Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 30


__ADS_3

He he he. Kami pergi meninggalkan tiki menuju tujuan pertama yaitu pabrik, butuh waktu 1.5 jam perjalanan menuju lokasi dengan keadaan jalam ramai lancar setelah di lokasi aku mengecek setiap ruangan, dimana karyawan pabrik bekerja, aku berkeliling di pabrik dan di temani oleh sekretaris ku Nina dan kepala divisi pabrik tersebut.


Secara umum semua nya baik baik saja, tidak ada kendala dalam produksi dan aku tekankan kepada kepala divisi agar jangan sampai suplai barang ke semua cabang telat.


Selesai berkeliling, kepala divisi menjamu kami makan siang, aku suruh Nina menghubungi pak Asep untuk ikut bergabung makan bersama, Ya meskipun dia seorang sopir, tapi aku sangat respek akan pengabdian nya selama puluhan tahun.


Bagiku ia layak untuk duduk bersama 1 meja dan semua orang yang mengenal ku sudah faham itu. Aku menanyakan kabar anak ku pada pak Asep, ia lalu mengirimkan Vidio yang di kirim Cika pada pak Asep. Nampak Senja sedang menimang Ara sambil bersholawat, tanpa sadar aku tersenyum.


Setelah meminta no Senja, aku kirim pesan singkat. "Rewel tidak?." Tidak lama terdengar bunyi balasan yang membuat ku tersenyum kembali,.


Setidaknya hati dan pikiran ku tenang untuk pergi ke tempat kunjungan ke dua Bogor.


POV Langit off.

__ADS_1


Waktu menunjukkan pukul 16.00 sore, Ara baru saja menghabiskan sebotol susu dan buah potong. Ponsel Senja berbunyi, nampak di layar telepon dari ayah nya.


" Assalamualaikum yah." Ucap salam Senja " Walaikumsalam kak, seperti kita pulang telat, ini posisi arah pulang dari Bogor kena macet, nanti nona kecil di jemput di rumah saja, jadi kakak ajak pulang saja ya nona kecil." Ucap Ayah.


" Oke yah, setengah jam lagi kakak tutup toko langsung pulang, ya sudah kakak tutup telepon nya ya, Assalamualaikum." Ucap salam Senja.


" Waalaikumsalam." Jawab ayah. Senja segera membereskan dan langsung menuju kamar mandi, setelah menyuruh Cika jagain Ara, Senja berlalu mengambil air wudhu dan menuaikan sholat ashar.


Untuk pertama kali nya Senja akan membonceng anak kecil, ah rasa nya beresiko harus di ajak naik motor karena takut jatuh, karena anak nya sangat aktif, lebih baik motor nya di simpan di toko saja, ia memesan taksi online lewat aplikasi, toh jarak rumah ke toko tidak terlalu jauh, hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai rumah.


" Assalamualaikum Bu kakak pulang." Ucap salam Senja, ceklek.


" Waalaikumsalam, lho kakak bawa anak, ini anak siapa kak, tidak nyulik kak, anak orang kan kak?." Ibu nya memberondong dengan pertanyaan.

__ADS_1


" Issssh sembarangan ibu mah, ini anak nya pak Langit." Jawab Senja, Senja menceritakan semua nya dari awal datang ke toko saat sore ayah nya menelpon untuk membawa anak bos nya itu ke rumah.


" Dek Ara, Salim ya, ini ada nenek, mama nya kakak." Ucap Senja, Ara segera mengulurkan tangan nya untuk mencium tangan nenek.


" Masya Allah, ganteng sekali, kecil gini sudah ganteng, apa lagi kalau besar pasti banyak yang suku " ucap ibu.


" Kakak motor nya mana?." Tanya ibu lagi


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2