
Acara demi Acara akad nikah telah selesai di laksanakan, kini adalah acara resepsi nya tamu undangan mulai berdatangan untuk memberi salam, namun sebelum sampai di pelaminan, ada acara yang di namakan tradisi pedang pora, dimana sang Komandan Satuan berserta sang ibu komandan menyambut pengantin yang sedang berjalan dari arah pintu masuk di depan pelaminan.
Zafran dan Aisyah berjalan di atas karpet merah, Zafran berjalan begitu gagah, begitu pun dengan Aisyah yang berjalan begitu anggun, mereka sangat serasi, yang laki laki tampan dan yang perempuan juga cantik.
banyak tamu yang memuji ketampanan dan kecantikkan ke dua mempelai.
Satu demi satu para tamu memberikan ucapan selamat ke pada pengantin yang sedang di pelaminan.
Senyum ke dua nya tidak pernah pudar sama sekali dari bibir mereka.
Dimas dan Amar juga tidak mau kalah, mereka berdua datang sejak acara akad nikah sahabat nya itu mereka sengaja meminta ijin untuk tidak berdinas, agar mereka bisa melihat sahabat nya itu mulai dari acara akad nikah, dan untung saja komandan memberikan ijin kepada Amar dan Dimas.
__ADS_1
Sebenar nya baik Amar dan Dimas terkejut dengan hal ini, tiba tiba Zhafran datang menghampiri mereka berdua dan berkata kalau ia akan menikah, sudah bisa di pastikan kalau ke dua sahabat nya itu terkejut setengah mati, tidak ada angin atau pun hujan tiba tiba mendengar berita seperti itu, namun Zafran saat itu juga menjelaskan mulai awal sampai detik itu, Zhafran tidak mau kalau Amar dan Dimas berfikir yang tidak tidak tentang nya.
Malam telah tiba, saat ini ke dua pengantin itu telah berada di dalam kamar pengantin mereka.
Zafran duduk di sofa, sedangkan Aisyah duduk di atas tempat tidur, mereka bingung dengan pikiran mereka sendiri sendiri, asli nya mereka canggung dengan hal baru bagi mereka, mereka berdua tidak pernah se kamar dengan lawan jenis mereka, dan Zafran selama ini hanya sang bunda Dan adik nya Azell yang bisa masuk ke dalam kamar nya, sedangkan para pembantu tidak di perbolehkan masuk ke dalam kamar Zafran saat Zafran masih tinggal bersama dengan ayah dan bunda nya.
" ehmmm." Zhafran akhir nya berdehem, mereka sudah 30 menit berada di dalam kamar namun tidak ada pembicaraan sedikit pun.
" kamu lebih baik mandi dulu, aku habis kamu saja." ucap Zhafran.
" iya mas." jawab Ais dengan menjalan menuju kamar mandi, ia tidak lupa untuk membawa pakaian nya juga.
__ADS_1
Kini mereka berdua sedang duduk di sofa setelah selesai makan, karena tadi Zhafran ada yang ingin ia bicarakan dengan istri nya.
" Emm, maaf sebelum nya Ais, sekarang kita sudah menikah, boleh kan aku memanggil dengan mu adik, apa kamu keberatan?." tanya Zhafran.
" Kenapa mas harus meminta ijin, Ais saat ini sudah menjadi istri mas, Ais akan selalu dukung mas di setiap kebaikan dan selalu di dalam jalan Allah dan di ridhoi Allah, mas mau panggil apa saja pasti Ais terima kok." jawab Ais dengan senyum lembut nya.
Zhafran merasa bahagia mendapatkan istri seperti Aisyah, ia merasa beruntung mendapatkan nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....