Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 46


__ADS_3

" Tuan saya minta maaf kalau sudah menyela pembicaraan tuan dengan mbak Mesya, mbak Mesya ini adalah dokter tuan." Sahut Tia


" Apa benar itu nak? Ray kamu jangan seperti itu terhadap nak Mesya, kita dengar dan ikuti dulu, apa salah nya kalau Langit tinggal semalam disini lagi, kita juga akan ikut tidur disini menemani Langit." Jawab bu Ratna sambil membelai punggung Ray agar emosi Ray mereda.


" Maaf bu, iya benar, tapi saya masih kuliah mengambil spesialis anak, saya mohon maaf pak, atas ucapan saya barusan, dan membuat bapak tidak enak, kalau begitu saya mohon undur diri bu, pak dan mbak, semoga malam ini Langit bisa tidur dengan nyenyak, Assalamualaikum." Ucap Mesya sambil mencium tangan bu Ratna dan bersalaman dengan Tia, sedangkan dengan Ray hanya mengatupkan kedua tangan nya saja


Setelah Mesya keluar dari kamar rawat inap Langit, Ray langsung menjatuhkan punggung nya ke punggung sofa, Ray masih tidak terima atas ucapan Mesya barusan, bu Ratna yang tahu langsung duduk di sebelah Ray.


" Nak." Panggil ibu


" Bu, aku tidak mau terjadi apa apa dengan Langit bu, langit adalah putra ku, kenapa wanita itu dengan mudah berkata yang tidak tidak terhadap putra bu, cukup Fina saja yang pergi meninggalkan aku dan Langit, aku tidak mau kalau Langit juga ikut meninggalkan aku bu." Ucap Ray dengan tangan yang menutupi wajah nya.

__ADS_1


" Nak, dengerin ibu, tadi nak Mesya kan hanya menduga saja..." Ucapan ibu di cela oleh Ray


" Tapi kalau benar gimana bu? apa kita bawa pulang Langit saja ya, Ray mohon, Ray tidak mau kalau Langit meninggalkan kita bu, Langit lebih memilih bersama dengan Fina dari pada dengan kita bu." Ucap Ray


Bu Ratna menarik kepala Ray dan meletakkan di pangkuan nya, bu Ratna membelai kepala putra semata wayang nya itu.


" Nak, apa yang kamu rasakan ibu juga merasakan, kamu ingat kita punya Allah, berserah diri lah kepada Allah, dan kamu harus berfikir positif kalau Langit tidak kenapa kenapa dan Langit sehat, kalau kamu bawa pulang Langit sekarang tanpa memeriksa kondisi Langit apa kamu sudah siap kalau terjadi apa apa dengan Langit nanti nya, saat Langit berada di rumah, saran ibu, lebih baik bairkan Langit di periksa secara mendetail dulu sebelum di bawa pulang kita, biar kita bisa bernafas lega tanpa ada rasa sesak di dada kita nak, ingat ibu dan ayah akan selalu ada buat kamu, jangan ambil keputusan sendiri ya." ucap ibu


" Iya nak." Jawab ibu


Keesokan hari nya

__ADS_1


Lebih tepat nya pukul 10.00 pagi Mesya ikut mendampingi dokter anak di RS tersebut, saat Mesya keluar dari ruangan Langit semalam, Mesya langsung menghubungi dokter anak dan mengatakan apa yang ia lihat saat Mesya menggendong Langit kemarin.


Dokter itu pun mengiyakan atas permintaan Mesya, akhir nya tepat hari ini Langit menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui apa benar dugaan Mesy kemarin.


Pukul 11.00 siang Langit di bawa oleh Dokter anak untuk memulai pemeriksaan, Ray, bu Ratna dan Tia menunggu di depan ruang pemeriksaan Langit, sedangkan pak Rio masih dalam perjalanan menuju RS.


5 jam sudah mereka menunggu Langit di depan ruangan tersebut, tidak ada dari mereka yang pergi dari sana kecuali hanya sholat untuk makan saja tidak mau


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2