
"Sepertinya nak El juga suka sama kamu lo nak." Ucap bunda menyakinkan Zafran.
"Benarkah bun, bunda tahu dari mana bun ?" Ucap Zafran yang penasaran dengan pernyataan bunda nya.
"Waktu kita bertemu dia di supermarket tempo hari, bunda memperhatikan sorot matanya yang melihat ke arah kamu nak." Jawab bunda
" Bunda ini bisa saja mana mungkin El suka dengan duda seperti Zafran bun."Sangkal Zafran meskipun hatinya sedikit berbunga.
"Kalau menurut ayah, kamu coba dulu aja sama dia nak. Tapi pesan ayah jika memang kalian tidak cocok jangan sekali-kali kamu sakitin nak El." Kata ayah memberikan nasehat kepada Zafran.
"Betul kata ayah nak, coba kamu buka hati kamu untuk mengarungi kehidupan rumah tangga kembali nak. Ayah dan bunda nggak keberatan harus merawat anak kamu. Tapi putrimu semakin beranjak besar butuh sosok perempuan yang menjaga Aya dan merawatnya jika kamu bekerja. Apalagi tugasmu yang berpindah-pindah tempat, suatu saat pasti kamu akan mengajak putrimu untuk tinggal bersama. Jadi coba kamu dekat dengan nak El dulu. Kalau kami sudah setuju tinggal kamu bagaimana. Libatkanlah Allah nak untuk menentukan masa depanmu. Istikharah lah minta petunjuk kepada Allah yang terbaik untukmu. "Ucap bunda panjang untuk Zafran agar membuka hati anaknya.
"Baik yah bun, RAN akan mencoba buka hati Ran kembali. RAN akan beristikharoh dulu untuk menentukan masa depan Ran dan Aya. Semoga sebelum Ran kembali ketempat tugas, Ran sudah mendapat jawaban yang terbaik untuk Ran dan Aya bu.
"Alhamdulillah, Ayah dan bunda senang nak dengan keputusanmu. Kami akan selalu mendukung untuk kebaikan kalian." Ucap bunda
__ADS_1
"Ini baru anak ayah." Sambung ayah menepuk pundak putra ke tiga nya sambil tersenyum.
"Ya udah ayah sama RAN lanjutkan ngobrol nya dulu, bunda mau bantu bi ljah menyiapkan makan siang. Dan jangan lupa jemput putrimu." Pamit bunda untuk pergi ke dapur.
"Ya bun" ayah dan Zafran menjawab bersama.
Bunda berjalan menuju dapur untuk mempersiapkan makanan untuk makan siang sedangkan Zafran dan Ayah melanjutkan obrolan kembali di selingi dengan candaan yang menambah kehangatan antara anak dan ayahnya.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
Dia sudah melaksanakan shalat Istikharah untuk meminta petunjuk kepada Yang Kuasa mana yang terbaik untuk dia dan Aya.
Apalagi banyak pertimbangan yang harus ia lakukan untuk mewujudkan keinginan Aya. Dan hari ini Zafran berencana untuk menghubungi El.
Dia akan mencoba bertemu dan berbicara tentang keinginan Aya. Karena baginya kebahagiaan putri kecilnya itulah kebahagiaan untuknya.
__ADS_1
Apalagi setelah dia bermimpi bertemu dengan almarhumah istrinya, dia menjadi lebih yakin untuk menemui El.
Flashback on
Setelah meminta pendapat kepada ayah dan bunda nya, pada malam harinya Zafran menjalankan nasehat bunda nya untuk meminta petunjuk kepada Allah.
Meskipun bangun pada sepertiga malam sudah menjadi kebiasaan Zafran untuk bermunajad kepada Sang Khalik, pada Sepertiga malam ini dia menambah shalat Istikharah.
drrr..drr..drrrrr Alarm handphone Zafran berbunyi pada pukul 02.00 pagi.
Dia segera mematikan nya agar tidak mengganggu putrinya yang sedang tidur nyenyak di sampingnya. Dia turun dari ranjang menuju kamar mandi untuk berwudhu.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....