Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 174


__ADS_3

" Gila loe Wil, apartemen loe itu sempit, lebih bain loe pakai apartemen gue yang bersebelahan dengan Adit, setidak nya masih cocok buat mama, kamu ingat Wil, mama sedang sakit, mama butuh udara yang sehat dan tempat tinggal yang nyaman." ucap Ray


" Terima kasih Ray, setiap ada masalah, loe selalu ada buat gue dan keluarga gue, papa tinggalin kita demi wanita lain, mereka juga memiliki seorang anak perempuan, mereka ingin kita berdua keluar dari rumah itu, padahal rumah itu penuh dengan kenangan Ray, Dit, gue lahir di situ dan rumah itu juga banyak kenangan kita ber 4, jujur gue berat untuk keluar dari itu, tapi gue lebih memilih mama dan kesehatan nya, gue tahu kalau mama juga berat tapi mama iklas melepas papa demi istri dan anak perempuan mereka, mama berfikir bagaimana pun juga anak mereka nanti butuh papa, tapi kalau aku tidak, jujur gue salut sama mama, gue juga tidak percaya kalau papa sangat lama menutupi pernikahan ke dua mereka, usia anak mereka sekaramg sudah 22 tahun, 22 tahun Ray, Dit, papa sangat pandai menyembuyikan itu dari gue dan mama, mama kurang apa coba, dulu karir mama sangat bersinar, tapi papa begitu jelas dan tegas meminta mama untuk melepas karir nya dan menjadi ibu rumah tangga saja, tapi apa balasan dari papa, mama juga tidak seperti wanita lain nya yang suka belanja, salon bahkan main sama teman sosialita nya, gue pernah tanya dan mama jawab apa coba, mama bilang, mama tidak butuh iti semua, mama hanya ingin kamu dan papa sehat, tidak kekurangan apa pun, gue sungguh bahagia telah lahir dari rahim seorang wanita yang sungguh tangguh, setiap hari gue lihat papa semakin hari semakin berubah pada mama, yang terahir sebelum mama jatuh sakit papa pernah KDRT sama mama dan akhir nya jatuh talak ke mama, gue yang saat itu dengar langsung tidak terima dan terjadilah batu hantam gue sama papa, mungkin kalian berdua tahu beberapa hari yang lalu wajah gue banyak yang leban dan gue bilang kalau gue berantem sama orang tapi sebenar nya gue berantem sama papa, dan dengan lantang gue bilang kalau gue lebih memilih mama." certa Wildan panjang lebar.


Ray dan Adit tidak menyangka kalau kehidupan keluarga sahabat nya begitu tragis, padahal kalau saat mereka sedang berkumpul di rumah Wildan, mama dan papa nya terlihat romantis dan membuat iri para ke 4 laki laki.

__ADS_1


Tapi apalah daya, semua nya hanya indah di pandang, tidak tahu dalam nya seperti apa, Ray berdoa semoga ia dan Mesya bisa melalui di setiap ada badai yang menghampiri keluarga mereka, sedangkan Adit merasa takut kalau ia nanti menikah nanti, keluarga nya akan sama dengan mama dan papa nya Wildan, tapi Adit segera menepis fikiran itu.


" Kita berdua akan selalu dukung, langkah apa yang loe ambil, dan gue setuju kalau loe segera pindah ke apartemen gue, pasword nya masih sama kok." ucap Ray.


Sekarang mereka kembali ruangan mama Wildan dan suasana kembali ceria lagi, sudah tidak ada kesedihan di mata Wildan, ia percaya kalau langkah yang ia ambil itu baik buat nya dan mama nya, Wildan ingin mama nya sehat dan jauh dari papa nya, agar tidak lagi merasakan sakit baik bathin dan raga nya.

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2