi.
Sebagian orang memaklumi tindakan Zoya barangkali wanita itu ingin memulai hidup barunya dengan menjauh dari dunia entertaint, bahkan dari Ethan. Sementara sebagian orang lagi masih menyalahkan wanita itu atas tindakannya yang meminggalkan Ethan setelah mengusulkan pernikahan antara suami dan asistennya.
Teaser film wanita itu sudah keluar dan mendapat atensi luar biasa dari publik. Sekalipun komentar negatif masih terus berseliweran seolah sengaja menjatuhkan Zoya.
Banyak orang menunggu perilisan film segera rampung, bagaimanapun kontribusi Zoya dalam film My Beloved Wife perlu diapresiasi. Sekalipun tanggapan negatif masih tidak bisa dihindari.
Bahkan Zoya mendapat serangan melalui media sosial pribadinya dimana postingan instagramnya yang mempromosikan film seringkali dipenuhi komentar buruk para para followersnya belakangan ini. Selin sebagai orang yang mengurus media sosial wanita itu cukup kewalahan, belum lagi Ethan yang hampir setiap hari menanyakan keberadaan Zoya padanya.
"Zoya sudah menghubungi kamu?"
"Kamu sudah mendapat kabar dari Zoya?"
"Bagaimana? Zoya sudah memberi kabar?"
"Bagaimana, apa sudah ada kabar dari Zoya?
Kepala Selin hampir pecah saat Ethan sering kali menyerangnya dengan pertanyaan yang sama lebih dari lima kali dalam sehari.
"Kamu beneran nggak tahu Zoya ada di mana?" bahkan Randy ikut mencurigainya jika ia membantu pengaburan Zoya. Selin yang saat itu tengah memantau sosial media Zoya menoleh pada suaminya yang duduk tepat di sampingnya dengan laptop dalam pangkuannya.
"Kamu pikir aku bohong? Aku juga pusing nyari keberadaan Zoya."
"Aku kasihan aja sama Pak Ethan, kita tahu sendiri gimana cintanya dia sama Zoya. Aku harap kamu nggak nyembunyiin keberadaan Zoya."
"Kok kamu bisa mikir gitu?" heran Selin, menatap suaminya dengan tatapan menyalang.
"Ya, bisa aja kamu nggak bisa nolak keinginan Zoya buat rahasian keberadaannya. Atau kamu mikir kalau pergi adalah yang terbaik bagi Zoya dan kamu mendukungnya." panjang lebar Randy sesuaoi spekulasinya.
"Aku emang dukung kepergian Zoya. Selama itu buat dia bahagia aku nggak masalah–"
"Nah, kan!"
"Tapi demi Tuhan aku nggak tahu Zoya ada di mana. Sebelum pergi dia emang dateng nemuin aku, tapi dia sama sekali nggak bilang bakalan pergi kemana."
"Dia juga nggak ngasih tau pas aku nanya."
__ADS_1
"Kamu jangan bikin aku pusing, deh. Mereka aja udah cukup!" mata Selin mengarah pada layar laptop miliknya dimana komentar negatif memenuhi sebuah postingan yang dibuat akun resmi film Zoya yang sebentar lagi akan rilis.
Jujur Selin merasa khawatir karena banyaknya orang yang menyudutkan Zoya, menjatuhkan wanita itu dan berkomentar buruk mengenai Zoya bahkan menggunjing film yang dibintangi wanita itu dan melarangnya tayang. Sangat memusingkan kepala.
Randy menoleh, ia lantas menutup laptop sang istri. "Yasudah, kalau begitu kamu istirahat. Jangan mikirin hal ini untuk sementara waktu." sahutnya seraya tersenyum menatap istrinya, memilih berdamai dan mengalah daripada ribut dan memperpanjang masalah.
