
"Cocok dong sama adik mu, sekarang kamu panggil adikmu gih kesini." Pinta ibu.
"Baik bu." Ucap Arin.
Arin pun berjalan menuju kamar El.
Sedangkan keluarga Ayah Ray sudah duduk berjajar dan berhadapan dengan keluarga Ayah Handoko.
Di kursi depan bagian keluarga Ayah Ray di isi oleh Zafran dan Aya yang di himpit oleh Ayah Ray dan bunda sedangkan kursi di belakang nya diisi keluarga Langit, keluarga Arak, serta Arion dan Azell.
Sedangkan kursi yang bersebrangan di isi oleh ayah Handoko yang di dampingi ibu di bagian kanan dan bagian kiri ada Pakde Jono dan budhe Wati sedangkan kursi tengah masih kosong yang akan di isi oleh El.
Mereka mengobrol untuk menunggu seseorang yang ditunggu kehadirannya.
Senja dan Yasmin serta Azell sangat penasaran dengan calon iparnya.
Mereka tengak-tengok mencari keberadaan El. Setelah beberapa saat, El pun muncul di antar oleh Arin dan kedua sahabat nya menuju ke kursi yang disediakan.
Tap..tap...tap (bunyi high heels El ) Semua orang di ruangan mandang kearah El.
Tak terkecuali Zafran yang terpukau dengan El. El yang merasa di pandang hanya menundukkan wajahnya karena malu.
"Dek jangan nunduk dong, tu keluarga calon mu juga ingin lihat kamu." Pinta Arin.
__ADS_1
El pun mendongakkan wajahnya menghadap ke arah orang di ruangan tersebut dengan tersenyum .
Zafran pun sampai terbengong karena terpukau dengan kecantikan El. Yasmin yang melihat Zafran mencari ide untuk menggoda nya.
"Ehemm..." Suara Yasmin memecahkan lamunan Zafran dengan menyenggol pundak Zafran.
" Kak tuh mulut di tutupin dech ada lalat masuk baru tau rasa." Goda Yasmin
"Apaan sich Yas." Jawab Irsyad jengkel.
"Wah calon ipar cantik juga kak, pantesan kakak ngebet banget ." Goda Yasmin dengan tertawa.
"Ya dek bener, tuh El cantik banget ." Tambah Senja yang terpukau dengan kecantikan ipar nya.
"Daddy Aya mau sama tante cantik ya." Ucap aya.
Dia tersenyum di hadapan Zafran dan Aya kemudian menundukkan kepala nya.
Dari arah depan, Aya berlari menuju ke arah El.
"Tante.." Teriak Aya yang berlari menuju El
"Jangan lari dong sayang." Ucap El dengan mengangkat tubuh Aya di pangkuan nya.
__ADS_1
Setelah kedua belah keluarga duduk berhadapan, tidak terkecuali Zafran dan El yang saling malu-malu ketika kedua mata mereka bertemu.
Apalagi posisi El di pas depan Zafran, membuat jantung nya berdetak tak beraturan.
Dan si cantik Aya tak mau lepas dari gendongan El. Sejak El di jemput oleh Arin dan kedua sahabat nya , Aya tidak sabar untuk menghampiri calon bunda nya.
Banyak pasang mata yang memperhatikan interaksi dari Aya dan El. Termasuk dari saudara Zafran.
"Coba lihat deh dek Aya tampak nyaman sekali di pangkuan El." Ucap Senja kepada adik ipar nya.
"Benar mbak, calon ipar juga tampak tulus yang terpancar dari mata nya." Jawab Yasmin.
"Semoga mereka hidup bahagia ya dek." Doa Senja
"Amin.. mbak." Jawab Yasmin
"Ehemmm..." Ayah Ray berdehem untuk membuka .... pembicaraan.
"Assalamualaikum Wr. wb." Ayah Ray mengucapkan salam kepada semua orang.
"Waalaikumsalam wr. wb." jawab semua orang di sana
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....