
Author POV.
Selesai sudah prosesi akad, semua tamu yang berjumlah 200 orang, satu persatu mengucapkan selamat kepada pengantin yang kini duduk di pelaminan bersama ke dua orang tua masing masing, untuk sementara ayah dan bunda yang duduk di depan.
Sepasang pengantin selalu menebarkan senyum bahagia, Langit terus menerus menempel di sisi Senja, tangan nya terus merangkul pinggang istri nya, hanya ketika bersalaman dengan tamu saja.
Acara akad nikah selesai pukul 13.00 siang, keluarga dan para sahabat beristirahat di masing masing kamar yang sudah di booking, menunggu waktu resepsi yang masih pada pukul 19.00 malam.
Sepasang pengantin sudah berada di dalam kamar presidential suite, kamar pengantin mereka.
Tempat tidur king size dengan balutan sprei putih dan sepasang angsa di atasnya serta rangkaian bunga mawar putih dan untaian melati yang menjuntai di atas kepala ranjang menambah kesan romantis.
Seusai menutup pintu langit langsung memeluk Senja erat.
__ADS_1
" Mas aku gerah mau ganti baju dulu dan salat dhuhur keburu habis waktunya." Senja mencoba meronta dari tetapan Langit.
" Sebentar sayang, mas menahan diri dari tadi pengen meluk kamu, aku kangen berat, gara gara di pingit." Langit masih mengeratkan pelukan nya dengan wajah menelusup di leher Senja yang masih tertutup hijab.
2 menit telah berlalu Senja menepuk punggung suami nya.
" Mas, aku pusing, aku Inging membuka aksesoris yang berada di kepala ku nih, lepas dulu ya." Ucap Senja memelas, dan Langit langsung melepas pelukan nya menuntut Seja ke depan meja rias.
" sini sayang mas bantuin." Langit membantu membuka asesoris di kepala senja.
" Mandi bareng aja yuk kita kan sudah sah sayang." Ujar langit sambil mengecup pipi Senja, Langit mengulum senyum lihat di cermin, pipi istri nya merona malu.
" Eh tidak, tidak mau, cepetan mandi keburu habis waktu nya." Senja mendorong badan Langit menjauh dari nya, Langit hanya terkekeh, dengan kilat ia kembali mencuri cium pipi Senja lalu melenggang menuju kamar mandi.
__ADS_1
Langit keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk putih yang melilit pinggang nya, rambut yang masih setengah kering masih menetes air ke tubuh polos bangian atas nya.
" sayang tolong ambilkan ba...." Langit menggantung kalimatnya karena terpana melihat pemandangan indah ia menelan salivanya menyaksikan senja memakai bathrobe, kulitnya yang putih mulus dengan rambut hitam tergerai ikal bergelombang bagian bawahnya melangkah dengan tersenyum mendekatinya.
" Mas ini bajunya sekarang giliranku mandi ya." Senja menyerahkan kaos dan sarung sebelum masuk kamar mandi ia memalingkan wajah malu melihat suaminya yang hanya memakai handuk.
Langit baru tersadar saat baju yang disodorkan senja menyentuh kulitnya, hanya mengangguk pikirannya masih terhipnotis dengan pemandangan barusan. Selesai salat senja belum melihat suaminya lagi semenjak keluar kamar mandi kini ia memakai gamis santai merebahkan badannya di atas tempat tidur, rasa lelah jadi berkurang setelah mandi masih ada waktu beberapa jam untuk ia bisa tidur siang.
Ceklek
pintu terbuka, di lihat nya suami nya yang masuk dengan setelan kaos berwarna putih dan celana pendek selutut berwarna hitam, sambil berjalan ke arah nya dan jangan tertinggal senyum mengembang dari bibir suami nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...