
" Dek Ara, Salim ya, ini ada nenek, mama nya kakak." Ucap Senja, Ara segera mengulurkan tangan nya untuk mencium tangan nenek.
" Masya Allah, cantik sekali, kecil gini sudah cantik, apa lagi kalau besar pasti banyak yang suka " ucap ibu.
" Kakak motor nya mana?." Tanya ibu lagi
" Motor nya teteh di simpan di toko bu, barusan pulang pakai taksi online, kasihan dek Ara nanti masuk angin, dan takut ngebonceng nya takut jatuh." Jawab Senja.
" Bagus lah kak, mana ini anak bos entar kalau kenapa kenapa bisa bahaya." Jawab ibu.
" Bu baik nya mandiin jangan ya, ini di tas ada lengkap, baju ganti, sabun cair, minyak telon dan handuk kecil." Tanya Senja.
" Sebaik nya mandiin saja kak, biar nanti pas di jemput sudah harum dan tidak bau acem, ibu rebus air panas dulu ya, nanti kakak mandiin pakai air hangat." Ibu nya pergi ke arah dapur.
" Dek Ara bentar lagi mandi ya, entar Kakak mandiin, kita main air." Ara mengangguk kepala nya sambil rebahan di pangkuan Senja, sambil tangan nya sibuk memencet hidung boneka kecil.
" Wih, anak siapa kak?." Tanya Adam yang tiba tiba datang dari kamar nya.
__ADS_1
" Anak bos nya ayah, tadi seharian main di toko, nanti di jemput ke sini." Jawab Senja
" Hai cantik, sini main boneka sama kak Adam, ayo duduk cantik " Ara yang memang anak nya mudah nurut langsung semangat bangun dan duduk bermain boneka nya.
...🍀🍀🍀🍀 ...
Tepat pukul 19.000 malam terdengar deru mesin mobil di luar rumah, ibu segera keluar setelah mengintip dari kaca jendela, mobil majikan suami nya yang datang.
" Assalamualaikum." Ucap salam pak Asep.
" Waalaikumsalam." Bu Tia mencium tangan suami nya.
" Ayo masuk dulu, nona kecil lagi main sama kakak dan adik yah." Jawab ibu.
" Terima kasih Bu Tia." Langit dan yang lain nya masuk ke dalam rumah, ia melihat anak nya duduk di punggung anak pak Asep yang ke dua bermain kuda kudaan dengan tertawa dengan lepas.
" Sayang nya papi." Langit memanggil putri kecil nya, Ara langsung melihat ke arah sumber suara.
__ADS_1
" Pipih..." Ia turun dari punggung Adam lalu berlari ke arah papi nya
" Ara suka main sama kak Senja hmmm." Langit menciumi wajah anak nya Ara, Ara mengangguk ngangguk dengan mata bulat yang berbinar bahagia.
" Terima kasih ya Senja sudah gajain anak saya, dan maaf Bu Tia saya sudah merepotkan kalian semua." Ucap Langit dengan sopan.
" Eh tidak merepotkan kok den, kami senang jangan sungkan kalau mau nitip kan lagi nona kecil nya juga anteng banget sama sekali tidak rewel." Ujar Bu Tia
" Dek Ara sudah saya mandiin sama suapin makan, jadi pas pulang tinggal istirahat saja." Ujar Senja
" Terima kasih ya Senja, kalau begitu saya pamit pulang, keburu malam mau istirahat, sekali lagi terima kasih banyak sudah mau di repotkan." Langit berdiri pamit sambil menggendong anak nya berjalan keluar rumah. Pak Asep dengan sigap menenteng tas nya Ara.
" Ayah pergi dulu, nanti pulang malam Minggu." Semua menganggukkan kepala nya, rombongan Langit masuk ke dalam mobil
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...