Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 95


__ADS_3

Alvin menghela nafas nya pelan.


" Bun, perasaan itu tidak bisa di paksakan." Kata Alvin lirih.


Alvin menerawang jauh ke belakang, lebih tepat nya beberapa hari yang lalu, Alvin sempat bertanya kepada ayu, apa dia memiliki kekasih, ayu hanya diam saja dan tidak menjawab sampai Alvin tahu sendiri saat Ayu bermain ke sini dan berkata kalau Ayu akan di jodohkan, bukan nya Alvin tidak mau memperjuangkan ayu, bahkan kalau saat ini juga Alvin di minta oleh ke dua orang tua ayu untuk menikah dengan ayu, jawab Alvin malah senang, karena Alvin merasa kalau Ayu tidak jauh beda dengan Yasmin, dan sudah di pastikan kalau Alvin akan bahagia di pernikahan nya kelak, tapi sayang 100 sayang, ayu tidak pernah memperlihatkan kalau ayu tertarik kepada Alvin, jadi Alvin berfikir lebih baik ia mundur dan membiarkan Ayu bahagia dengan laki laki yang akan di jodohkan dengan nya, bagi Alvin lebih baik ia melihat orang yang ia cintai bahagia meskipun tidak bersama dengan nya dari pada Alvin memiliki nya namun tidak ada cinta yang ia dapat dari istri nya.


Tiba tiba. Dug!!!!. " Aduhhhh." Pekik Yasmin memegang perut nya hingga membuat semua menatap ke arah nya. " Kenapa sayang?." Tanya Arka heboh, ia juga panik mendengar pekik kan dari Istri nya itu. " Onty kenapa?." Tanya Ara yang juga ikut panik Dan segera mengelus elus perut Yasmin, baru sebentar Ara ikut memekik karena terkejut. " Onty." Teriak Ara dengan wajah berseri seri, membuat Yasmin terkekeh. " Twins sudah mulai menendang." Ucap Yasmin tergagah sambil tangan nya ikut mengelus perut nya. Karena penasaran arka pun ikut mengelus-elus perut istrinya dan benar saja sebuah tendangan maut dari arka junior membuat nya terkejut.


" hallo twin J, ini kak Ara." Ucap Ara lalu mendekat kan telinga nya di perut Yasmin. " Tendang kakak lagi dong dek nanti kita main bersama ya sama adek kakak juga." kata Ara lagi. Dug!!!!!! Twins J langsung merespon ucapan ara, membuat ara senang bukan main ia bahkan langsung berjingkrak jingkrak saat adik kembar nya itu selalu merespon dengan apa yang ia kata kan.


" mas." Panggil Yasmin saat memasangkan dasi pada Arka. " Apa sayang." Jawab Arka sambil memeluk pinggang Yasmin, meskipun mereka berdua terhalang oleh perut buncit Yasmin tapi itu semua tidak membuat Arka tidak bisa mencium Yasmin. " Hemmm nanti Yasmin mau jalan sama teman teman ya, hari ini Yasmin dan Cika ingin berbelanja untuk menyiapkan surprise party untuk Ayu, ayu hari ini ulang tahun." Ucap Yasmin. " Kemana?." Tanya Arka. " Ke mall yang dekat sama kantor nya mas, nanti kita sekalian bisa makan siang tapi ingat ajak kak Roni sama kak Alvin juga ya." Ucap Yasmin. " Yasmin juga ajak Ara kok." Sambung Yasmin lagi. " Ya sudah tapi harus hati hati ya, twins J tidak boleh kenapa kenapa." Kata Arka tegas lalu ia menundukkan kepala nya untuk mencium perut sang istri. " Cup." Dug!!!!.


