
tiba-tiba Roni datang ya tadi Alvin sempat menghubungi Roni supaya menjemput mereka di bandara karena Alfi merasa mobil arka tidak bakal muat untuk mereka semua..
mereka semua keluar dari dalam ruangan bandara dan menunggu arka dan Roni mengambil mobil mereka ke tempat ayah bunda Alvin Yasmin dan bi da serta perawat yang sedari tadi terus menjaga bi ida.
Yasmin arka bi idah dan perawat nya menaiki mobil mewah berwarna merah milik arka, sedangkan ayah bunda dan Alvin menaiki mobil yang dikendarai oleh Rony mobil mereka pun segera melaju menuju kediaman keluarga Alfarizi akhirnya mereka tiba sudah di kediaman keluarga Alfarizi saat turun dari mobil mereka sudah disambut oleh para security pengawal pak Mun dan para artis lainnya.
mereka semua masuk ke dalam rumah rumah yang tadinya nampak begitu sepi ini terlihat ramai dengan kedatangan para pemilik rumah wajah mereka tampak lelah tapi diselimuti kebahagiaan.
melihat kedatangan majikan tersebut nampak begitu sumringah.
" selamat datang tuan dan nyonya." kata pak Mun sopan menundukkan kepala nya.
" terima kasih pak Mun atas penyambutan nya." jawab bunda dan ayah bersamaan.
" bagaimana keadaan rumah pak Mun selama kami tidak ada?." tanya ayah meski usianya tidak lagi muda namun panggilan dari penampilan dan kharisma nya pun tetap menawan.
" semuanya berjalan dengan baik tuan." kata pak Mun dengan sopan.
" baiklah pak Mun kalau begitu kami ingin istirahat terlebih dahulu perjalanan hari ini sangat melelahkan kata bunda lalu melangkahkan kakinya meninggalkan pak Mun dan para artis lainnya diikuti oleh ayah Yasmin arka Alvin Roni dan bi ida serta perawat nya.
" baik nyonya." kata pak Mun.
mereka segera ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat dan perawat nya tinggal di kamar tamu sedangkan Roni beristirahat di kamar Alvin.
__ADS_1
waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 sore, selesai solat Magrib Yasmin segera menyiapkan makan malam untuk keluarga nya yang dibantu oleh bi Nani, makanan pun kini sudah tersedia di atas meja makan, pak Mun pun segera bergegas untuk memanggil para penghuni rumah tersebut.
Yasmin yang merasa sudah selesai melakukan pekerjaannya lalu pergi menuju kamarnya untuk membersihkan diri sesampai dikamar dilihatnya arka tengah asyik membaca buku di atas tempat tidur tapi Yasmin tidak menghiraukannya karena dirinya merasa tubuh nya teramat begitu lengket dan ingin segera mandi.
15 menit kemudian Yasmin sudah selesai melakukan ritual mandinya Yasmin keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah lengkap rambut basah nya dililitkan dengan menggunakan handuk.
Yasmin duduk di depan meja rias yang menggunakan make up natural dan sedikit lip balm yang berwarna pink di bibirnya menambah aura kecantikan nya namun tidak menor Yasmin menggosok-gosokkan rambut panjang nya menggunakan handuk untuk mengeringkan nya.
warta yang memperhatikan istrinya itu terpesona melihat kecantikan istrinya apalagi melihat rambut Yasmin yang panjang hitam lurus dan basah terkena sedikit menggoda, tiba-tiba arka yang tidak tahu sejak kapan berada dibelakang Yasmin lalu Arka memeluk dan mencium tengkuk leher Yasmin karena rambut Yasmin terurai menyelamatkannya ke samping sehingga leher Yasmin nampak terlihat mulus putih dan jenjang.
Yasmin yang mendapat perlakuan itu secara tiba-tiba sontak terkejut dan menginjak sebelah kaki arka.
" awww.... aduh.... sakit...." keluh arka jingkrak-jingkrak karena merasa sakit pada sebelah kakinya Yasmin yang mendengar keluhan itu segera berbalik karena merasa suara itu sangat tidak asing bagi nya.
" kamu sengaja ya Yas pengen buat kak mas sakit lagi kan." tutur arka kesal dengan wajah cemberut.
" aduh beneran mas Yasmin tidak sengaja tadi Yasmin refleks aja habis nya sih mas jahil pakai ngagetin Yasmin segala." bela Yasmin, arka yang mendengar perkataan Yasmin merasa bersalah karena apa yang dilakukannya pasti akan membuat Yasmin terkejut tapi harta tetap berpura-pura kesal dan sakit pada kaki arka tidak begitu terasa sakit saat Yasmin menginjak nya.
" awwww.... sakit banget." ringis arka yang terus memegang ibu jari kaki nya sambil terduduk di atas lantai Yasmin yang melihat itu merasa sangat khawatir dengan sikap Yasmin duduk dilantai dan memeriksa kondisi kaki arka.
" sini mas coba Yasmin lihat." kata Yasmin memegang kaki arka lalu meniup-niup kan emang terlihat ibu jari kaki nya terlihat memerah, arka terus memperhatikan wajah cantik istri nya yang nampak khawatir itu dengan seksama bibir merah yasmin itu membuat mereka merasa tergoda dan ingin segera mencium nya.
Yasmin berdiri segera mengambil kotak P3K untuk mengobati kaki arka, tapi sebelumnya Yasmin melangkah dengan arka dengan sigap menarik tangan Yasmin hingga terjatuh dalam bangunan arka, arka memegang kedua pipi Yasmin yang cabe itu lalu mencium bibir kecil mungil istrinya yang menurut arka sangat menggoda nya sedari tadi.
__ADS_1
" ihhhh.... mas, Yasmin ma ambilin obat dulu buat ngobatin kaki nya mas." katanya sambil tersipu malu wajahnya nampak memerah akibat dari perlakuan arka barusan.
" iya kakinya emang sakit tapi rasa sakitnya sampai di sini jadi bibirnya mas juga butuh diobatin sayang." goda arka dengan suara seksinya.
blussshhhh.... wajah Yasmin benar-benar bagai kepiting rebus yang sudah sangat memerah karena arka terus-terusan menggoda nya.
" ihhh.... mas, nakal banget sih." kata Yasmin merajuk seperti anak kecil memukul dada bidang milik suaminya itu.
" sayang berhentilah bergerak-gerak terus seperti itu apa kamu ingin membangunkan singa yang sudah tertidur lama hmmm." bisik Arka dengan suara seksi yang menggoda membuat Yasmin bergidik ngeri, Yasmin merasa bulu kuduknya berdiri, Yasmin sontak langsung berdiri dari pangkuan arka Yasmin mengerti maksud dari angka tersebut berusaha menetralkan perasaanku gugup nya.
" ehhhh mas makan malam sudah siap bunda dan ayah sudah menunggu di bawah." kata Yasmin membelakangi Arka Yasmin tidak berani menatap wajah suami nya itu karena saking malu nya Yasmin segera keluar dari kamar mereka.
deg
" huffffftttttt gila, dadaku serasa sesak, jantungku serasa mau loncat, mas arka ih rese banget sih seneng banget godain aku." kata Yasmin yang dalam hati nya dada nya serasa dag dig dug tidak beraturan.
Yasmin turun dari atas kamarnya yang terletak di lantai 2 menggunakan tangga tidak lama arka pun turun dari tangga mengikuti langkah kaki Yasmin menuju ruang makan di sana nampak sudah ada semua nya yang sudah duduk manis di meja makan tinggal menunggu arka dan Yasmin yang segera bergabung dengan mereka semua.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1