
" Maaf pak Kyai, saya mohon maaf yang sebesar besar nya, kalau boleh tahu ini ada apa ya? apa saya telah melakukan kesalahan, sehingga saya di panggil ke sini?." tanya Zafran.
" Tidak nak, maaf kan bapak juga, karena telah membuat kamu bingung, ini ada yang ingin bertemu dengan kamu Nak." ucap pak Kyai sambil menunjuk seseorang yang ada di depan nya.
Zafran dengan spontan, langsung menatap orang tersebut, dan orang tersebut membalas dengan senyuman.
" begini nak Zafran, beliau ada perlu dengan kamu, kami di sini sudah mendengar apa tujuan beliau ingin bertemu dengan kamu, namun alangkah baik nya biar beliau saja yang mengatakan apa yang telah ingin beliau katakan kepada nak Zhafran, pak Doni, silahkan apa yang ingin bapak katakan kepada nak Zhafran." ucap pak Kyai.
__ADS_1
" ehem, begini Nak Zafran, mohon maaf kalau saya telah membuat nak Zafran bingung, saya juga ikut majelis taklim di sini sudah lama, dan saya juga sudah lama memperhatikan nak Zhafran, emm langsung saja ya, dari pada muter muter, tadi saya sudah mengatakan kepada pak Kyai Soleh dan pak Ustad kalau tujuan saya kesini adalah, saya ingin menjadikan nak Zhafran menjadi menantu saya, maaf mungkin ini membuat nak Zhafran terkejut, namun itu lah tujuan saya ke sini, saya memiliki putri bernama Aisyah, putri saya ber usia 30 tahun, Aisyah itu seorang wanita karir, dia bekerja di salah satu bank swasta di Jakarta, dan apa mungkin dia terlalu mandiri, sehingga sampai saat ini ia belum mendapatkan jodoh nya, mungkin nak Zafran akan menolak apa yang telah saya ucapkan namun karena perbedaan usia yang dimana usia nak Zafran masih berada di bawah putri saya, tapi tolong untuk di pertimbangkan lagi." ucap pak Doni dengan raut muka penuh harap.
" Begini pak Doni, ada beberapa yang mau saya katakan,
apa bapak sudah mengatakan kepada putri bapak mengenai hal ini?
__ADS_1
saya secara pribadi tidak pernah keberatan mengenai usia pak, namun mengenai pernikahan adalah suatu hal yang sangat sakral, jadi saya mohon minta waktu untuk saya sampaikan kepada keluarga saya, namun saya mau memiliki istri yang tidak berkerja, saya hanya ingin melihat di saat saya pulang sudah ada istri yang selalu menyambut saya dengan senyuman dan mendidik anak anak dengan tangan nya sendiri, karena bagi seorang anak, ini adalah madrasah pertama nya, bukan nya saya melarang istri saya untuk berkembang, namun saya ingin memiliki seorang istri seperti bunda saya, yang selalu menemani ayah saya dimana pun beliau berada, dan pasti nya bapak juga sudah tahu tentang pekerjaan saya, apa bapak siap untuk melepaskan putri bapak untuk menemani dimana pun saya bertugas, dan begitu pun dengan putri bapak?." tanya Zafran.
" karena kehidupan seorang istri abdi negara sangat lah jauh dari istri istri pada umum nya, yang dimana harus rela di tinggal beberapa hari bahkan bisa sampai 1 tahun demi pengabdian kepada negara, dan gaji saya juga tidak seberapa pak, bahkan mungkin gaji putri bapak lebih banyak dari pada gaji saya." ucap Zhafran menghembuskan nafas nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....