
" Kamu tuh yan, gitu saja tidak bisa jawab, itu tebakan saat Bambang Pamungkas menang dan membawa piala pulang." jawab Daddy.
" Baiklah paduka, hamba nyerah, kalau sama Daddy pasti kalah deh." ucap Lian dengan sewot.
Pertanyaan demi pertanyaan tidak ada yang bisa menjawab, yang bisa selalu Daddy.
" ini pertanyaan terkahir ya." ucap Adam yang melihat uang nya tinggal 1 lembar.
" Kenapa matahari tenggelam?." ucap Adam.
Sama seperti sebelum sebelum nya, tidak ada satu pun dari mereka yang bisa menjawab nya.
Daddy sangat geram dengan ke lima putra nya itu, mereka terkenal dengan kecerdasaan nya tapi kenapa mereka malah tidak bisa menjawab pertanyaan yang sangat mudah seperti itu.
" Kalian itu apa yang di dalam fikiran kalian, masak pertanyaan seperti itu tidak bisa, kalah sama Daddy yang sudah tua ini." ucap Daddy yang
" Daddy, dari dulu selalu sombong, tidak mau kalah sama anak nya." ucap Irsyad.
" Kalau kalian merasa mengalahkan Daddy, silahkan jawab pertanyaan itu, ini uang yang telah Daddy dapat kan buat kalian." ejek Daddy.
Daddy yang sudah tidak tahan akhir nya Daddy lah yang menjawab.
__ADS_1
" Dam, Daddy jawab ya, karena matahari tidak bisa berenang." jawab Daddy.
Setelah Adam memberikan uang nya, tiba tiba Arion menangis kencang, semua orang di sana terkejut.
" Hua Hua hus, kenapa ayah kalah sama opa, ayah kalah pintar dari opa, Arion tidak mau jadi anak ayah, Arion mau jadi anak opa Bagas saja." ucap Arion di sela sela tangisan nya.
" Hai, kenapa jagoan ayah menangis." ucap Ray
Belum saja Arion menjawab, anak dari Juna, Lian, Sandi dan Irsyad juga menangis, karena sama sama menyalahkan papa mereka karena kalah sama opa nya
" Hai sini semua cucu nya opa." panggil Daddy
Arion yang merasa paling kecil, ia minta paling terakhir, dengan sedikit melakukan tipu muslihat, Arion mencium pipi opa nya, ciuman maut nya ia berikan dengan begitu banyak.
" Opa, tadi Arion kan sudah kasih cium yang banyak, opa kasih Arion uang yang banyak ya." ucap Arion
Dan itu mengundang gelak tawa untuk orang dewasa di sana, Ray dan Mesya merasa malu, kenapa mereka bisa mempunyai putra yang begitu Julit.
" Arion." panggil Mesya.
Mommy langsung memberikan tatapan pada Mesya, agar putri nya itu diam.
__ADS_1
" Emang Arion mau beli apa, kalau opa kasih uang banyak pada Arion?." tanya Daddy pada Arion
" Arion mau buat beli tas, buku, sepatu." jawab Arion
" Lho, kenapa beli, kan punya Ray masih bagus." ucap Ray.
Arka dan Ran, yang tahu dengan ucapan sang adik, langsung ikut mencium sang opa dan Oma mereka secara bergantian.
" Kami berdua juga sudah cium opa dan Oma, kami juga mau beli sama seperti adik." ucap Arka dan Ran bersamaan.
" Baik, nanti cucu cucu Oma dan opa akan dapat semua nya ok, besok kita beli." jawab Daddy.
" Tapi Arion minta yang banyak opa, emm." ucap Arion sambil berfikir.
" 10 ya opa, 10 tas, 10 sepatu, dan 10 buku sama pensil dan penghapus juga." ucap Arion lagi.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1