
" Barusan aku mendapatkan telepon dari istri ku Fran, dan di sana ternyata ada pratu David, istri ku tidak mampu untuk mengatakan nya kalau istri mu mengalami ke...ce...la...ka..an." ucap Dimas pelan.
Zafran langsung lemas, Zafran tidak berkata bisa apa pun.
Sedangkan Amar tidak kalah terkejutnya dengan Zafran, ia juga langsung lemas.
" ada 2 berita Fran." ucap Dimas.
" Bagaimana kondisi istri ku sekarang Dim?." tanya Zafran dengan wajah yang masih menunduk.
" Maaf kan aku Fran, istri mu meninggal dunia." jawab Dimas.
Duar
Dunia serasa runtuh, Zafran langsung menatap Dimas dan menarik baju Dimas kembali, lalu mengajak beridir.
__ADS_1
" kamu bohong kan, kamu jangan jadi sahabat yang kelewat kalau mau ngeprank aku Dim, kamu jangan pernah buat main main dengan kata itu." ucap Zhafran dengan mata menatap tajam kepada Dimas, seperti orang yang akan ingin membunuh.
" jawab Dim, jangan diam saja, kamu punya telinga kan? kamu pasti bisa mendengar dengan apa yang aku ucap, kamu juga punya mulut kan? untuk menjawab pertanyaan nya ku." ucap Zafran lagi dengan berteriak.
" aku tidak bohong Fran, David yang ada di TKP dengan yang lain nya, ke dua mertua mu juga meninggal dunia di hari ini juga Fran, sumpah Demi Allah aku tidak bohong.' ucap Dimas
" Tidak kamu pasti bohong, aku akan buktikan kamu ya Dim, Aisyah pasti akaan mengangkat telepon ku, awas saja kamu ya kalau sampai kamu bohongi aku, kamu tahu kan, aku tidak suka di bohongi." ucap zafran lalu mengambil ponsel nya lalu menekan no istri nya, namun sayang seribu kali sayang, istri nya tidak mengangkat telepon dari nya.
Zafran langsung frustasi tubuh nya seketika lemas dan luruh ke bawah.
" Sayang kenapa kamu ninggalin mas, kata kamu akan menunggu mas pulang, Dimas pasti bohong kan, mas yakin kamu tidak meninggalkan mas, apalagi sebentar lagi kita keluarga kita akan bertambah dengan putri kecil kita." ucap Zhafran dengan air mata yang terus membasahi ke dua pipi nya.
" Fran, kamu tenang ya, kamu harus tabah dan kamu harus kuat demi putri Fran." ucap Dimas.
" Putri ku." ucap Zafran.
__ADS_1
" Iya putri mu telah lagi Fran, meskipun saat ini masih di inkubator tapi kamu harus yakin kalau putri mu akan menemani mu." ucap Dimas.
Zafran bangkit dari duduk nya, lalu bergegas mengambil ponsel nya dan menghubungi bunda.
" Bunda." ucap Zafran setelah telepon nya di angkat.
" iya nak, bunda juga sudah tahu, ini bunda akan ke tempat istri mu, saat ini sudah ada helikopter milik Om Sandi yang meluncur ke kamu, kamu siap siap ya sayang, kamu harus kuat, bunda yakin kamu kuat, ingat ada putri mu, ya sudah bunda dan ayah berangkat dulu ya, saat ini keluarga di Surabaya juga sudah menuju ke Aceh." jawab Bunda.
Zafran hanya diam saja, ia sampai lupa untuk menjawab salam dari bunda nya, tatapan Zafran kosong, bahkan sampai ada yang mendatangi mereka ber tiga memberitahu kan tentang berita itu, dan sebentar lagi penjemputan mereka ber tiga akan datang, komandan meminta Dimas dan Amar untuk mendampingi Zafran pulang ke kesatuan mereka.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1