
Zafran memakluminya, sebisa mungkin dia selalu membantu istrinya beberes dan tidak lupa selama kehamilan istrinya yang sebentar lagi masuk waktu lahiran, dia juga mengambil alih untuk mengurus Aya.
Dan zafran sangat bersyukur karena putrinya mau memahaminya.
"Sayang, maafin mommy ya hari ini nggak bisa nyiapin bekal buat kakak." Pinta El ketika dia beserta suami dan anaknya sarapan nasi goreng buatan zafran.
"Nggak apa apa kok mommy, kan ini udah di masakin Daddy. Kacihan mommy kalau masak pasti nanti kecapean telus kaki mommy sakit sepelti kemalin. "Jawab Aya.
Ya kemarin El sempat tidak bisa berjalan karena kedua kakinya bengkak akibat dia memaksakan dirinya untuk beberes rumah.
Padahal zafran sudah menasehatinya, tetapi karena rasa bosan akibat dia hanya tidur dan nonton TV, dia memaksakan dirinya untuk beraktifitas dan paginya di tidak bisa berjalan.
"lya sayang, terima kasih kakak sudah mengerti keadaan bunda." Ucap El dengan mengelus rambut Aya yang tertutup kerudung seragam sekolahnya.
"Oh ya mom, tadi bunda sama ayah telpon bahwa Insyaallah minggu besok beliau akan kesini sampai menunggu mommy lahiran. Apalagi HPL adik 1 minggu lagi." Ucap zafran setelah menghabiskan sarapannya.
"Oh ya mas, mbak Senja dan mbak Yasmin ikut nggak mas?" Tanya El.
"Belum tahu dek, kan mereka juga harus merawat anak-anak mereka sekolah. Apalagi kak Langit dan kak Arka kan sangat sibuk. Jadi mereka harus melonggarkan waktunya jika mau berkunjung kesini "
Jelas Zafran
__ADS_1
" Ifa paham mas, Ifa sangat bahagia jika waktu persalinan besok ada kedua orang tua kita yang nemenin IFA." Ucap El dengan senyuman tipis yang tersungging di bibirnya.
"Ayah Handoko dan ibu kapan kesini dek?" Tanya zafran.
"Belum tahu mas, katanya sebelum Ifa lahiran. Kemarin beliau bilang jika mau kesini sama mbak Arin, Aina, Adam dan mas Arvan juga mas." Jawab El.
"Mas Arvan dan ayah apa tidak sibuk dek?" Tanya Zafran.
" Katanya beliau cuti mas. Maklum mereka juga kangen sama Aya mas." Jawab El
"Mommy, Aina dan abang mau kesini ya?" Tanya Aya memastikan.
"lya sayang sama nenek dan kakek katanya kangen sama Aya." Jawab El.
Wajar jika dia sangat kangen Aina dan Adam. Apalagi hampir 1 tahun mereka tidak bertemu karena kesibukan zafran dan juga masa kehamilan El membuat zafran tidak pulang kampung.
Dia takut terjadi apa-apa dengan istrinya. Apalagi dengan cuti nya yang tidak pasti.
"lya sayang, Aya senang kan ?" Tanya El
"Senang dong mom, aya kangen sama Aina dan abang." Ucap Aya.
__ADS_1
El dan zafran tersenyum melihat ekspresi kegirangan Aya.
"Kakak sudah selesai sarapannya?" Tanya zafran
"Udah dad. Ni salapan Aya tidak ada sisa." Jawab Aya sambil menunjukkan piring yang kosong bekas sarapannya.
"Hebat anak daddy." Puji zafran dengan menunjukkan kedua ibu jarinya untuk Aya.
Aya pun tersenyum. EL dan zafran selalu mengajari Aya untuk selalu menghabiskan makanannya.
Mereka selalu berusaha mencontohkan rasa syukur terhadap makanan yan dia makan.
Sehingga Aya pun semakin lama paham akan didikan dari kedua orang tuanya.
"Kalau sudah selesai ayo princess Daddy sekarang berangkat sekolah."Ajak zafran dengan posisi berdiri dan melambaikan tangannya untuk memanggil Aya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1