
" I Love You." Ucap Arka tersenyum.
" Love you to, mas Arka mesum." Jawab Yasmin tersenyum lalu kembali menenggelamkan wajah nya di dada bidang Arka, akhir nya mereka tertidur dengan berpelukan di bawah selimut.
Di rumah kediaman keluarga Alfarizi.
Sepulang dari honeymoon badan Yasmin malah semakin parah bahkan banyak untuk bangun dari tempat tidur saja rasanya ia tidak sanggup.
" Sayang kamu tidak usah kuliah dulu ya." kata arka lembut.
" Hemmm." Jawab Yasmin yang tidak untuk beranjak dari tidur nya.
" Mas berangkat ke kantor dulu nanti siang mas pulang." arka pamit untuk pergi ke kantor tapi Yasmin benar-benar seperti putri tidur sama sekali tidak bergerak padahal biasanya Yasmin lah yang paling aktif sedari pagi.
Arka menutup pintu kamarnya dengan perlahan lalu mulai berjalan menuruni anak tangga menuju meja makan.
" Pagi ayah bunda." Ucap Arka menyapa ke dua orang tua nya, lalu menarik satu kursi untuk nya duduk.
" Yasmin mana sayang?." Tanya bunda lembut, sambil mengoleskan selai ke roti.
" Yasmin pusing Bun." Jawab Arka sambil mengambil roti.
__ADS_1
" Mangka nya jangan kebanyakan kamu itu dik, jangan terlalu semangat." Ucap Langit dengan kekehan.
" Dasar kamu ya." Jawab Arka kesal, padahal mah emang iya dia terlalu bersemangat.
" Yasmin tidak ke kampus Arka?." Tanya Alvin.
" Jangan dulu deh, badan nya lemas banget seperti nya, dari kemarin di pesawat muntah muntah terus Yasmin." Ucap Arka sambil memakan roti.
Tanpa berkata Ara langsung turun dari meja makan lalu membawa roti beserta susu, melangkah kan kaki nya ke lantai dua ke kamar Arka dan Yasmin.
" Anak kamu kak perhatian banget sama istri ku." Ucap Arka berdecak.
" Ya iyalah, dia pengertian karena dia ngerti kalau dia punya om yang tidak peka." Ucap Langit.
Ceklek.
Ara membuka pintu kamar Yasmin dan mata nya meneliti ke seluruh ruangan namun tidak menemukan di mana Yasmin berada.
" Onty onty onty." Panggil ara namun tidak ada suara.
Tok tok tok.
__ADS_1
" Onty di dalam ya?." Panggil Ara lagi sambil mengetuk pintu kamar mandi.
Brugggg.
Ara begitu terkejut mendengar suara sesuatu terjatuh lalu ia berusaha membuka pintu kamar mandi namun tidak bisa seperti nya dikunci dari dalam. Ara pun segera berlari menuruni anak tangga hingga nafas nya saling ter engah engah.
" Ara Pelan pelan, nanti kalau jatuh bagaimana?." Omel bunda.
" Ya Ara Pelan pelan." Ucap Langit dan Arka bersamaan.
" Ada apa Ara?." Tanya opa Ray dengan lembut.
Ara mengatur nafas nya yang ngos ngos an.
" On onty onty Yasmin huh huh huh." Ucap Ara terbata bata karena nafas nya putus putus. Arka yang mendengar nama Yasmin disebut tanpa bertanya langsung segera berlari menuju kamar nya disusul yang lain nya juga yang ikut ke arah kamar Aria berada
" Sayang sayang kamu di mana?." arka menelisik mencari keberadaan Yasmin namun tidak ada ia pun berjalan menuju ke arah kamar mandi. Dor dor dor.
" Sayang kamu di dalam?." tanya arka setengah berteriak namun tidak ada sahutan dari arah dalam kamar mandi.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...