Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 150


__ADS_3

" Tidak bisa Sya, semua nya besok harus kembali ke rutinitas nya, kamu yang gantian datang ke rumah kami ya, ajak tuh Ray, jangan kerja saja terus, apa kalian sekalian kalian bulan madu saja." saran kakak Ray


" Benar apa yang di katakan oleh kakak kamu Ray, kapan kamu dan Mesya akan bulan madu nya, sudah di rencakan mau kemana?." Tanya ibu.


Ray melirik istri nya sambil berkata." Belum di fikirkan bu yah kak, soal nya besok Ray harus ke kantor, meskipun ayah sudah menghandle untuk keluar kota nya tapi Ray tidak bisa untuk meninggalkan kantor lama lama, sayang bagaimana pendapat sayang?." Tanya Ray pada Mesya.


" Terserah abang saja, buat Mesya sama saja kom bang, dimana saja, asalkan selalu sama abang." Ucap Mesya tersenyum manis serta memeluk lengan suami nya.


" Loh tidak bisa Ray, Sya, kalian harus bulan madu, ibu juga ingin memiliki cucu dari Ray, sudah pekerjaan kantor viar di urus oleh ayah, kamu cuti saja." Ucap ibu.

__ADS_1


Deg


Mesya bertanya tanya lagi, kenapa ibu berkata ingin memiliki cucu dari suami nya sedangkan suami nya kan sudah memiliki putra nama Langit, meskipun saat itu ia bertanya kemana Langit putra sambubg nya itu, suami nya menjawab kalau ikut teman nya, karena teman nya sudha beberapa bulan menikah tapi belum memiliki momongan, jadi Langit di ajak untuk tinghal di sana, tapi aneh nya sudah beberapa minggu kok belum pulang juga, Mesya mempunyai banyak pertanyaan di fikiran nya sekarang.


" Nanti di fikirkan ya bu, soal nya Mesya juga sudah harus masuk kerja, karena sudah 1 minggu libur, kemarin cuma cuti nya segitu, lagian abang juga harus tetap ke kantor bu." Mesya menjelaskan pada ibu mertua nya.


" Iya bu, Ray juga sedang menangani proyek pembangunan hotel baru lagi di Kalimantan dengan bang Juna, tidak enak kalau Ray tidak ikut bu, jadi untuk persiapan bulan madu nya di pending dulu, soal cucu ibu tenang saja, Ray dan Syasya sudah kerja keras bu, sampek tidak tidur, tuh ibu lihat Syasya sekarang agak kurusan padahal baru 1 minggu menikah dengan Ray." ucap Ray


" Mangka nya sayang makan yang banyak supaya cepat gemuk." Jawab Ray sambil mencubit pelan hidung istri nya.

__ADS_1


" Ih bang sakit tahu, lagian mana bisa bang, porsi nya sudah segitu kalau makan nya banyak, Syasya suka sakit perut." Jawab Mesya.


Semua orang yang mendengar dan melihat obrolan Mesya dan Ray ikut bahagia, karena suasana begini lah yang di tunggu tunggu oleh keluarga Alfarezi, meskipun kehidupan pernikahan Ray dan Fina dulu tidak pernah mendengar pertengkaran dari Ray dan Fina tapi sangat terlihat kalau hidup Ray hampa, meskipun Ray menutupi nya dengan senyuman tapi dari sorot mata Ray semua nya bisa melihat kalau Ray tidak bahagia.


" Kak berapa bulan lagi kakak akan pindah ke sini?." tany Ray pada kakak tertua nya.


" Kemungkinan bulan depan sudah pindah Ray, ini kakak sama suami kakak juga sudah mengajukan pindah, bagaimana pun keluarga kami ada di sini semua, mangka nya kakak besoj harus kembali, bagaimana pun juga kakak harus tetap bekerja meskipun sudah mengajukan pindah ke sini." jawab nya lagi


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2