" aduh." Keluh Yasmin selalu tertuju dengan tendangan tiba-tiba oleh sang jagoan nya membuat arka terkekeh " sayang sayang daddy eh enaknya manggilnya apa ya nanti Daddy, papa, papi atau ayah?." kata arka bingung sambil menggaruk tengkuk nya. " Apa saja, Yasmin nurut kok." Kata Yasmin lalu berfikir. " Tapi kalau di panggil mommy lucu juga kali ya." Kata Yasmin tersenyum membayangkan ke dua baby twins nya berteriak teriak memanggil diri nya mommy. " Iya bagus juga seperti Oma dan opa. Bunda memanggil Oma mommy dan Daddy, ya sudah kalau begitu panggil daddy saja." Kata arka lalu mengangkat tubuh Yasmin membuat Yasmin memekik karena takut terjatuh, bukan nya apa Yasmin cukup sadar diri, karena kini tubuh nya bertambah drastis, ia takut Arka tidak kuat lalu ia terjatuh " aaaa mas arka." Pekik Yasmin membuat arka terkekeh lalu arka mendudukkan Yasmin di tempat tidur. " Mas arka tuh kebiasaan, Yasmin tuh sekarang tambah berat, kalau jatuh bagaimana?." Ucap Yasmin mengomel. " Tidak sayang, bahkan kalau berat badan kamu bertambah 20 kg pun mas masih kuat kok mengangkat kamu." Ucap Arka lalu segera mengecup bibir Yasmin sekilas. Yasmin tidak menjawab ia masih deg-degan karena terkejut dan kesal dengan perlakuan suaminya akhirnya Arka kembali menggendong Yasmin ala bridal style menuju ruang makan untuk sarapan bersama dengan wajah kesal Yasmin yang masih ditekuk seperti baju yang belum di setrika.


Tepat pukul 10.00 pagi Yasmin, Ara dan Cika sudah sudah berada di mall, mereka sengaja bilang ke ayu kalau mereka bertemu tepat pukul 11.00 siang, karena Yasmin dan Cika harus menyiapkan semua nya, meskipun kemarin Cika sudah reservasi tempat, tapi mereka ber dua ingin melihat secara langsung apa sudah tepat atau tidak.


1 jam kemudian Ayu sudah datang karena terburu.

__ADS_1


Bug!!!!!.


" Aku." pekik Ayu.


" hai kamu punya mata tidak " ucap seorang wanita yang ada di hadapan nya.


Ayu belum melihat wajah wanita itu karena ia masih mengelus elus bahu nya dan memperbaiki pakaian nya.


" Maaf nona seharus nya anda meminta maaf kepada saya, bukan nya malah berkata seperti itu." ucap ayu yang sama sekali tidak takut dengan wanita yang ada di hadapan nya.


" apa kamu bilang, kamu menyuruh ku untuk minta maaf, apa kekayaan orang tua kamu sudah ada di atas ku." ucap wanita itu.


" sudah kamu jangan banyak bicara, siapa nama kamu, dan nama papa kamu, aku akan minta ganti rugi." ucap wanita itu lagi.


" eh nona, apa yang harus di ganti rugi, baju anda masih bagus, dan tidak ada yang cacat sama sekali." tanya Ayu.


Yasmin dan Cika yang tahu perdebatan di depan ruangan mereka langsung keluar dan mereka terkejut kalau yang berdebat adalah ayu.

__ADS_1


" ayu, ada apa ini?." tanya Yasmin.


" Ini .... ni" ucap Ayu tapi langsung di potong oleh Wanita itu.


" ohhh kamu pelayan dari keluarga Alfarizi kan? waw hebat sekali kamu bisa masuk di restoran mewah ini dan apa, kamu sekarang lagi hamil, apa kamu telah menjual tubuh mu di anak laki laki keluarga Alfarizi." ucap wanita itu.


" Eh nona jangan asal bicara, apa mulut anda tidak pernah di sekolah kan? saya tidak pernah menjual diri hanya untuk mendapatkan uang, saya sudah menikah dan saya sedang hamil anak dari suami saya." ucap Yasmin yang sudah mulai emosi.


**Ayo tebak siapa wanita itu????.


dan di bab sebelumnya dimana Devi yang di cerita langit sudah meninggal dan kenapa di cerita arka masih hidup. saya jawab ya kak, cerita ini itu saya gabungkan antara Langit dan Arka jadi ada cerita dimana terpisah dan tergabung begitu, jadi mohon maaf kalau ada yang bingung 🙏🙏🙏


Kakak semua jangan lupa ya, di akhir bulan ini ada giveaway untuk kategori adalah siapa yang memberi vote terbanyak dan hadiah nya bisa berupa pulsa atau uang**


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2