
" Biasa nya pengantin itu besok nya akan sulit jalan kalau sudah unboxing." sahut Bianca
" Wih kak Bianca sudah biasa nih, gimana dengan bang Lian, pasti jago ya, sayang nya adik belum unboxing karena adik lagi halangan." Jawab Mesya dengan suara lirih tapi masih di dengar dengan semua orang yang berada 1 meja dengan Mesya.
" Ha ha ha.." tanya ayah dan daddy bersamaan.
" Kasihan sekali putra ku Gas, padahal ia sudah lama lho ingin membaca doa unboxing Gas." ucap ayah Rio
" Tidak apa apa kak, biarkan Ray menunggu saja, biasa nya kalau begini nanti jadi nya cepet, nambah deh cucu ku nanti kak." jawab daddy Bagas di sela sela tawa nya.
Ray yang sudah menahan malu karena belum bisa membobol gawang istri nya gara gara landasan masih basah.
__ADS_1
" Mas jangan begitu kasihan tuh Ray, dia nahan malu sampai sampai merah wajah nya." ucap mommy Tika
Setelah sarapan mereka semua kembali ke rumah kediaman Pamungkas.
30 menit kemudian
rombongan sudah sampai, yang ikut ke rumah Bagas hanya keluarga Ray saja, yang lain nya sudah berpamitan untuk kembali, begitu pun dengan sahabat dari Ray maupun Mesya, mereka tidak bisa meninggalkan pekerjaan mereka yang di Jakarta, meskipun sudah ada orang kepercayaan mereka masing masing tapi rasa tanggun jawab mereka tidak bisa mereka lepas begitu saja.
Mesya dan Ray yang duduk di sofa kamar Mesya sudah tidak canggung lagi, mereka mulai bercerita sambil bertanya, makanan apa yang menjadi faforite nya, Ray juga mengatakan kalau ia tidak akan melarang Mesya untuk bekerja yang terpenting adalah keluarga, Mesya harus mengutamakan keluarga nya dari pada pekerjaan nya.
Meski pun tidak melakukan hal yang lebih dan sekarang tidak terasa mulai dari kapan kini mereka berdua sudah setengah te...lan...jang...., Ray dan Mesya sama sama sudah tidak menggunakan baju, mereka melakukan hanya sebatas perut karena Ray sadar bahwa istri nya kini belum bisa melayani nya untuk hal satu itu, dan Mesya mengerti sekali apa yang sangat di ingin kan oleh suami nya, itu lah sebab nya Mesya memberikan pelayanan walau pun itu belum maksimal.
__ADS_1
" Sudah sayang, sebaik nya tidur, abang sudah tidak kuat lagi. Ray segera melepas ciu... Man nya dan berjalan ke kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya, Mesya yang melihat nya pun tersenyum sambil berkata.
" Sabar ya bang, adik bakalan tuntasin hasrat abang setelah adik bersih. Guman Mesya sambil menatap punggung sang suami yang berjalan ke kamar mandi
Ray membuka pintu kamar mandi setelah 1 jam berada di dalam kamar mandi, Ray melihat istri nya yang sudah terlelap ke alam mimpi, langsung ikut merebahkan tubuh nya di samping sang istri lalu membawa Mesya ke dalam pelukan nya.
" Sabar Ray, tinggal beberapa hari lagi, setelah selesai abang akan membuat kamu tidak bisa berjalan sayang, agar kamu tahu betapa abang sangat mengingin kan kamu." ucap Ray dengan lirih.
Ha ha ha abang Ray belum bisa unboxing ya... sabar ya bang." ucap author nya
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...