Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 80


__ADS_3

" Aduh pintar sekali sih kalian." El mencium pipi gembil Aya dan Aina bergantian setelah Aya dan Aina menghabiskan makanan mereka.


Setelah mereka selesai makan mereka menuju bus untuk kembali ke sekolah untuk sampai ke sekolah, butuh waktu 45 menit aya dan akhir nya menikmati perjalanan menuju sekolah dengan riang dan gembira mereka juga bernyanyi bersama.


" Nak El nanti pulang di jemput atau gimana?." Tanya Oma.


" saya bawa sepeda motor Tan, nanti saya pulang bawa sepeda motor." El menjawab dengan senyuman di bibir nya.


" Apa tidak kasihan Aina nak? Seperti nya Aina tampak lelah." Ucap Oma.


" Tidak apa apa Tan, rumah Aina dengan sekolah dekat kok, 10 menit sudah sampai." Jawab El.


" Oh begitu, kalau boleh Tante minta nomor telepon kami tidak nak? Untuk silaturahmi, apalagi Aya nampak nyaman dekat sama kamu nak." Ucap Oma sambil menyodorkan ponsel ke El.

__ADS_1


" Oh boleh kok Tan, ini nomor saya." Jawab El sambil mengetik nomor ponsel nya ke ponsel Oma.


Setelah sampai mereka turun dari bus pak Ujang juga sudah menunggu Oma dan aya di area parkir, pak Ujang sampai karena telah dikabari oleh Allah ketika berada di perjalanan menuju sekolah.


" nak Tante dan Aya pulang dulu ya, itu jemputan Tante sudah datang." Pamit Oma.


" Iya Tante hati hati ya, Aya sampai jumpa ya sayang " ucap El sambil mencium pipi gembil Aya.


" Oke Tante cantik, besok kita ketemu lagi ya, Aya sayang sama Tante cantik, Aina, Aya pamit ya besok kita ketemu lagi." Ucap Aya.


" Waalaikumsalam." jawab aya dan Oma bersamaan.


" nak El hati-hati ya waktu pulang jangan ngebut-ngebut naik motor nya." pesan Oma.

__ADS_1


" Iya Tante, terima kasih." Jawab El.


Mereka pun pulang menuju rumah masing-masing dengan perasaan yang sangat bahagia.


Hari ini tepat 2 minggu setelah kegiatan di sekolah aya dan selama itu juga aya mulai dekat dengan El hampir setiap hari aya menghubungi El baik lewat telepon atau pun video call, tapi tiga hari ini aya tidak bisa menghubungi email karena El sedang sibuk untuk mengoreksi hasil ujian murid-murid nya dan harus membuat penilaian untuk nilai raport, apalagi ia menjadi wali kelas di kelas 8, jadi harus mengumpulkan nilai agar segera dapat menyelesaikan pengisian raport tersebut, sehingga aya merindukan El terkadang aya menangis ketika telepon nya tidak diangkat oleh El.


" Oma Tante cantik kenapa tidak di angkat telepon Aya oma, apa Tante cantik malah sama Aya? Aya nakal ya Oma?.' Aya sambil sesenggukan dan menghapus lelehan air mata di ke dua pipi nya yang gembil.


" Kan kemarin Tante El sudah bilang ke aya, kalau Tante cantik sibuk, jadi tidak bisa video call an sama Aya sayang, Aya itu anak cantik dan tidak nakal, jadi Tante El juga sangat sayang sama Aya, sekarang Aya jangan nangis lagu ya, nanti kita coba telepon Tante El lagi." ucap Oma sambil membelai rambut Aya yang sudah berantakan karena tangisan Aya tadi.


" sekalang saja Oma telepon Tante cantik nya." ucap Aya masih dengan sesenggukan nya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2