Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 157


__ADS_3

"Simpanlah kerapuhanmu dengan do'a yang akan menghantarkanmu menuju sebuah kebahagiaan" Setelah acara lamaran yang diadakan 2 hari yang lalu, hubungan El dan Zafran menjadi semakin dekat.


Mereka saling terbuka dan membangun komunikasi untuk mempererat hubungan mereka. Setiap hari mereka akan bertukar kabar dan Zafran pun tidak sungkan untuk antar jemput El menuju ke tempat mengajar nya.


Panggilan untuk merekapun berubah, jika dulu Zafran memanggil El dengan sebutan nama sekarang merubahnya dengan tambahan dek untuk menghargai El sebagai calon istrinya.


Tok..tokk.tokk. .


Pintu rumah El pun di ..... ketuk


Ibu yang mendengar pintu rumahnya di ketuk pun menuju pintu depan untuk membukanya.


Ceklek..


"Assalamualaikum bu." Ucap Zafran dengan mencium tangan calon mertuanya.


"Waalaikum salam, eh nak mo jemput El ya ?" Jawab ibu


"lya bu, ayo sayang salim dulu sama nenek." Pinta Zafran kepada Aya yang pagi ini ikut menghantar El.


"Asalamualaikum nenek." Ucap Aya dengan mencium tangan ibu.


"Waalaikum salam sayang, ayo masuk sayang sekalian sarapan bareng ya." Pinta ibu kepada Zafran dan Aya.


"Terimakasih bu, malah merepotkan." Merekapun berjalan menuju ruang makan dimana disana sudah ada ayah Handoko.


"Oh ada cucu kakek." Ucap aya Handoko yang menghampiri Aya.

__ADS_1


"Asalamualaikum kakek." Aya pun sama menghampiri ayah Handoko untuk mencium tangannya dan diikuti oleh Zafran di belakangnya.


"Ayo nak kita sarapan bareng." Ajak ayah Handoko.


"Terimakasih yah." Jawab Zafran


"Mommy mana kakek " Tanya Aya


"Mommy masih di kamar nak." Jawab ayah Handoko.


"Kakek, Daddy aya boleh manggil mommy di kamal ?." Pinta Aya dengan nada polosnya.


"Boleh sayang, ayo nenek antar !" Ajak ibu kepada Aya.


Aya pun berdiri diantar ibu yang telah selesai menyiapkan makanan untuk sarapan menuju kamar El.


Apalagi ketika zafran mengabarinya akan mengantarkannya ke sekolah bersama Aya, El pun bersemangat dan juga menyiapkan bekal untuk Aya dan Aina.


Nasi, tumis brokoli dan chicken Teriyaki menjadi menu pilihan El untuk bekal Aya dan Aina pagi ini. Aya di gandeng oleh ibu menuju lantai atas dimana kamar el berada.


"Nenek kamal bunda mana ?" Tanya Aya


"Itu sayang yang ada gorden warna biru." Jawab ibu.


Setelah sampai depan pintu, Aya pun mengetuk pintu kamar El.


Tok..tok..tok...

__ADS_1


"Asalamualaikum mommy "Teriak Aya di depan pintu kamar El.


Karena mendengar teriakan suara Aya di depan, El pun berjalan menuju pintu untuk membukanya.


Ceklek..


"Waalaikum Salam, eh anak mommy udah datang ya." Jawab El dengan mensejajarkan tubuhnya setinggi Aya.


"Udah mommy." Jawab Aya dengan mencium tangan El.


El pun membalasnya dengan mencium pipi Aya. Ibuyang melihat interaksi putrinya dengan Aya merasa sangat bahagia.


"Kamu tampak bahagia nak, ibu berharap akan selalu melihat senyum bahagiamu setiap hari nak." Do'a ibu didalam hati nya.


"Ya udah ibu ke bawah dulu ya, cepetan calon suami kamu sudah di meja makan." Ucap ibu


"Baik bu, El mau pakai kerudung dulu " jawab El.


" Sayang ayo masuk dulu mommy mau pakai kerudung dulu." El mengajak Aya masuk ke dalam kamarnya.


Aya menganggukkan kepalanya dan mengikuti El menuju ke dalam kamar.


Sedangkan ibunya kembali ke meja makan.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2