Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 77


__ADS_3

" ha ha ha dasar kalian memang yang 1 Jokut dan yang satu nya lagi jones ha ha ha." tawa arka pecah membuat semua orang ikut tertawa melihat tingkah ketiga laki-laki itu.


" bunda tuh lihat kelakuan arka gini-gini juga Alvin kan kakak nya, arka selalu menindas Alvin Bun tuh lihat Alvin dikata-katain perjaka tua hu hu hu." kata alvin merajuk pura-pura nangis sambil berkelanjutan jadi tangan bunda.


" huh dasar pengadu, manja wle wle ha ha ha." Ejek Arka mengeluarkan lidah nya untuk Alvin.


" Bunda lihat tuh arka Bun, tidak henti henti nya godain Alvin hiks hiks hiks hiks." Kata Alvin manja sok di buat imut membuat arka merasa ingin menjitak kepala Alvin.


" Arka stop gangguin Alvin gitu." Ucap bunda dengan melototka mata nya, membuat arka terdiam menunduk.


" Mangka nya bunda cariin gadis seperti Yasmin ya buat Alvin." Kata Alvin manja.


" Iya iya apa sih yang tidak buat anak bunda yang satu ini." Kata bunda mengelus rambut Alvin.


" Enak saja, emang kamu pikir Yasmin itu barang apa bisa dibagi-bagi kamu tuh dari kemarin kemarin ngomong nya itu mulu Vin kamu dengar ya baik-baik Yasmin itu istri aku Alvin dan Yasmin tuh cuma ada satu-satu nya di dunia ini dan itu cuma milik arka awas aja kalau kamu macam-macam bener-bener aku jadiin perkedel kamu." Kata arka tegas dengan tatapan tajam sambil menunjukkan bogem di depan Alvin, Alvin yang melihat itu bergidik ngeri seolah olah ada hawa panas yang menghampiri tubuh nya.


" haiiiis iya iya aku tahu arka maksud aku tuh cewek yang sifat karakternya pintarnya hebatnya dan cerdasnya itu seperti Yasmin meski tidak sama tapi mirip lah gitu loh jangan salah paham denganku." kata Alvin menjelaskan.


" Sudah sudah kalian ini kayak anak kecil saja yang satu sudah menikah dan satu nya sudah tua bangka tapi pemikiran nya kayak anak SD saja sih enggak pernah bisa akur berpikirlah secara dewasa usia kalian bukan anak-anak lagi." kata ayah tegas jengah dengan anak-anak yang dari tadi tidak bisa akur.


" Iya yah maaf." kata arka dan Alvin menunduk merasa bersalah.

__ADS_1


" Ini tuh karena hasil didikan bunda yang terlalu memanjakan mereka berdua." Sungut ayah.


" Lah kok salah bunda sih yah?." kata bunda tidak terima.


" Lah bukti nya tuh dari kecil sampai sekarang kelakuan mereka berdua tidak pernah berubah." Kata ayah kesal.


" ayah sayang kan sudah tahu karakter mereka masing-masing anak-anak kita sudah tidak usah diambil hati dengan kenakalan-kenakalan mereka." kata bunda tersenyum mengecup pipi suami nya ayah yang tadinya marah hatinya langsung merasa tenang itulah yang disukai ayah dari istri nya selalu bisa mengimbangi sifat keras dan tegas yang ada di dalam diri nya.


" Hi hi hi ayah tidak pernah bisa menang kalau berdebat dengan bunda jadi terserah bunda saja lah ya sudah tapi mau istirahat dulu." kata ayah lalu beranjak meninggalkan mereka semua menuju ke dalam kamar nya semua yang berada di sana hanya bisa terdiam.


Bik Ida juga berpamitan untuk istirahat, Yasmin mengantar bik Ida ke kamar nya dan di ikuti oleh perawat yang merawat bik Ida.


" Ya sudah kamu tenang aja aku pasti bantuin kamu kok nyariin kamu calon istri yang pas dan cocok buat kakak laki-lakiku yang satu ini." kata arka tersenyum licik menepuk bahu Alvin.


Roni sedari SMP sudah berteman baik dengan arka dan Alvin, Roni juga sering banget tinggal di keluarga Alfarizi, Roni juga menjadi salah satu orang kepercayaan di perusahaan ayah terutama arka dan Alvin.


Mereka akhirnya memutuskan untuk segera pergi beristirahat di kamar mereka masing-masing karena esok harinya Alvin arka dan Roni harus berangkat bekerja.


Arka yang sudah berada di dalam kamar tidak melihat keberadaan Yasmin disana arka mencari ke setiap ruangan bahkan di dalam kamar mandi pun tidak ada.


" Mungkin Yasmin masih berada di kamar bik ida." Pikir Arka.

__ADS_1


Arka yang merasa diri nya belum mengantuk mengambil buku untuk di baca sambil menunggu kedatangan istri kecil nya.


Tidak lama kemudian terdengar suara pintu yang terbuka yaitu Yasmin Yasmin mengira kalau arka sudah tertidur ternyata belum nampak harga terlihat sangat serius membaca buku yang tengah dipegang nya.


Di tangan Yasmin nampak begitu banyak bingkisan yang diberikan oleh kedua mertuanya lalu diletakkannya di atas tempat tidur arka hanya melirik sekilas lalu melanjutkan lagi ritual membaca nya Yasmin masuk ke dalam kamar mandi sekedar mencuci muka dan gosok gigi setelah itu Yasmin keluar dari kamar mandi.


Yasmin berada di meja rias untuk sekedar membersihkan wajah nya dan memakai krim malam untuk perawatan kulit wajah nya dengan sedikit menggunakan body lotion agar kelembaban kulit nya tetap terjaga merasa sudah beres dengan ritual perawatan malam nya Yasmin menghampiri arka yang tengah asyik membaca di tempat tidur.


" Mas arka belum tidur ta nyai Yasmin tersenyum arka yang mencium aroma wangi dari tubuh Yasin begitu menenangkan jiwanya, arka sangat menyukai aroma itu.


" Hmmm." Gumam Arka, Yasmin merasa kesal karena Diabaikan oleh arka wajah, Yasmin nampak cemburu merasa ingin menahan tawa, melihat Wajah istri nya yang seperti itu nampak begitu lucu dan imut sebenar nya arka hanya berpura-pura mengabaikan Yasmin.


" Mas berhenti berpura-pura mengabaikan Yasmin sini lihat oleh-oleh yang di kasih bunda tadi sama Yasmin." kata Yasmin serius sambil melihat-lihat bingkisan tersebut warga yang merasa kebohongan nya ketahuan hanya bisa tersenyum deh.


" He he he he tahu saja kalau mas ini lagi pura-pura emang nya bunda ngasih apaan." kata arka lalu mendekat ke arah Yasmin yang di depan nya ada beberapa bingkisan yang masih terbungkus dengan rapi.


" Entahlah mas buka saja." kata yang sering mengangkat kedua bahu nya.


Arka dan Yasmin masing-masing membuka bingkisan yang mereka pegang arka mendapat baju kemeja jam tangan yang terlihat nampak mewah, sepatu kerja dan setelan jas, Yasmin mendapatkan gaun pesta yang sangat mewah dan beberapa dress dan jam tangan yang juga terlihat sangat mewah.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2