Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 31


__ADS_3

Mereka lebih akrab sejak Tante Rosa di ajak tinggal di dalam rumah dinas suami nya, mereka sering berbicara, keluar bersama, dan melaksanakan kegiatan Persit juga selalu bersama.


Kini kendaraan yang membawa pasukan dari kesatuan Zafran sudah siap, satu per satu para prajurit menaiki truk tersebut, tangisan demi tangisan akhir nya terdengar juga, mulai dari anak anak sampai ibu ibu nya, mereka mengantarkan suami nya dengan tangisan.


Zafran yang sejak tadi berada dengan para senior nya akhir nya mendatangi sang istri yang berdiri di temani oleh ke dua orang tua serta ke dua mertua nya.


Zafran langsung memeluk dan mencium kening sang istri, ia begitu berat meninggalkan sang istri apalagi posisi nya saat ini sedang hamil.


" Sayang, ayah berangkat ya nak, jaga ibu dengan baik, tunggu ayah pulang, nanti kita bermain bersama, maaf kan ayah, kalau selama anak ayah ini di dalam perut ibu, Ayah tidak bisa menemani kamu, tapi ayah yakin kalau kamu akan paham hal itu nak, Love You nak. " Ucap Zafran yang tepat berada di depan perut Aisyah lalu mencium nya, setelah berbicara dengan sang anak, Zafran berdiri tepat di depan istri nya.

__ADS_1


" Di kamar ada sarung mas, ada baju Koko mas, tidak usah di cuci, kalau adik rindu, adik bisa memeluk nya, mas juga sudah tinggalkan parfum mas di rumah, kalau bau wangi nya hilang tinggal kasih ya, mas juga sudah membawa baju adik ke dalam tas mas serta parfum adik, nanti adik bisa beli lagi, jaga diri adik baik baik, kalau ingin apa apa segera beri tahu mbok jah ya, adik harus banyak istirahat ok, doakan mas berangkat, di sana dan pulang dengan selamat, agar kita bisa berkumpul lagi, maaf kalau mas tidak bisa menemani adik di masa masa kehamilan adik, mas suami yang pintar ya dek, sudah berhasil di tinggal dan pulang pulang sudah besar nanti anak kita." Ucap Zafran dengan senyum.


Aisyah tidak berkata apa apa, ia hanya menangis seperti ibu ibu yang lain nya. Ia ciumi wajah suami nya itu, serta di peluk dengan erat erat.


Setelah berpamitan dengan sang istri, ia berpamitan dengan ke dua orang tua nya, setelah selesai ia berpamitan dengan ke dua mertua nya.


Zafran tidak lupa untuk menitipkan sang istri kepada ke dua mertua nya.


Zafran yang duduk di bangku sebelah kemudi melambaikan tangan nya kepada sang istri dan keluarga besar nya dengan tangan satu nya memegang ponsel nya untuk membuat Vidio. Aisyah, bunda dan mama membalas lambaian tangan dari Zafran, sampai kendaraan yang di naik Ki oleh Zafran tidak terlihat lagi.

__ADS_1


3 minggu kemudian.


Zafran dan rombongan telah sampai di tanah Papua, dimana selama 1 tahun ke depan, mereka semua akan tinggal disini, membaur dengan penduduk di sana, dan dalam hati mereka saling berdoa, semoga mereka tidak melakukan kontak Tembak dengan musuh dan bisa terhindar dari sakit malaria.


Zafran, Dimas dan Amar mereka terpisah, tidak menjadi 1 pos, tapi posisi mereka tidak jauh, hanya berjarak 8 km, mereka bisa menempuh dengan berjalan kaki.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2