"Biar aku bikinin susu dulu sebelum tidur, anak kita pasti laper." sambungnya yang kemudian berlalu menuju dapur untuk membuatkan Selin susu, Selin hanya mampu berdecih melihat tingkah laku sang suami, tapi meski begitu, ia senang karena Randy selalu mampu meredam amarahnya dan membuat perasaannya jauh lebih baik dengan tindakan lembut pria itu.
Usai menghabiskan susunya, Selin lebih dulu beristirahat ke kamar sedangkan Randy masih berrgelut dengan pekerjaannya. Randy juga cukup pengertian untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan Ethan yang belum selesai karena pria itu sibuk mencari keberadaan Zoya sendiri.
Pria itu meregangkan tubuhnya tepat ketika waktu menunjukan pukul sebelas malam. Pekerjaan yang menguras tenaganya sudah sslesai ia bereskan. Sebelum menutup laptopnya, ia lebih dulu membuka sosial medianya.
Cukup lama hingga ia menemukan sebuah postingan berisi vidio yang dibagikan dari akun orang yang tak dikenalinya. Sebuah akun misterius yang membuat montase pencapaian Zoya selama ia bergelut di dunia entertaint.
Apa yang ditulis sang pemilik akun juga cukup menyentuh hati, dimana ia menuliskan kekagumannya terhadap Zoya dan mengajak semua orang agar membuka mata.
Mengajak mereka berhenti terprovokasi dan hanya fokus pada prestasi Zoya di dunia entertaint.
Tidak ada seorang idola yang sempurna. Setiap orang memiliki sisi buruk dan baik. Setiap orang pasti ingin terlihat baik bukan karena mereka tak memiliki sisi buruk. Tetapi karena kita tidak ingin keburukan kita dilihat orang lain dan dicontoh sebagaimana yang mereka lihat.
Jika kita melihat lagi apa yang menimpa Zoya Hardiswara kemarin. Rasanya sangat tidak adil jika kita terus menerus menyalahkan Zoya dan mengatakan hal buruk tentangnya. Sangat tidak adil bagi Zoya terutama saat para penyerangnya adalah sesama wanita yang seharusnya saling memahami perasaan wanita lain.
Setiap manusia pasti pernah khilaf, begitu juga Zoya. Kita tidak bisa menghakimi tanpa tahu bagaimana perasaan Zoya sebagai seorang istri dan calon ibu.
Sebagai seorang fans, seharusnya kita mendukung semua kontribusi Zoya dalam pekerjaannya di dunia entertaint. Kita tidak berhak mencampuri urusan pribadinya.
Kita mendekat ketika Zoya berada di atas panggung dan menjauh dari kehidupan pribadianya. Setiap orang memiliki hak untuk hidup dan memilih jalan yang ditempuh untuk kehidupannya.
Saya menulis ini karena saya cukup kecewa dengan orang-orang yang berpikiran sempit mengenai Zoya dan masalah yang tengah menimpanya. Sangat disayangkan jika kita melupakan segudang prestasi Zoya hanya karena satu masalah yang beredar di publik.
Semoga kita mampu membuka mata dan lebih bijaksana dalam memberikan dukungan pada idola kita.
Siapapun pasti tersentuh dengan kalimat panjang tersebut. Setiap orang pasti mempertimabangkan kata demi kata yang ditulis pemilik akun tersebut.
Randy dengan segera membuka kolom komentar yang sudah ramai dipenuhi komentar dari orang-orang yang setuju dengan statement pemilik akun, juga dari orang-orang yang mungkin saja baru sadar jika penilaiannya selama beberapa hari ini pada Zoya kurang tepat.
Komentar yang mereka tuliskan bahkan membuat Randy tersenyum membacanya.
Setuju, lagipula Zoya udah klarifikasi dan kita nggak bisa menghakimi keputusan yang sudah Zoya pilih.
Kita cuma perlu mendukung Zoya. Karier keartisannya nggak boleh berakhir gitu aja.
Semangat Zoya, kami ada untuk kamu. Jangan khawatir, kami senang kamu terus menjadi penghibur yang menginspirasi.
