
" Aduh Arion ganteng, kenapa cacing di bawa pulang, apa di rumah ini kekurangan cacing?." Nova merasa geli melihat cacing tanah yang besar menggeliat.
" Cacing nya sakit mangka nya di bawa pulang sama Arion." Jawab Mesya yang menjawab sama seperti Arion kata kan
" Gawat bagaimana besok, dia ketemu ular dan di bawa pulang, bisa bisa rumah ini menjadi kebun binatang." Seru Nova sambil bergidik ngeri membayangkan apa yang di katakan tadi.
" Binatang melata berkeliaran." Sambung Nova lagi.
Davit putra Nova ingin turun, bermain dengan Arion.
" Jangan Vit, nanti Davit maem itu cacing, Davit kira itu nanti mie." Kata Nova kepada putra nya.
" Arion sayang buang cacing nya ya." Pinta Mesya pada putra nya, yang suka sekali memelihara hewan.
Tidak seperti ke dua kakak nya, Arka dan Ran yang lebih suka berada di dalam ruangan dengan menggambar dan mewarnai.
" Mereka sakit bun." Arion tetap bersikeras untuk mempertahankan cacing nya.
" Begini ya sayang, biar cacing nya sembuh, dan tidak sakit lagi, cacing nya harus di kubur di dalam tanah." kata Mesya kepada putra nya yang sedikit berbeda dengan saudara kembar nya.
" Betul bun, nanti cacing nya akan sembuh. " Tanya Arion dengan mata berbinar.
" Iya, tanam cacing nya ya, ayo cacing nya di bawa, mbak Tia, tolong bantu Arion kubur cacing nya ke tanah ya." Pinta Mesya.
__ADS_1
" Ayo dedek kita tanam ya cacing nya." Tia membawa Arion ke taman belakang untuk menanam cacing.
" Kenapa Arion suka sekali dengan hewan, di belakang seperti kebun binatang." Tanya Nova.
" Aku juga heran Nov, Arka dan Ran tidak seperti Arion. Mereka cukup di beri buku untuk mewarnai sudah cukup dan membuat mereka betah berada di dalam kamar". Mesya menghela nafas nya.
" Mereka kembar tapi sifat mereka sangat berbeda, cara berpakaian saja mereka beda tidak mau sama." Ucap Nova.
"Ah pusing aku Nov." Keluh Mesya
Mesya duduk di sebelah Nova dan mwngambil Davit untuk duduk di pangkuan nya.
" Vit, nanti jangan seperti kak Arion ya. " Kata Mesya kepada Davit.
" Cika di sini." Tanya Nova pada Mesya.
" Iya tadi pagi di titipkan di sini" Jawab Mesya
" Yeni masih di rawat?." Tanya Nova.
" Iya kak Adit sekarang lagi tungguin Yeni di RS." Jawab Mesya.
" Kak Adit lagi kejar setoran, saking ingin nya anak laki laki." Ucap Nova
__ADS_1
" Kamu tidak ingin nambah lagi Nov?". Tanya Mesya pada Nova.
" Ingin, tapi jika belum rejeki bagaimana coba?." Jawab Nova.
" Terus lah berusaha, lagi lagi coba lagi coba lagi lagi sampai membuat kesebelasan." Jawab Mesya dengan tertawa lepas
" Semoga yang ini sesuai dengan keinginan nya." Lanjut Mesya.
"Kamu sendiri kapan nambah nya Sya?." Tanya Nova.
" Cukup, aku nyerah, ketiga ini saja aku pusing, yang dua tidak buat pusing, Arion!! Aku kibarkan bendera putih dulu an, jika mau nambah tunggu mereka sudah berusia 10 tahu." Jawab Mesya.
" Kak Ray, apa tidak ingin anak perempuan?." Tanya Nova.
" Abang tidak terlalu berharap, abang juga tidak menyuruh Mesya hamil lagi, mungkin abang juga repot menghadapi ke tiga jagoan nya yang setiap hari sudah membuat kepala pusinh
Setelah ke tiga jagoan Ray dan Mesya tidur.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1