Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
AY 23


__ADS_3

Tok tok tok.


Tapi tidak ada sahutan dari dalam, bik Ida langsung membuka pintu dan masuk, terlihat Arka masih tertidur sangat lelap, bik Ida langsung mendekat.


" Den, Aden Arka, bangun." Kata bik Ida yang membangunkan Arka dengan begitu lembut agar tidak pusing kalau pas bangun nanti


" Hmmmm." Gumam Arka lalu merenggangkan semua otot otot nya.


" Den bergegas bersiap siap ya, tuan dan nyonya sudah menunggu Aden untuk sarapan." Kata bik Ida sopan.


" Iya bik terima kasih." Jawab Arka lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Bik Ida dengan segera membereskan tempat tidur dan menyiapkan pakaian yang akan di kenakan den Arka.

__ADS_1


Seperti itu lah keseharian bik Ida kalau di minta tolong untuk membangunkan den Arka, dari ke 5 anak majikan nya hanya Arka dan Arion yang sangat sulit untuk bangun sendiri, mau nya selalu di bangun kan.


Semalam bunda dan ayah sedang berbicara hal penting, sebenar nya ayah ingin mengirim Arka ke salah satu anak perusahaan nya yang berada di Singapura agar bisa belajar mandiri akan tetapi bunda menolak, akhir nya ayah tidak jadi, bagi Bunda tinggal cukup Ran saja yang jauh dari jangkauan nya tapi untuk sementara waktu, kalau Arka sampai mempimpin di sana sudah di pastikan akan jauh dengan nya dengan waktu yang sangat lama.


Usai bersiap siap dengan segera Arka turun dan menghampiri ke dua orang tua nya yang sudah terlebih dahulu berada di meja makan. Untuk hari ini Arion dan kakak nya Langit serta Sasi sudah pergi berangkat dulu karena ada keperluan


" pagi Bun pagi yah." Sapa Arka.


" Pagi sayang." Jawab bunda dan ayah bersamaan.


" Ah kakak lupa dek, pagi adik kakak yang cantik." Ucap Arka yang menggoda Azell.


" Pagi kak." Jawab Azell.

__ADS_1


" Kak, hari ini kami gantiin ayah ke Surabaya ya, ngurus proyek kita yang ada di sana." Ucap ayah


" Loh bukan nya kemarin ayah yang bilang kalau mau ke sana, apa tidak bisa diganti kan dengan daddy yah, masalah nya hari ini Arka harus bertemu klien juga yah." Kata Arka bingung.


" Iya seharus nya memang ayah yang pergi tapi tadi daddy menghubungi ayah untuk berangkat ke Singapura pagi ini juga karena ada sedikit masalah di anak perusahaan kita di sana, mau tidak mau ayah harus pergi, cuma kamu yang bisa gantiin ayah untuk kesana Arka, kalau soal itu ayah sudah hubungi kakak kamu Langit untuk menghandle itu, sebenar nya Langit yang mau ke Surabaya tapi tiba tiba Ara sakit, jadi ayah tidak tega untuk mengiyakan kakak mu yang berangkat." Kata ayah Ray panjang lebar.


" Baik lah yah, Arka akan berangkat pagi ini juga." Kata Arka mengangguk kan kepala nya.


Mereka pun melanjutkan sarapan nya yang sempat tertunda, setelah selesai mereka segera berdiri meninggalkan meja makan dan di bereskan oleh bik Ida dan Yasmin.


Ayah kini sudah di jemput oleh asisten nya siapa lagi kalau Wildan yang di panggil Daddy oleh anak anak nya. Bunda pun mengantar kan ayah sampai di depan pintu mobil di susuk oleh Arka.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2