Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 182


__ADS_3

"Sama- sam dek, mas juga bahagia. Ya udah mas pamit. Assalamualaikum." Ucap Zafran


"Waalaikumsalam mas." Jawab El.


Zafran mulai mengendarai sepeda motornya menjauh dari hotel. El menunggu sampai zafran tidak terlihat, kemudian dia masuk ke dalam hotel menuju kamarnya.


El menampilkan senyuman yang selalu mengembang di wajahnya ketika menelusuri hotel untuk menuju ke kamarnya.


Dia merasakan kebahagiaan yang tak terhingga. Awalnya dia pasrah jika zafran tidak mau melanjutkan hubungan mereka.


Setelah mendengar keputusan Salma, dia menjadi kembali ke ABG yang sedang merasakan jatuh cinta.


Tak pernah Salma sebahagia ini ketika bersama zafran. Dulu ketika dia berhubungan dengan Rahman, rasanya biasa saja tetap dia merasa bahagia tapi sebanding dengan kebahagiaan yang dia rasakan bersama calon imam nya.


Sejak masuk ke kamar hotelnya, Salma tak lepas dari senyuman dari wajahnya ketika mengingat moment kebersamaannya di cafe tadi.


"Ya Allah terima kasih karunia tak terhingga yang Engkau berikan kepada hamba, saat ini hamba bisa merasakan kebahagiaan seperti ini." Doa El dalam hatinya.


"Coba telpon ibu saja ah." El mulai mengambil handphone nya di dalam tas cangklong yang dia bawa tadi. Setelah mendapat nama ibunya di ponsel pintarnya, dia mendial nomor tersebut.

__ADS_1


"Assalamualaikum nak, bagaimana keadaan kamu disana?" Ucap ibu pertama kali setelah tersambung.


Sejak El sampai di kota Jawa tengah kemarin malam, dia memang belum sempat untuk menghubungi orang tuanya dikarenakan setelah sampai hotel dia beristirahat dikarenakan kecapean.


Paginya, dia juga terfokus dengan masalah yang dia hadapi dengan zafran.


"Waalaikum salam ibu, Alhamdulillah El baik -baik saja."Jawab El dengan antusias.


"Alhamdulillah nak, dari kemarin ibu khawatir keadaanmu disana. Apalagi kamu tidak mengabari ibu. Bagaimana sudah ketemu nak zafranbelum?" Tanya ibu


"Sudah bu tadi pagi. Ini barusan juga pulang ke hotel di anterin mas Andra Dan Alhamdulillah masalah kami sudah selesai." Ucap El


"Sebenarnya ini menyangkut mas.. Rahman bu." Jawab El dengan sedikit ragu.


Setelah kejadian yang dahulu, ini lebih sensitif jika berbicara masalah Rahman. Karena dia, putri bungsunya mengalami kesakitan dan trauma yang berkepanjangan.


Selain itu, mereka juga harus menanggung malu akibat pembatalan pernikahan yang sepihak.


"Kenapa lagi dengan dia nak ?" Tanya ibu dengan nada sedikit keras.

__ADS_1


El pun menceritakan semuanya di saat ketidak sengajaan bertemu di supermarket dan keputusan El untuk berbicara di cafe sehingga menimbulkan ke salah pahaman yang membuat hubungannya dengan zafran sedikit bermasalah.


" Terus kamu jawab apa nak ke pada dia?" Tanya ibu


"El bilang jika tidak ada lagi yang perlu di perbaiki bu karena El sudah punya calon dan mau nikah." Jawab El.


"Enak saja mau minta balikan, setelah di tinggal istrinya saja dan karirnya meredup ngemis-ngemis ke kamu. Ibu nggak rela dan ridho jika kamu balik sama dia. Untung sekarang kamu sudah ketemu dengan nak zafran. Ibu yakin jika dia calon suami yang bertanggungjawab nak , jadi besok jika kamu menikah sama dia kamu harus jadi istri yang patuh dan menghormatinya. Apalagi status dia yang punya anak, jangan pernah kamu membedakan antara Aya dan calon anakmu kelak yang kamu lahirkan dari rahim mu." Nasehat ibu kepada Salma.


"El akan selalu ingat pesan ibu, sebelum bertemu dengan mas Andra, El sudah dulu bertemu Aya dan El langsung jatuh cinta ke Aya bu. Insya Allah kasih sayang El tidak akan berubah sampai kapan pun untuk Aya." Ucap El.


"Alhamdulillah nak kalau begitu, ibu bahagia kamu sudah menemukan kebahagiaan mu. Ngomong-ngomong kamu mau pulang kapan nak?" Tanya ibu


"Tadi sudah nyari tiket pesawat bu buat besok pagi, tapi ternyata penerbangan malam sekali jadi El belum jadi pesan." Jawab El.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2