
" Nah kan sayang ngelamun lagi." Ray kembali menegur istri nya, wajah Ray seketika dingin ada gurat kecemburuan di hati Ray, mengingat istri nya jadi banyak diam setelah bertemu Alvin. Akhir nya Ray mengajak Mesya untuk pulang, karena situasi nya sudah tidak mendukung lagi.
" Dia orang special ya dulu, sampai sampai gitu habis ketemu." Tanya Ray dingin.
" Abang ih apa sih, dia cuma teman tidak lebih. "Jawab Mesya.
" Tapi kok abang lihat lain, sayang seperti orang yang di campakkan setelah ketemu sama dia." Ucap Ray kembali memancing emosi istri nya.
__ADS_1
Tapi dasar nya memang Mesya sangat lah lembut dalam bertutu kata jadi kalau ada suara sedikit naik bagi dia adalah marah.
" Bang, Syasya mau cerita dan Syasya tanya sama abang, apa yang Syasya lakukan salah atau tidak?." Ucap Mesya
" Emm ya sudah cerita dulu." Jawab Ray singkat.
Ray yang mendengar penjelasan istri nya kini mengerti kenapa istri nya bersikap seperti orang yang sedang patah hati, karena merasakan kekecewaan yang sama terhadap sahabat nya.
__ADS_1
" Tindakan yang sayang tadi lakukan sudah benar kok sayang, tapi kita juga tidak bisa melarang mereka untuk bertemu, biar bagaimana pun juga mereka menyelesaikan masalah mereka berdua, seperti nya abang melihat Alvin orang nya tulus." Ucap Ray sambil memegang tangan istri nya.
" Maaf ya sayang, tadi abang hampir salah paham, hati abang tiba tiba panas dengar orang lain lebih kenal sayang dari pada abang." lanjut Ray yang menatap mata sang istri dengan rasa bersalah nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...