
Sambil menunggu pesannya di balas, Zafran menyempatkan diri untuk membaca Al-Quran sebelum melaksanakan rutinitasnya membangunkan Aya.
Tak berselang lama handphonenya bergetar tanda notif pesan masuk.
Zafran menyelesaikan bacaannya dan membaca doa setelah membaca Al-Qur'an. Dia meraih Hp nya dan membuka pesan yang masuk.
📩 IFA
" Waalaikum salam, maaf ada apa mas Andra?"
📤 ME.
"Nanti siang pulang mengajar jam berapa FA ?"
📩 IFA.
"Biasanya jam setengah 3 mas.Gimana mas ?"
📤 ME.
"Apa nanti siang ada waktu sebentar untuk bertemu ?"
📩 IFA
" Kalau boleh tahu ada apa ya mas ?"
📤 ME.
"kalau kamu bisa nanti saya jelaskan jika kita bertemu."
📩IFA.
"Insyaallah bisa mas."
📤 ME.
"Nanti saya jemput di sekolah ya ."
__ADS_1
📩 IFA.
"Tidak usah mas, Salma bawa sepeda motor kok."
📤 ME.
"Ya udah nanti kita ketemu di Cafe Florist Jln. XXXXXXXX No.20 ya."
📩 IFA.
"Insyaallah mas, nanti ketemu di sana."
📤 ME.
"Ya udah kalau begitu sampai jumpa nanti. Assalamualaikum."
📩 IFA.
" Waalaikum salam."
Flash back End.
Hari ini wajah El tampak sangat bahagia .
Dari hari Minggu Sampai kamis ini tiada hari tanpa senyuman dan wajah cerah yang terpancar dari wajah cantik El.
Apalagi setelah sholat subuh tadi pagi , la mendapat pesan dari sosok yang dikagumi nya, Ya dialah Andra.
Pagi ini iya bersemangat untuk bekerja. Setelah bersiap diri, ia turun ke bawah menuju dapur untuk membantu ibunya untuk menyiapkan sarapan.
Hari ini El memakai blouse batik warna coklat dengan panjang diatas lutut dipadukan dengan rok span hitam.
Dia memakai kerudung coklat lebih muda warnanya dari bajunya.
Tidak lupa sepatu pantofel hak 5 cm warna cream. la memakai riasan tipis di wajahnya yang menambah keayuannya.
Tok...tok..tok. (bunyi sepatu El yang bergesekan dengan licin nya lantai rumah El).
__ADS_1
"Selamat pagi bu." Sapa El kepada ibu dengan menaruh tas kerjanya di kursi ruang keluarga yang dekat dengan meja makan.
"Selamat pagi nak," Jawab ibu yang masih asyik menggoreng telur untuk sarapan.
"Tumben pagi ini kok cerah sekali wajah kamu nak?" Tanya ibu.
"Beda nak, sekarang lebih seperti orang yang sedang jatuh cinta lo."Goda ibu kepada putri bungsunya.
"Ibu ini malah godain El sich." El berpura-pura ngambek dengan mengerucutkan bibirnya.
"Hayo ngaku, putri ibu sedang jatuh cinta kan?" Tanya ibu masih menggoda El dan mencolek dagu El.
"Ih. ibu nggak ya, El biasa aja, El bantuin apa ini bu ?" Elak El untuk mengalihkan pembicaraan dengan ibunya.
"Kamu ini malah mengalihkan pembicaraan saja, ibu itu yang melahirkan kamu nak jadi ibu tahu bagaimana kamu." Ucap ibu.
"He... iya...iya bu, ayah di mana bu ?" Tanya El
"Masih di kamar. Sekarang buatin teh buat ayahmu dulu sana." Pinta ibu
"Ok bu." El mengambil cangkir dan membuat teh untuk ayah nya
"Emmm... nak." Panggil ibu.
"Ya bu." Jawab El dengan menengok ke arah ibunya.
"Ibu mau nanya, sebenarnya ada hubungan apa antara kamu dengan nak Zafran?" Tanya ibu
"Kami nggak ada hubungan apa-apa kok bu, hanya berteman saja." Ucap El kepada ibu nya
" Sebenarnya El ingin lebih bu, tapi sepertinya nggak mungkin." Lanjut El dalam hati.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1