
Setelah itu, ia mengganti pakaiannya menjadi baju koko dan sarung. Tidak lupa dia menggelar sajadah nya dan mulai melaksanakan shalat Tahajud kemudian melanjutkannya dengan Istikharah.
"Assalamualaikum wa Rahmatullah, Assalamualaikum Wa Rahmatullah". Zafran membaca 2 salam setelah sholat.
"Ya Allah Engkau lah Dzat Yang Maha Agung, Engkau lah Dzat Yang Maha Berkuasa. Berikan petunjuk kepada hamba mana yang terbaik untuk hamba dan putri hamba. Jika memang Ifa adalah wanita yang engkau kirimkan untuk menemani hamba dan putri hamba, mudahkanlah jalan kami ke jalan yang Engkau Ridhoi. Tapi jika memang dia bukan yang terbaik untuk kami, pertemukan lah hamba dengan sosok wanita yang dapat menyayangi putri hamba sepertinya putrinya. Robbana Aatina fii Dunya hasanah wa fil akhirotu khasanah wa qinnaa ada bannar. Amin...Amin Ya Robbal Alamin." zafran pun berdo'a dengan khusuk sampai meneteskan air mata.
Setelah selesai shalat, Irsyad merapikan alat shalatnya ke dalam almari. Karena jam masih menunjukkan pukul 3 lebih 20 menit, dia merebahkan kembali tubuhnya di atas kasur. Biasanya dia akan melanjutkan untuk membaca aumyat suci Al-Quran, tapi karena dia merasa kurang tidak enak badan Zafran pun melanjutkan tidurnya.
Zafran berlari di sebuah taman yang indah, banyak bunga yang tumbuh di sana. Salah satunya adalah bunga favorit almarhum istrinya Aisyah. Tak jauh di sana ada sosok wanita yang anggun dengan gamis putih dan jilbab senada dengan gamisnya. Wajahnya yang berseri menambah kecantikan di wajahnya. la tersenyum dan menghampiri Irsyad.
" Assalamualaikum mas, kabar mas bagaimana, Alhamdulillah Aisyah baik disini mas. Mas juga harus baik ya disana ya, Aisyah ikhlas mas, jika mas membangun rumah tangga kembali. Mas coba ya buka hati mas untuk perempuan yang sangat sayang dengan putri kita. Mas jangan terbelenggu dengan masa lalu ya mas, mas harus tetap berjalan ke depan, tuntun putri kita, Aisyah iklas kalau mas menikah lagi." Aisyah tersenyum lembut dan mendekati Zafran.
__ADS_1
"Aisyah pamit ya mas, sekarang Aisyah sudah lega melihat putri kita bisa tertawa bahagia. Mas dan Aya harus selalu bahagia. Dan Aisyah akan slalu di sini ( Aisyah mengarahkan tangannya ke dada Irsyad), Di hati mas. " Aisyah tersenyum kembali dan berbalik badan berjalan menjauh dari Zafran dengan senyuman yang masih menempel si pipinya.
"Dek jangan tinggalin mas dan putri kita dek, dek jangan pergi dek,dek..dek.." Irsyad mengigau memanggil istrinya di dalam mimpinya.
"Astagfirullah hal adzim". Irsyad terbangun dari tidurnya karena bermimpi bertemu dengan Aisyah, diapun beristigfar.
"Ya Allah jika mimpi ini bertanda baik untuk hamda dan putri hamba, hamba akan mencoba nya."
"Allahu Akbar. Allahu Akbar."
Zafran dengan hati-hati mengelus pipi Aya dan bertubi-tubi mencium pipi putrinya.
__ADS_1
" Sayang, Daddy berjanji akan mewujudkan impianmu untuk menjadikan bunda Ifa menjadi bunda kamu nak. Do'ain Daddy ya, semoga keinginanmu di sambut baik juga oleh bunda Ifa." zafran berbicara lirih agar tidak membangunkan putrinya sambil mengelus rambut Aya dan mencium dahinya dengan sayang.
Zafran turun dari atas tempat tidur menuju kamar mandi untuk berwudhu.
Setelah sholat ia menuju ranjang untuk mencari handphonenya. "Apa coba WA Ifa saja ya, hahhhh. Bismillah dicoba saja." Irsyad bermonolog sendiri.
📤Me.
"Assalamualaikum.."
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....