Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 206


__ADS_3

"Aya cayang daddy kok, Aya mo ikut Daddy ke tempat tugas." Jawab Aya dengan memegang lengan Daddy nya.


"Kalau begitu Aya nggak boleh nangis lagi ya sayang, anak mommy jelek kalau nangis terus." Ucap El


dengan menghapus air mata Aya dengan tangannya.


Aya pun mulai menghentikan tangisan nya. Tak terasa merekapun telah sampai dirumah orang tua zafran.


Zafran menekan klakson untuk memberikan tanda agar pintu gerbang di buka, Pagar pun di buka oleh mang Ujang.


"Selamat siang den RAN dan Non El." Sapa mang Ujang.


"Selamat siang mang, terima kasih mang sudah di bukakan pintu gerbangnya." Jawab Zhafran.


El tersenyum menanggapi sapaan dari mang Ujang.


"Sama-sama den." Jawab mang Ujang


"Kalau begitu kami masuk dulu ya mang?" Pamit zafran dan El.


Zafran memasukkan mobilnya di depan rumah, Setelah memarkirkan mobilnya, mereka turun bersama dimana Aya dengan wajah sembabnya berada di gendongan El.


"Aya di gendong daddy saja ya kasihan mommy pasti capek." Tawar zafrqn dengan merentangkan tangannya.


"Nggak mau, Aga mau sama mom." Jawab Aya manja dengan menyembunyikan wajahnya di dada El.


"Biarin sama Ifa mas, IFA juga nggak merasa lelah gendong Aya apalagi dia masih sedih ingat temannya." Bujuk El kepada suaminya.

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu, ayo kita masuk kedalam."


Tok..tok..tok..


"Assalamualaikum", Ucap El dan zafran berbarengan.


"Waalaikumsalam, loh kok kalian sudah kesini." Jawab bunda yang kaget anak beserta menantunya sudah datang kerumah.


"lya bu, ini tadi dari sekolahan Aya sekalian mampir kesini." Jawab zafran.


"Loh memangnya ada masalah apa nak kok ke sekolahan Aya, kemarin kan Aya sudah di izinkan untuk tidak berangkat sekolah. Apalagi ini kenapa kok cucu oma sembab gini wajahnya." Bunda berbicara tanpa jeda karena penasaran dengan memegang pipi cucunya.


"Nanti kami akan cerita bun, tapi kita duduk dulu biar enak ceritanya. Kasihan istri Ran juga pasti capek gendong Aya dari tadi." Jawab Zafran.


"Ya udah ayo duduk dulu." Ajak bunda.


" Ayah dimana bun?" Tanya Zafran.


"Tadi di kamar mau ambil handphone nya bentar lagi juga kesini. Oh ya kemarin mbak Nisa nggak sempat pamit sama kamu nak, karena kemarin kalian sedang sibuk menyiapkan pernikahan kalian." Ucap bunda.


"Loh memangnya mbak Nisa kemana bun ?" Tanya El.


"Nisa kemarin waktu pulang ke kampungnya ternyata juga orangtua nya menjodohkan dia dengan tetangganya, karena dia anak yang nurut jadi dia terima lamaran tetangganya." Jelas bunda.


"Wah pas sekali ya bun, Aya mau Ran bawa ke sana, mbak Nisa juga resign karena mau menikah." Ucap zafran .


"lya benar nak, la jadinya kamu boyong istri dan anakmu kapan nak ?" Tanya bunda, Sebelum pertanyaan bunda terjawab, ayah datang menghampiri anak dan menantunya di ruang tamu.

__ADS_1


"Loh kalian kapan datangnya ?" Tanya ayah Ray ketika sampai di ruang tamu.


"Assalamualaikum yah," Sapa El dan zafran bersama di ikuti mencium tangan ayah Ray bergantian.


Karena Aya yang masih rewel, sehingga El masih setia memangkunya.


"Barusan yah kami datang, tadi ke sekolah Aya sekalian kesini." Tambah zafran.


"Oh begitu, la ini kenapa cucu opa yang cantik kok wajahnya cemburut?" Tanya ayah Ray dengan mentoel pipi gembil aya.


"lya ni yah, putri yang cantik lagi pingin manja hari ini." Jawab El dengan mencium gemas pipi putrinya.


"Mumpung ayah dan ibu sudah disini, Ran mau berbicara." Ucap Zafran


"Apa nak yang ingin kamu bicarakan ?" Tanya ayah Ray


"Sebenarnya tadi kami ke sekolah Aya karena meminta surat perpindahan sekolah untuk Aya yah, bun." Ucap Zafran.


"Loh kok dadakan nak ?, bukannya kamu masih minggu depan pulang kesananya ?" Tanya bunda yang kaget dengan rencana zafran.


"Awalnya seperti itu bun, tapi tadi pagi komandan Ran telpon, bahwa RAN harus segera kembali ke sana jadi Ran berniat memboyong istri dan anak saya lusa." Jelas zafran.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2