Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 122


__ADS_3

Author POV.


El tersadar dari lamunannya dengan melihat derasnya hujan lewat jendela kamarnya ketika mendengar ponselnya berdering.


" Kok nomor baru nomor siapa ya." El mengerutkan dahinya karena tidak mengenal nomor yang menghubunginya.


" Angkat.... tidak..... Angkat..... Tidak...." El merasa ragu.


" Angkat saja deh mungkin penting " gumam El tanpa melihat wallpaper orang yang menelpon nya.


" Assalamualaikum." El mengangkat telepon nya dengan mengucapkan salam.


" Waalaikumsalam ifa ini saya Andra apa kamu sibuk?." ucap zafran.


" Maaf mas saya tidak tahu kalau mas yang telepon tidak mas saya tidak sibuk ada yang bisa saya bantu." Jawab El dengan sedikit gugup, untung mereka tidak bertemu langsung dan hanya bertelepon saja, jika saja Zafran melihat wajah El saat ini, El pasti malu karena gugup.


" Alhamdulillah maaf kalau sudah mengganggu waktunya ini aya mau bicara sama kamu." ucap zafran.


" Oh iya mas silakan, aya nya mana ya mas?." ucap El.


" Kalau saya rubah video nggak keberatan kah?." Tanya Zafran yang meminta ijin terlebih dahulu kepada El.

__ADS_1


" Silahkan." Jawab El.


Tidak beberapa lama teleponan dari zafran berubah menjadi video call pun bisa melihat secara langsung wajah aya dan daddy meskipun sedikit gugup, El masih bisa mengendalikannya Untung saja dia memakai hijab hijab spandek yang nyaman ketika dipakai di rumah.


" Assalamualaikum Tante." ucap aya dengan semangat..


" waalaikumsalam sayang, aya sedang apa ini?." tanya El dengan suara lembut.


" Aya habis maem blonis tante enak deh." jawab aya dengan suara cadel nya, sedangkan zafran masih setia menemani sang putri di belakang nya.


" Uluh uluh, enak dong, Tante di kasih tidak ini." Tanya El pada Aya.


" Kan di sini hujan deras sayang, tu coba lihat." Ucap El sambil mengarahkan ponsel nya keluar jendela.


" Masih hujan ya Tante, di sini tidak hujan." Jawab Aya.


" Iya sayang, sini masih hujan." Ucap El dengan nada sedih nya di buat nya.


Tanpa El sadari, sedari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan interaksi El dan putrinya, zafran dari tadi memperhatikan interaksi mereka, dalam hatinya ia sangat bahagia melihat putrinya yang mendapat kasih sayang dengan sangat tulus.


" Tante cantik, besok siang kita jalan jalan yuk, Aya mau jalan jalan sama Tante dan Daddy " ajak Aya dengan semangat.

__ADS_1


" ya, besok Tante tidak bisa sayang, Tante besok kerja Sampai sore." Jawab El dengan nada menyesal. Biasa nya El hari Sabtu hanya bekerja sampai jam 12.00 siang saja, tapi karena besok ada kegiatan sekolah kemungkinan akan sampai sore hari.


" Tante tidak bisa ya." Ucap Aya dengan nada kecewa.


" Aya sayang, nanti pergi nya sama Daddy saja ya, Tante kan masih sibuk." Zahran pun ikut berbicara untuk membujuk aya.


" Tapi Aya mau pelgi sama Daddy dan Tante, dad." Jawab Aya.


" Aya mau sepelti teman teman pelgi dengan ayah bunda nya." Tambah Aya dengan cemberut.


Deg.... Zafran dan El saling berpandangan.


Mereka tidak menyakan dengan apa yang terkahir dikatakan oleh Aya.


" Emmm, begini saja sayang, gimana kalau kita pergi nya hari minggu, Tante hari Minggu kan libur." Tawar El untuk membuat Aya tidak kecewa.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2