__ADS_1
Semangat Zoya. Kamu ada dimana? Semoga selalu baik-baik aja, yah. Cepat pulang dan berkumpul bersama keluarga, biar keadaannya balik seperti semula. Kami semua merindukan kamu.
Zoya, jangan takut. Kami mendukung kamu.
Zoya, pulanglah. Kami rindu. Ayo kita menonton bersama film My Beloved Wife nanti.
***
Alexa mendesah setelah postingannya berhasil merubah keadaan. Ia tersenyum lega dan menyandarkan punggungnya ke belakang. Apa yang ia lakukan memang tidak sebanding dengan masalah yang ditimbulkannya, tetapi sedikit sudah meredam gejolak kebencian yang beberapa hari ini terus menerus menyerang Zoya Hardiswara.
Sementara Somi sendiri yang melihat postingan yang banyak berseliweran di media sosialnya karena banyak orang yang membagikan itu hanya mematung melihat montase perjalana karier Zoya di dunia entertaint.
Mata wanita itu berkaca-kaca saat melihat jika ada dia di sana, dimana beberapa fotonya dengan Zoya di ambil ditengah-tengah break syuting.
Somi mengingat lagi kebersamaannya dengan Zoya ketika mereka memiliki project kerja sama. Ia mengingat lagi bagaimana Zoya memperlakukannya dengan baik sebagai senior dan junior.
Mengingat jika sekarang banyak orang yang menggunjing Zoya dan bahkan wanita itu menghilang entah kemana, rasanya Somi adalah penyeban utama kekacauan ini terjadi. Ia merasa bersalah pada Zoya, padahal selama ini Zoya memperlakukannya dengan baik.
Somi menghela napas, sebelum kemudian ia menggerakan jari jemari lentiknya di atas keyboard laptop dengan segenap keyakinan di hatinya atas apa yang akan ia tulis dalam instagram resmi miliknya.
***
Saya Somi, saya ingin membuat pengakuan mengenai sesuatu hal yang bersangkutan dengan Zoya Hardiswara.
Sebelumnya, saya ingin meminta maaf terlebih dahulu pada Zoya Hardsiwara dan beberapa pihak yang dirugikan karena masalah ini. Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya.
Saya, adalah orang yang sudah menyebarluaskan skandal mengenai Direktur Utama Agensi AE RCH–Zeinn Ethan Maheswarry dengan asisten Zoya Hardiswara.
Alasan saya melakukan hal tersebut, karena saya merasa sakit hati tidak turut andil dalam film My Beloved Wife yang menggemparkan publik sejak beberapa bulan yang lalu.
Saya mengaku salah, saya keliru dan melakukan hal yang tidak sewajarnya. Atas kesadaran saya, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya sadar jika saya sudah berlebihan bahkan menebar rumor negatif mengenai Zoya Hardiswara sehingga membuat Zoya Hardiswara harus menanggung cacian atas beberapa tindakan yang tidak ia lakukan.
Saya bersedia jika harus dihukum sebagaimana kesalahan yang sudah saya buat.
Terimakasih.
Postingan yang sudah sejak semalam diperdebatkan dan menyita atensi publik itu dengan cepat tersebar dan mendapat banyak tanggapan. Somi jelas saja tidak bisa lolos dari komentar orang-orang yang kemudian menyudutkannya karena menjadi penyeban kekacauan ini.
Somi sudah pasrah, ia bahkan sudah siap untuk resiko terburuk sekalipun setelah menulis pernyataannya. Karena postingannya membuat mata orang-orang yang sudah menggunjing Zoya terbuka dan tak lagi menyalahkan wanita itu.
Keadaan perlahan kembali normal, saham perusahaan yang sempat anjlok karena skandal tersebut juga perlahan membaik bahkan naik terutama setelah tanggal penayangan film diumumkan.
Tetapi, Zoya Hardiswara belum kunjung kembali saat semua orang tidak sabar menantikan kehadirannya. Wanita itu seperti menghilang bagai ditelan bumi.
__ADS_1
TBC