Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 190


__ADS_3

" Nak, kamu hamil sudah 5 bulan kan, tapi kenapa seperti hamil 8 bulan nak." ucap ibu yang sedari tadi mengamati perut menantu nya.


" Ah masak sih bu, tapi saat bulan kemarin Syasya sama abang cek dokter nya bilang kalau sehat begitu saja." Jawab Mesya


" Apa mungkir kembar ya nak, dari kamu kan kembar, kakak kamu juga memiliki anak kembar juga, ah betapa senang nya ibu kalau benar kamu hamil kembar nak." ucap ibu dengan mata berbinar.


" In Sya Allah ya bu, kalau Allah sudah berkehendak semua nya pasti bisa, yang terpenting calon anak Syasya dan Syasya sehat bu." ucap Mesya


" Iya itu yang terpenting nak, kalau benar kamu hamil kembar itu bonus yang Allah berikan pada kita." jawab ibu.


" Sayang, kita keluar yuk?." ajak Ray tiba tiba audah berada di antara ibu dan Mesya.


" Kemana bang?." tanya Meysa balik.


" Kita sudah lama tidak keluar sayang, keluar yuk makan malam, setelah itu mau kemana abang turutin." jawab Ray.


" Baik bang, kalau begitu Syasya siap siap dulu ya bang." Jawab Meysa.

__ADS_1


Setelah 30 menit mereka berdua turun dari lantai 2. ibu dan ayah yang melihat anak dan menantu nya turun dengan berjalan sangat pelan.


" Mau kemana Ray?." tanya ibu saat merema sudah sampai di ruang tengah


" Ini bu, sudah lama Ray tidak mengajak Syasya keluar untuk makan malam." jawab Ray


" Hati hati Ray, ibu lihat kok Syasya kesulitan untuk jalan, nanti di sana di gandeng saja, jangan di lepas." ucap ibu dan Ray menganggukkan kepala nya.


Sesampai nya di restoran Ray langsung mengajak istri nya untuk makan, di iringi oleh lagu yang sedang di main kan oleh musisi muda yang menunjukan bakat nya di dunia musik.


" Kasih." jawan Ray.


" Jangan seperti ini Kasih." lanjut Ray yang melihat kalau Kasih akan memegang nya.


" Kenapa kak, apa gara gara kak Fina, kakak tidak mau aku pegang, padahal dulu aku sering peluk kakak malahan." jawab Kasih yang tidak memperdulikan kehadiran Mesya di sana.


" Kasih, tolong jaga sikap mu, kenalkan ini Mesya, istri kakak sekarang, dan kakak mohon berhenti lah bersikap seperti itu, bagaimana pun juga kita tidak ada hubungan darah, tidak pantas seorang perempuan berpeluka dengan seorang laki laki." ucap Ray.

__ADS_1


Kasih yang melihat Mesya hanya mengulurkan tangan nya saja, tanpa ada senyum di wajah nya. Kasih syok, sepulang dari luar negri ingin mengejar cinta dari mantan suami sepupu nya, ternyata ia terlambat, bahkan perempuan yang di sebut istri oleh laki laki yang ia cintai sedang hamil besar, bahkan seperti nya akan melahirkan.


" Kasih." ucap Kasih


" Mesya." jawab Mesya tidak kalah dingin.


Ray yang tahu langsung pindah duduk di sebelah Mesya dan merengkuh pinggang nya.


" Kak, aku ikut makan di sini ya, sudah lama lho kita tidak bertemu dan makan bareng." ucap Kasih sambil menarik kursi, tapi sebelum Kasih duduk, Ray langsung berbicara.


" Maaf Kasih, kamu bisa mencari meja lain, aku di sini sedang ingin makan bersama dengan istri ku, jadi tolong kamu pindah saja." ucap Ray tegas


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2