
" rumah nya kecil ya, tidak sebesar rumah adik Yanga dan di sini." ucap Zafran yang tahu dengan tatapan sang istri, sejak turun dari mobil Aisyah terus melihat sekeliling nya, seperti ada rasa ketidak nyamanan.
" iya rumah nya kecil, tapi nyaman, tenang pasti nya, kenapa mas bicara seperti itu? apa mas mengira kalau adik tidak nyaman kah, kalau iya, maaf mas salah dengan itu, adik sangat nyaman, yang terpenting saat ini adalah dimana pun kita tinggal yang terpenting ada mas yang selalu ada di samping adik." ucap Aisyah dengan tersenyum.
" wah, sudah berani ngegombal ya, emm mas kalah ya jadi nya." ucap Zhafran dengan menggelitik perut Aisyah, Aisyah yang menerima serangan mendadak tidak bersiap siap, malah membuat terjungkal ke belakang hal hasil Zafran berada di atas Aisyah, mata mereka saling mengunci, Zhafran melihat mata Aisyah turun ke hidung lalu turun ke bibir Aisyah yang kecil dan berwarna pink, istri nya itu sangat sederhana, Aisyah hanya memakai lipsbam saja, karena bibir nya sudah berwarna pink.
Zafran yang seakan akan terhipnotis dengan bibir kecil sang istri dengan langsung mendekatkan bibir nya ke bibir sang istri.
Aisyah yang mengetahui itu langsung menutup mata nya, seakan akan memberi lampu hijau kepada suami nya untuk melakukan lebih.
Zafran yang awal nya hanya mengecup bibir istri nya malah menginginkan lebih, dan melihat respon sang istri membuat nya semakin menjadi, ia laki laki normal yang di kasih mangsa pasti nya di lahan habis oleh nya.
__ADS_1
Zafran memperdalam ciu.... man nya dan tiba tiba Aisyah juga membalas apa yang di lakukan oleh Safran kepada diri nya.
Gayung pun bersambut, mereka saling bertukar Saliva mereka, setelah cukup di rasa Zafran melepaskan xiu... man itu lalu menatap sang istri sambil membersihkan bibir sang istri yang sedikit bengkak dan basah karena ulah nya.
" Mas boleh minta hak mas sekarang?." tanya Zafran dengan deru nafas yang sangat berat, seakan akan semua nya sudah di puncak dan siap untuk meledak.
" adik istri mas, sudah kewajiban adik untuk menjadi istri mas seutuh nya, sentuh adik sepuas mas, sentuh adik selagi adik bisa mas, semua ini milik mas, sentuh......" ucapan Aisyah terpotong oleh bungkamn bibir dari suami nya itu.
Zafran meletakkan sang istri pelan pelan di atas tempat tidur, Zafran membuka semua baju nya, tidak ada satu pun yang masih ada di tubuh nya, Aisyah yang melihat itu langsung memalingkan arah pandang an nya, ia sangat malu dengan apa yang ia lihat barusan, jantung nya berdebar begitu cepat.
Tanpa ba bi Bu, Zafran langsung melepas hijab sang istri lalu meletakkan di atas meja, dan tidak lupa ia juga melepaskan baju istri nya.
__ADS_1
Kini mereka berdua sama sama sudah polos, hanya di tutupi oleh sebuah selimut tebal yang berada di atas tubuh Zafran.
Mereka ber dua saling tersenyum penuh mendamba, Zafran kembali membungkam bibir sang istri dengan bibir nya, tanpa menunggu lama lagi, Zhafran mengekplor karya nya di tubuh sang istri.
Aisyah yang menerima itu hanya bisa mengeliyat seperti cacing ke panasan dan akhir nya Zafran terdengar suara merdu dari bibir istri nya itu.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1