
"Yang bener ?, kok ibu lihat sepertinya kamu tertarik kepada nak zafran." Ucap ibu
"Huhh... la sebenarnya El memang suka bu, El kagum saja bu sama mas Andra yang sayang sekali sama putrinya. Tapi nggak mungkin juga bu mas Andra suka ma El, karena saya lihat dia nampak masih sangat mencintai almarhumah istrinya. "Jawab El dengan wajah sendu.
" Ciye nama panggilan nya pun berbeda, Zafran memanggil kamu dengan sebutan IFA dan kamu Andra, Nggak ada yang nggak mungkin nak, jika itu sudah kehendak Allah pasti apa yang tidak mungkin bisa terjadi. Yang kemarin buat pelajaran nak, jangan terpaku dengan masa lalu mu terus-menerus. Kamu harus menata masa depanmu. Tidak semua laki-laki itu seperti Rahman, masih banyak laki-laki yang baik lainnya." Jawab ibu menasehati putrinya sambil menaruh nasi goreng ke wadah dan menghidangkannya ke meja makan.
El hanya mendengarkan nasehat ibunya.
"Menurut ibu, nak Zafran anak yang baik lo nak. Dia juga ramah dan mudah akrab. Ibu dan ayah si setuju-setuju saja sama nak zafran ya walaupun dia seorang duda."Tambah ibu.
"Ya memang mas Andra baik bu, tapi sepertinya mas Andra nggak suka bu sama El." Jawab El.
"Minta petunjuk lah pada Allah nak, jika memang dia jodohmu pasti akan du dekatkan." Jawab ibu
"Insya Allah bu, El akan melaksanakan nasehat ibu, ini ibu pagi-pagi malah bicara tentang mas Andra terus nanti yang di bicarakan jadi tersedak lo, hehehe." Canda El.
__ADS_1
"Kamu itu, ya udah sana teh ayahmu dan telurnya taruh di meja ibu mau panggil ayahmu dulu." Ucap ibu
"Siap bu.." El menaruh teh untuk ayahnya di meja makan, ia juga menaruh telur disana.
Setelah ibu memanggil ayah di kamar, beberapa menit kemudian ayah datang, mereka pun bersarapan bersama-sama.
Setelah bersarapan, ayah dan El pamit ke ibu untuk berangkat bekerja.
Ayah yang mengendarai mobilnya menuju kantor dimana ia bekerja sedangkan El naik sepeda motor matic kesayangannya untuk menuju sekolah.
Setelah mengajar, El mempunyai janji dengan Zafran untuk bertemu.
Meskipun ia bahagia bisa bertemu Irsyad, tapi El juga penasaran kenapa gerangan Zafran ingin bertemu dengan nya.
Jam menunjukkan pukul 14.15 siang. El bergegas untuk pulang menuju cafe dimana dia akan bertemu dengan zafran.
__ADS_1
la pun melaju kan motor nya menuju ke Cafe Florist yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempatnya mengajar.
Cafe Florist Di pojokon ada seorang laki-laki yang duduk menghadap ke arah jendela sedang menunggu seseorang.
Dia baru saja sampai di sini. siang ini cafe tidak terlalu rame, sehingga pengunjung bisa leluasa menikmati sajian dan melihat ornamen cafe yang clasik.
Zafran sedang memainkan ponsel nya dan sesekali melihat pintu luar untuk memastikan apakah El sudah datang atau belum.
Setelah 10 menit, pintu depan cafe terbuka. Ada sosok perempuan yang masuk kedalam dengan tengsk-tengok mencari keberadaan seseorang yang telah menunggunya.
Ekor matanya menengok ke sebelah kiri dan menangkap sosok laki-laki yang melambaikan tangan kearahnya dengan tersenyum.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....