
" Sayang siap-siap nanti malam dandan yang cantik ya kita akan dinner berdua Ara nanti sore titipkan saja sama sasi atau azel biar nginep di rumah bunda dulu saja." ujar langit sambil memeluk senja dari belakang pantulan kedua nya terlihat dari cermin aroma parfum maskulin menguar membuat senja terbuai betah di pelukan suami nya.
" Hm gimana cara ngerayu Ara eh kakak takut nangis kalau di tinggal lama." Ucap Senja menatap suaminya.
" Kamu pikirkan sendiri saja sayang, alasan nya apa, pokok nya mas ingin qualiti time dulu sama kamu, kan kita belum pernah ada kesempatan berdua saja seperti honeymoon, anggap saja nanti kita honeymoon ya, dan kita habiskan waktu berdua saja." ucap Langit, lalu membalikkan badan Senja untuk menghadap nya , tangan nya memeluk erat pinggang sang Istri.
Langit memulai ciuman dengan lembut, Senja melingkarkan tangan nya ke leher Langit, ciuman lembut berubah menjadi saling memanggut, salin membelit lidah, ke dua mata mereka terpejam meresapi sensasi.
" Sudah dulu sayang, bisa bisa mas tidak jadi kerja ke kantor." Lirih Langit serak, dia menyatukan kening, setelah mengakhiri ciuman panas karena kehabisan nafas.
" Hm mas sendiri yang mulai." Sahut Senja manja, ke dua pipi nya sudah berubah warna seperti kepiting rebus setiap kali mendapatkan serangan dadakan dari Langit.
" Mas tuh pengen nya ngamar terus kalau lihat pipi sayang seperti ini." Langit mengecup gemas ke dua pipi Senja.
" Sudah ah keburu siang mas." Senja mendorong dada Langit karena tidak selesai selesai menciumi nya. Setelah sampai di depan rumah, Langit mendekati telinga Senja.
__ADS_1
" Jangan lupa nanti malam ya." Ucap Langit dengan kerlingan mata genit nya.
" Iya sayang." Jawab Senja malu
Langit langsung menghentikan langkah nya.
" Mas Suka mendengar nya, sekali lagi dong yank." Ucap Langit
" Iya sayang." Senja menekan kata nya, senyum manis tersungging dari bibir nya.
" Gimana tidak betah di rumah coba, lihat istri manis seperti ini." Langit mencubit gemas hidung mancung Senja sampai berbekas merah, di cium nya lagi sekilas bibir Senja lagi.
Sore hari nya, Senja mengtarkan Ara ke rumah bunda, sebelum nya dia sudah bicara dengan Azell dan Sasi mau nitip Ara malam ini, dengan di bujuk akan di kasih kelinci kalau mau bobok denga onty nya malam ini, Ara akhir nya mau.
Senja tersenyum melihat chat dari suami nya yang mengingatkan lagi untuk siap siap, jam menunjukkan pukul 17.00 sore, dia memilih untuk luluran dan maskeran agar tampil fresh demi menyenangkan suami nya.
__ADS_1
Selesai sholat magrib, Senja memakai gaun berwarna maron dari hantaran yang belum pernah di pakai nya.
Di padu padankan dengan pasmina cream dan mengaplikasikan riasan tipis di wajah ny, lipstik mate berwarna pink.
Tanpa perlu ber-make up, kecantikan terlihat natural, enak di pandang.
Senja sudah menyiapkan juga pakaian untuk langit kemeja slimfit maroon dan celana chinos warna krem.
" Sayang sudah siap?." Tanya langit yang tiba-tiba muncul dengan senyum senja menoleh dia sedang merapikan pashmina depannya agar rapi menutupi dada.
" sudah mas ini bajunya sudah aku siapin di atas tempat tidur." jawabnya senja.
" Bagus!!! Jadi matching...." Langit mengomentari baju yang siap di pakai nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...