
" eh Bu, dari tadi saya lihatin, dari awal masuk ruangan sampai duduk senyum senyum sendiri." Tanya intan dengan rasa penasaran nya, karena tidak biasa nya teman nya bersikap seperti ini.
" entar deh, kalau kita sudah tidak sibuk, aku ceritakan." Jawab El masih dengan senyum yang tersungging di bibir nya.
" Tapi tidak kesambet kan kamu, ha ha ha." Canda intan.
" Auuuu." Teriak intan. " tega banget sih ngubit segala " protes Intan.
" Ia diri mu tega banget doain teman nya kesambet, sahabat lagi bahagia gini di bilang ke sambet." Gerutu El sambil memonyongkan bibir nya.
" Ya mangka nya cerita kali, kan diri ku tidak tahu kenapa kamu bahagia." Jawab intan.
" Entah deh, aku mau nyelesaikan rekap nilai ini dulu." Ucap El sambil menghidupkan laptop nya.
" Ok." Intan pun memberikan tanda melengkung kan jari telunjuk dengan ibu jari sebagai tanda setuju.
El menjeda sebentar pekerjaannya dan mengambil ponsel di dalam tasnya iya mengetik sesuatu untuk Tania.
π€ Me " Tan kmu sibuk tidak ?." Send to Tania El menaruh kembali ponsel nya di meja sambil menunggu balasan dari Tania.
Setelah beberapa saat, ponsel El bergetar tanda pesan masuk, karena El memang selalu mensillent ponsel nya ketika di sekolah.
π© Tania " Baru bersih bersih nih Bu, maklum lah ibu rumah tangga tidak seperti kamu ibu guru, hi hi hi hi."
__ADS_1
π© Tania " Btw tumben tumben nan nih pagi pagi wa gue."
π€ Me " Sebenar nya aku mau cerita sama diri mu, tapi kalau masih sibuk entar saja deh."
π© Tania " Cerita apa nyak, gue penasaran nih." Tania dari dulu emang tidak pernah berubah memanggil selaku se enak nya saja.
π€ Me " Kan dirimu lagi sibuk, entar saja deh."
π© Tania " Emmmm, ini anak bikin penasaran saja, sekarang saja deh mumpung si bintang tidur nih, dan bersih bersih nya gue lanjut nanti."
π€ Me " Kamu masih ingat tidak laki laki yang beberapa tahun lalu pernah aku ceritakan sama kamu?."
π© Tania " Laki laki mana????? Kan diri mu cerita laki laki cuma tentang si kutu kupret itu sama gue."
π© Tania " Bentar, gue mikir dulu."
π©" Tania is writing message."
El meletakkan kembali ponsel nya di meja sambil menunggu balasan dari Tania.
Drttt... drttt.. drttt ...
ponsel El berbunyi.
__ADS_1
π© Tania " " jangan bilang laki laki yang pernah nolongin kamu di bus kota???."
π€Me " Good ingat juga dirimu πππππππ."
π© Tania " Btw kenapa dengan dia, nolongin dirimu lagi, terus kapan dirimu ketemu, dan dirimu bilang kalau terakhir ketemu dia 2 Minggu setelah pertemuan pertaman kalian."
π€Me " iya emang pertemuan terakhir sama dia 2 Minggu setelah kita ketemu, itu pun kamu tahu kan boro boro mau kenalan, lihat aku saja dia tidakπππ."
π©Tania " terus kapan kamu ketemu dia lagi???."
π€Me " tadi pagi, waktu ngaterin keponakan ke sekolah, terus ketemu dia juga lagi nganterin anak nya di sekolah."
π© Tania " maksud nya si laki laki itu sudah nikah dan punya anak gitu????."
π€Me " entar lagi ya Tan, ini aku lanjut bikin nilai dulu, nanti aku lanjut cerita lagi "
π© Tania " eh sowak, malah bikin penasaran saja, ok gue juga mau lanjutin bersih bersih dulu, tapi loe hutang penjelasan sama gue."
π€ Me " ok, nanti aku jelasin.
...πΉπΉπΉπΉπΉ...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....