Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 137


__ADS_3

"Telima kasih oma." Jawab Aya sambil menerima bekal dan menaruhnya di tas.


"Ayah bunda Zafran berangkat dulu, Assalamualaikum." Zafran pun berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"Waalaikumsalam." Jawab aya dan bunda bersamaan.


"Hati-hati nak." Nasehat bunda.


Zafran dan Aya keluar rumah menuju mobil yang sudah terpakir di depan rumah. Zafran melajukan mobilnya menuju ke sekolah Aya.


Setelah sampai, zafran memarkirkannya di samping gerbang dan mengantarkan Aya masuk ke kelasnya.


Zafran juga tidak lupa menyapa satpam di sekolah Aya.


"Pak saya duluan ya." Pamit zafran kepada pak Dodi.


"Loh pak zafran kok buru-buru." Jawab Pak Dodi.


"lya pak soalnya ada kepentingan. Saya duluan pak Assalamualaikum." Ucap Zafran.


"Hati-hati pak Waalaikumsalam." Jawba satpam yang bernama pak Dodi, Zafran pun berjalan menuju samping parkir dan masuk ke dalam mobilnya.


la melakukan mobilnya kembali ke rumahnya. Setelah 30 menit perjalanan, Irsyad sampai di rumahnya. Tidak lupa la memarkirkan mobilnya di depan rumah dan masuk kedalam rumah.


"Assalamualaikum." Ucap salam Zafran.

__ADS_1


"Waalaikum salam". Jawab ayah.


"Sudah pulang nak ?" Tanya ayah yang sedang duduk di ruang tamu.


"lya yah, " Zafran menghampiri ayah nya untuk bersalaman. Setelah itu la duduk di kursi samping sebelah ayah.


"Bunda kemana yah ?" Tanya Zafran.


"Baru ke kamar mandi nak. Tunggu sebentar lagi juga kesini." Jawab ayah


Setelah beberapa menit ada suara langkah kaki yang terdengar mendekati ayah dan Zafran.


"Sudah pulang nak ?" Bunda menyapa putranya sambil duduk di sebelah ayah.


"Oh ya tadi pagi kamu bilang mau bicara sama bunda mo bicara apa nak ?" Tanya bunda.


"emmm.. begini yah bun, Irsyad Ingin meminta pendapat ayah dan bunda." Ucap Zafran.


"Pendapat apa nak ?" Ayah pun penasaran dengan apa yang akan di sampaikan putranya.


" Ini tentang Aya bun, yah ." Ucap zafran lagi


"Memangnya Aya ada apa nak ?" Bunda semakin penasaran dengan putranya.


"Kemarin waktu Aya, IFA dan Ran pergi ngantar Aya bermain. Aya meminta IFA untuk menjadi bundanya." Jawab Zafran

__ADS_1


"Benarkah nak ?" Tanya bunda.


"lya yah bun, ketika ifa tidak bisa menjawab permintaan Aya, Aya sampai menangis. Menurut bunda IFA seperti apa ya bun, kan bunda yang sudah kenal lama dengan IFA." Ucap Zafran.


"Kalau menurut bunda, setelah beberapa kali bertemu nak El anaknya baik nak. Dia tampak sekali dan tulus menyayangi Aya.". Jelas bunda.


"Menurut ayah juga seperti itu nak.Beberapa kali bertemu nak El, anaknya baik sekali. Tidak ada sikap yang di buat-buat oleh dia. Dia juga tampak sayang sama anak-anak. " Ayah ikut menambahi.


"Oh begitu ya yah bun." Ucap Zafran.


"Jangan bilang kamu ingin menjadikan nak El menjadi bunda beneran buat cucu Bunda nak ?"Tanya bunda dengan senyum.


Tidak lupa bunda juga melirik ke arah suaminya dengan mengedipkan matanya untuk memberikan kode.


"Kalau menurut bunda bagaimana?" Tanya Zafran.


"Kalau bunda malah senang kalau kamu sama nak El nak, Dia anak yang baik keibuan dan dari sorot matanya menunjukkan sebuah ketulusan nak." Ucap bunda


"Ayah juga setuju sama bunda mu, meskipun ayah belum terlalu akrab dengan nak El tapi ayah punya keyakinan jika dia cocok mendampingimu dan Aya nak." Tambah ayah.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2