Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 163


__ADS_3

"Benelan daddy besok kita tinggal belsama mommy ?" Tanya Aya dengan polosnya yang masih ragu dengan ucapan dari Daddy nya.


"Beneran dong sayang, secepatnya kita akan tinggal bareng. Pokoknya Aya harus berdo'a biar secepatnya kita tinggal bersama. Jadi anak yang sholehah dan berbakti sama opa,oma dan mommy." Tambah Zafran yang mencolek hidung putrinya.


Dia sedikit merasa ingin untuk kembali ke tempatnya bertugas.


Waktu 2 minggu tidak cukup baginya untuk menghabiskan liburan dengan putrinya. Di tambah ada Ifa sekarang, membuat dia ragu kembali.


Tapi kewajiban dia sebagai abdi negara lah adalah tugas utama nya setelah mengucapkan sumpah janjinya kepada negara.


"Mas biar Ifa yang gendong Aya." Pinta El.


Zafran memindahkan gendongan Aya ke El. Dia mengecup dahi Aya dengan penuh kasih sayang, berpindah ke dua matanya, pipi dan hidung Aya.


"Sayang daddu pamit dulu ya, "ucap zafran dengan mengelus rambut Aya.


"Dek mas pamit ya." Zafran berpamit kepada El juga. Ingin rasanya zafran mencium dahi El dan memeluknya, tapi dia sadar jika itu belum boleh karena mereka masih tahap pertunangan.


Akhirnya zafran hanya mengelus rambut El yang tertutup hijab.


'Bentar lagi syad, kamu bisa memeluk dan mencium Ifa dengan sayang dan seutuhnya." Batin zafran yang memandangi wajah ayu El.


"Sekali lagi hati-hati mas, kami akan selalu merindukan mas." Ucap El yang mulai berkaca-kaca.


Ingin rasanya dia memeluk zafran dengan sayang, tapi apalah daya mereka belum menjadi sepasang suami istri yang akan ada drama ketika di tinggal bertugas.

__ADS_1


Zafran pun mulai masuk ke pintu keberangkatan, dia menoleh kebelakang ke arah kedua orang tuanya. Dia melambaikan tangannya kemudian di lanjutkan melihat kearah putri dan calon istrinya yang masih setia berdiri memandang kepergiannya.


Zafran pun perlahan masuk dan mulai menaiki pesawat menuju ke tempatnya bertugas. Aya membalas lambaian tangan Daddy nya dan tidak lupa dia juga kiss bye ke arah Daddy nya.


" Ya Allah lindungi mas andra dan mudahkan jalan kami untuk membina mahligai keluarga yang engkau rahmati." Do'a El dalam hatinya.


Setelah pandangannya tak dapat menjangkau zafran. El yang menggendong Aya berjalan berbalik arah menuju ke tempat ayah Ray dan bunda berada.


"Sabar ya nak, Insya Allah secepatnya kalian akan bersama." Nasehat bunda kepada calon menantunya dengan memegang tangan El.


Bunda dapat melihat wajah kesedihan yang terpancar di wajah El.


"Ya bun, El akan selalu menunggu mas Andra di sini. " Jawab El dengan tersenyum.


" Nak El tadi kesini naik apa ?, kalau naik taxi nanti pulangnya bareng kita saja." Tanya ayah Ray


" El tadi bawa sepeda motor yah." Jawab El.


"Ya udah sekarang kita jalan menuju parkiran." Ajak Ayah Ray.


"Aya turun ya nak kasihan mommy capek gendong gendong kamu." Pinta bunda kepada cucunya.


Aya menggelengkan kepalanya. Dia tidak mau turun dari gendongan mommy nya.


"Tidak apa-apa kok bun, El tidak merasa berat menggendong Aya." Jawab El.

__ADS_1


Bunda akhirnya mengalah. Mereka berjalan keluar bandara menuju ke parkiran.


Karena parkir sepeda motor dan mobil berbeda arah dan Mang ujang sudah menunggu di depan pintu keluar bandara, mereka pun berpisah setelah El memastikan Aya tidak rewel dan masuk ke dalam mobil.


Mobil yang dikendarai pak Ujang melaju meninggalkan Bandara.


El pun mengambil motornya dan melajukan motornya menuju kerumahnya.


***********


Hari ini tepat 1 minggu di tinggal zafran. Selama mereka berjauhan, zafran dan Ek membangun komunikasi untuk mempererat hubungan mereka.


Awal nya El mengira jika zafran orang yang tidak suka bercanda, setelah kesini dia baru mengetahui jika zafran juga pandai berhumor yang terkadang membuat El tertawa lepas setelah mendengar humoris nya.


Sama seperti Zafran, hubungan El dan Aya juga semakin dekat.


El menghabiskan waktu setelah mengajar untuk mengunjungi Aya.


Dia juga memanfaatkan waktunya untuk mengajari Aiya membaca.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2