Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 158


__ADS_3

"Sayang duduk disini dulu ya..."Pinta El dengan mendudukkan Aya di atas tempat tidur


"Siap mommy." Jawab Aya dengan memainkan kakinya.


El pun tersenyum mendengar jawaban Aya. El berdiri di depan kaca riasnya untuk melanjutkan memakai kerudung yang tertunda.


Setelah selesai membenarkan kerudungnya, El pun mengajak Aya untuk turun ke bawah.


"Sayang, kita sekarang kebawah ya. " Ajak El yang sudah siap mencangklong tas kerjanya di belakang pundaknya.


Mengingat tentang tas punggung, El teringat dengan pertemuan awal dengan Zafran.


El tersenyum sendiri mengingat masa lalu tersebut.


"mom mommy.... ." Panggil Aya dengan menggoyangkan tubuh El.


El yang mendengar panggilan Aya, sadar atas lamunannya.


"Eh ya sayang, maaf." Ucap El.


"Mommy kok diem saja tadi?." Tanya Aya


"Mommy tadi lagi berfikir anak mommy kok cantik sich." Puji Eluntuk menyembunyikan dirinya yang tadi melamunkan masa lalunya.


"Sekarang kita kebawah ya." Ajak El.


El menggandeng Aya menuju ruang makan. Mereka tampak seperti sepasang ibu dan anak.


Zafran yang melihat kehadiran merekapun tampak bahagia.

__ADS_1


"Maaf ya mas, mas jadi nunggu lama." Ucap El mendudukkan dirinya ke kursi sebelah kanan Zafran setelah mendudukkan Aya di sampingnya.


"Nggak apa apa dek ini juga tadi di ajak ngobrol ayah." Jawab Zafran.


"Nak, itu nak zafran ambilkan makanan dulu." Pinta ibu.


"Baik bu." Jawab El dengan mengangkat piring depan zafran dan mengisinya dengan nasi tumis brokoli dan ayam teriyaki yang dimasak El.


"Silahkan mas." Ucap El


"Terimakasih dek." Jawab Irsyad.


El pun menjawab dengan senyuman.


"Aya mau makan apa nak?" Tanya El kepada Aya.


"Siap tuan putri." El pun mengambil roti yang diolesi selai stroberi untuk Aya.


Setelah melayani Aya dan Zafran, El pun mengisi piring nya dengan makanan yang sama seperti Zafran.


Ayah Handoko yang melihat pemandangan di pagi hari ini sangatlah bahagia, beliau seperti melihat putri bungsunya yang sedang melayani suami dan anaknya.


"Sayang tadi mommy udah buatin bekal untuk Aya dan Aina seperti ini." Tunjuk Salma pada makanan yang ada di meja makan.


" Nanti di makan ya waktu istirahat."Pinta El.


"Siap mommy, Aya sayang mommy." Ucap Aya dengan memeluk El.


"Mommy juga sayang Aya." El pun membalas pelukan Aya.

__ADS_1


"Sekarang sarapannya di habisin dulu yu nanti terlambat lo ke sekolahnya." Ajak El.


Mereka menikmati sarapan pagi hari ini dengan sangat bahagia, terutama ayah Handoko dan ibu beliau sangat senang dengan kehadiran zafran dan Ay di rumahnya membuat suasana rumah menjadi ramai.


Setelah selesai dengan sarapan mereka, ayah Handoko pamit untuk berangkat bekerja dan di susul oleh zafran, El dan Aya.


Sebelum mengantar El ke tempatnya mengajar, zafran mengantar putri kecilnya ke sekolah.


Di dalam mobil, Aya tidak lepas dari El. Dia tidak mau duduk di kursi penumpang. Aya meminta untuk duduk dipangkuan El.


Dengan senang hati El pun memangku Aya di kursi samping pengemudi.


El dan Aya tertawa dan bercanda ketika berada di perjalanan. Mobil menjadi ramai.


Zafra hanya menanggapi kecerewetan kedua wanita yang beda usia dengan senyuman yang selalu mengembang di bibirnya.


"Dek." Panggil Zafran kepada El dengan masih fokus mengemudi.


"Ya mas." Jawab Rl dengan menengok ke arah Zafran.


" Besok mas berangkat tugas kembali." Ucap Zafran.


" Jam berapa mas berangkat ?" Tanya El.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2