
Yasmin turun dari atas kamarnya yang terletak di lantai 2 menggunakan tangga tidak lama arka pun turun dari tangga mengikuti langkah kaki Yasmin menuju ruang makan di sana nampak sudah ada semua nya yang sudah duduk manis di meja makan tinggal menunggu arka dan Yasmin yang segera bergabung dengan mereka semua.
" kalian kok lama banget sih sayang ya sudah buruan duduk sayang kita makan malam bersama-sama yuk." kata bunda tersenyum dibalas anggukan oleh arka dan Yasmin lalu mereka duduk di kursi meja makan.
" ihhhh. bunda seperti tidak pernah mudah saja sih namanya juga pasangan muda." goda Alvin membuat semua orang jadi senyum-senyum, arka dan Yasmin hanya terdiam menahan malu.
" hmmm awas aja kamu Alvin kan aku bales kamu." gerutu arka.
mereka akhirnya memakan makanan yang dimasak oleh Yasmin, semua nya sangat menyukai makanan Yasmin, mereka semua makan begitu lahap terutama Alvin dan arka bahkan makan sampai 3 piring membuat bunda geleng-geleng kepala melihat kedua anak yang ada di depan nya itu.
usai makan malam mereka akhir nya berpindah tempat duduk bersantai di ruang keluarga sambil menonton TV, Yasmin yang usah membantu bi Nani membersihkan meja makan segera membuatkan minuman untuk anggota keluarganya dan membawa puding sebagai pendamping Yasmin menaruhnya di atas meja lalu Yasmin duduk bergabung dengan keluarga Alfarizi.
" arka bunda dan ayah senang banget karena akhir nya kamu bisa sembuh juga nak." kata bunda bahagia memeluk arka ayah dan yang lainnya turut merasa bahagia.
" iya bun ini semua berkat Yasmin yang selalu memberi semangat arka, Yasmin sangat antusias dan sangat telaten merawat arka selama ini." kata arka bangga pada istri kecilnya itu Yasmin yang mendengar itu hanya bisa tersenyum malu.
" bunda dan ayah mengucapkan terima kasih banyak ya sayang karena kamu harga bisa sembuh seperti saat ini." kata bunda senang tidak terasa bulir bening kristal membasahi kedua pipi nya sambil memeluk Yasmin.
" ini bukan karena Yasmin Bun ini semua kehendak Allah mungkin dengan melalui Yasmin Allah memberikan kesembuhan buat mas arka untuk bisa berjalan lagi." kata Yasmin merendah.
__ADS_1
" iya sayang terima kasih banyak ya bunda nggak tahu harus membalasnya seperti apa." kata bunda.
" loh bunda kok ngomong nya gitu sih sudah jadi tugas dan kewajiban Yasmin untuk selalu menjaga dan merawat serta men-support mas arka biar bagaimanapun saat ini Yasmin adalah istri mas arka, kesedihan mas arka berarti kesedihan Yasmin juga dan kebahagiaan masa arka adalah kebahagiaan Yasmin juga, Yasmin pengen lihat keceriaan mas arka seperti dulu Bun, Yasmin sedih melihat mas arka mengurung diri dan Alhamdulillah Allah mengabulkan setiap doa doa yang Yasmin panjatkan Bun." kata Yasmin tersenyum.
mendengar itu arka merasa bahagia banget merasa dirinya begitu beruntung mendapatkan istri seperti Yasmin yang kini menjadi pendamping hidupnya begitu juga dengan semua yang berada di situ semuanya merasa turut bahagia melihat kesembuhan arka.
" Bun, bi Ida kok juga sudah pulang, apa memang sudah boleh pulang?." tanya Arka pada bunda.
" bibi sudah merasa baikan kok den, jujur bibi sudah merasa bosan di sana dan bibi sangat merindukan kalian semua disini." kata bik ida yang berada di samping Yasmin.
" loh kok bosan sih bi bukannya bibir dirawat sama oppa oppa ganteng di Korea he he he." goda arka
" iya bibi bukan nya harus nya itu bibi betah dong di sana, ntar bibi nyesel loh he he he ." goda Alvin membuat orang yang disana tertawa.
" ah masa sih bibi Yasmin rasa biasa saja tuh." kata Yasmin meremehkan 3 laki-laki di samping nya itu.
" kamu nggak tahu saja ya ketika bad boy itu den arka, den Alvin dan den roni mereka semenjak SMP menjadi incaran para gadis-gadis loh, sampai-sampai bibi itu kewalahan ngadepin para penggemar mereka ha ha ha." kata bibi tertawa mengingat masa kecil ketiga laki-laki yang ada di sebelah nya.
" apa kamu masih meragukan pesona dari suamimu ini hmmm.' kata arka dengan senyum bangga.
__ADS_1
" narsis banget sih kamu mas." kata Yasmin mengejek.
" lah emang faktanya gitu kok nyatanya masmu ini sudah laku dan sebagai bukti nya kamu juga jatuh hati pada masmu ini." goda arka membuat Yasmin tersipu malu tidak bisa menjawab apa-apa karena apa yang dikatakan arka adalah kebenaran kalau Yasmin memang sudah jatuh hati pada suami nya.
" tidak seperti saudaraku yang tidak laku dan sahabatku yang kaku itu ha ha ha." goda arka tertawa
" resep kamu arka kamu pikir aku robot apa aku belum aja tuh cewek yang bikin hati aku pas huh." dengus Roni kesal lalu melempar bantal kursi pada arka namun dengan sigap ditangkap oleh arka. .
" tega banget kamu dan sama saudara sendiri aku tuh bukannya tidak laku tapi belum ada yang cocok buat aku." kata Alvin kesal.
" ha ha ha Ron ron gimana ada cewek bisa pas di hati kamu kalau kamu hanya sibuk kerja dan kerja terus giliran ada cewek yang kamu deketin, kamu acuhkan hahhhhh dan kamu Vin gimana kamu bisa dapat cewek yang pas buat kamu kalau kamu sendiri aja kerja nya cuma main-main sama tuh cewek-cewek ingat usia kalian tidak muda lagi mau sampai kapan kalian hanya begitu saja hais." kata arka kesal.
" bukan begitu arka." kata Alvin dan Roni bersamaan.
" ha ha ha dasar kalian memang yang 1 Jokut dan yang satu nya lagi jones ha ha ha." tawa arka pecah membuat semua orang ikut tertawa melihat tingkah ketiga laki-laki itu.
" bunda tuh lihat kelakuan arka gini-gini juga Alvin kan kakak nya, arka selalu menindas Alvin Bun tuh lihat Alvin dikata-katain perjaka tua hu hu hu." kata alvin merajuk pura-pura nangis sambil berkelanjutan jadi tangan bunda.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...