Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 127


__ADS_3

waktu nya persalinan telah tiba setelah 3 jam menunggu senja didorong menuju ruangan tindakan tangan nya tak terlepas dari memegang tangan sang suami sebagai tambahan kekuatan nya termasuk waktu yang cepat mengingat ini kelahiran anak pertama bagi senja.


Hanya langit yang diperbolehkan ikut masuk Chika dan Yasmin serta bunda hanya bisa menunggu di luar lalu datang juga ayah dan ibu bergabung mereka dalam hati nya berdoa untuk kelancaran dan keselamatan ibu dan bayi nya.


Oek oek oek.


Tangisan kencang terdengar sampai keluar semua orang yang berkumpul menggelar nafas lega tepat pukul 23. 30 putra langit lahir dengan sehat dan selamat. Di dalam ruangan tangis haru nampak di wajah langit yang menyaksikan perjuangan sang istri di antara hidup dan mati dikecupnya kening senja dengan segenap perasaan membuncah


" terima kasih sayang sudah mau berkorban melahirkan anak kita i love you." langit mencium kedua pipi senja yang basah karena ikut menangis.


" Langit memangku putra nya yang sudah di bersihkan oleh perawat dan di bedong nya tampan, Langit tidak lupa melantunkan adzan dengan khusuk dan syahdu di telinga sang putra yang mata nya masih terpejam.


" tampan itu kesan pertama melihat bayi dalam gendongannya langit belum puas untuk terus menatap sang putra yang hidungnya mancung warisan mama Senja.

__ADS_1


Senja kembali berkaca-kaca saat bayi tanpanya menempel di dada bibir mungilnya tampak bergerak mencari titik sumber ASI.


Setelah dipindah ke ruang perawatan VIP barulah keluarga bisa melihat ibu dan bayinya semuanya berucap syukur dan bercetak kagum menata bayi yang anteng terlelap saat bunda dan ibu giliran menggendongnya.


Langit POV


" bismillah aku memberikan nama untuk anak keduaku sambil kutiup ubun-ubunnya diiringi dengan doa.


" semoga kamu menjadi putra papi yang tampan, lemah lembut, baik hati dan selalu memaafkan kesalahan orang lain.


si kecil yang sedang terlelap setelah kenyang menyusu tampak mengulas senyum tipis seolah nalurinya mendengar bisikan lembut dari sang papi aku dan senja ikut tersenyum melihat respon baby Rasya yang imut itu.


masih imut saja sudah pintar.

__ADS_1


semua keluarga sudah pulang jam 02.00 dini hari hanya aku dan ibu yang tinggal menemani senja yang kini sudah terlelap lelah.


ibu juga sudah tertidur di sofa hanya aku yang masih terjaga duduk di kursi menemani istri dan si kecil yang tidur di dalam boks meski lelah tapi mata ini belum ingin terpejam masih terbayang bagaimana perjuangan senja saat melahirkan tadi sampai keluar bayi merah berlumuran darah, luka merah di lengan karena cengkraman kuat senja tak seberapa dibandingkan dengan kesakitan dia saat persalinan.


aku makin hikmat pada bunda, mama, ibu dan ibu kandung ku, ibu telah mengandung dan mama serta bunda membesar kan ku dengan curahan kasih sayang yang penuh tanpa bantuan pengasuh itulah mengapa aku pun tidak mau anak-anak diasuh oleh baby sister di samping takut melihat berita buruk kasus baby sister yang saat ini tengah viral.


dulu ibu mertuaku adalah pengasuh ku tapi itu hanya menemaniku saja dan selalu di situ ada bunda bunda tidak pernah melepaskanku begitu saja dengan pengasuh aku sangat sayang dengan bunda dan mama.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2