
"Assalamualaikum bi." Ucap zafran.
"Waalaikumsalam den, Non Aya tidur ya den. Biar bibi bantu den." Ucap bi ljah kepada zafran.
"Tidak usah bi, biar saya saja. " Tolak zafran.
"Ayah dan bunda kemana bi ?" tanya Zafran mencari keberadaan orangtua nya.
"Nyonya dan tuan sedang di ruang keluarga den."Jawab bibi.
"Ya udah kalau begitu bi, saya masuk dulu mau menaruh Aya di kamar." Pamit Zafran.
"Baik den." Jawba bibi dan Zafran berjalan menuju kamarnya. la akan menaruh Aya di kamarnya.
Karena zafran di rumah, Aya tidur bersamanya meskipun Aya punya kamar sendiri.
Apalagi Nisa masih cuti pulang kampung.
Zafran berjalan melewati ruang keluarga dimana disana sudah ada ayah dan bunda nya yang sedang asyik menonton televisi.
"Assalamualaikum yah bun." Ucap zafran
__ADS_1
" Waalaikum salam" jawab bunda dan ayah bersama.
"Udah pulang nak ?" Tanya bunda yang melihat putranya pulang bersama cucunya di gendongan.
"lya bun, zafran masuk dulu ya mo naruh Aya.
"Ya udah cepet taruh putrimu di kamar." Ucap bunda.
" Baik bun." Jawab zafran berjalan menuju kamarnya.
Setelah membuka pintu kamarnya, Zafran menaruh Aya di ranjang dan mencopot jilbab dan sepatunya.
Zafran sudah selesai melaksanakan sholat nya. la menuju ranjang dan ikut berbaring di samping putrinya.
la mengamati wajah putrinya yang sangat mirip dengan almarhumah istrinya. Dia juga berfikir dengan permintaan Aya.
"Sayang, daddy sedih jika melihat kamu menangis nak. Daddy akan berusaha semaksimal Daddy untuk membahagiakan mu. "Ucap Zafran lirih agar tidak membangunkan putrinya.
"Apa ini waktunya kamu membutuhkan bunda nak ?" tanya Zafran sambil mencium kening Aya.
"Apa yang harus dadyy lakukan? apa Tante cantik cocok untuk jadi bunda untukmu ? Apa harus meminta pendapat bunda tentang Ifa? Mungkin bertanya dan meminta pendapat bunda bisa mengurangi beban pikiranku." Ucap Zafran dan masih mengecup kening putrinya. Zafran pun memejamkan matanya dengan memeluk Aya. Tak terasa ia pun ikut menyusul putrinya menuju alam mimpi.
__ADS_1
Setelah kemarin malam Zafran berfikir tentang permintaan Aya, paginya setelah Zafran mengantar Aya ke sekolahnya, la akan mencoba berbicara kepada bunda nya. Meminta pendapat dan saran yang terbaik untuk putrinya.
Zafean akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat putrinya bahagia. Setelah bangun dan menunaikan kewajibannya, Zafran menyiapkan perlengkapan Aya ke sekolah.
la mengambil seragam apa yang di pakai hari ini. Kurang 1 minggu lagi Irsyad kembali ke tempat ia bertugas. Sehingga sisa waktu liburan ini akan di manfaatkan Zafran untuk melayani putrinya seperti menina bobok kan, memandikan dan mengantar Aya ke sekolah.
Jam menunjukkan pukul 06.00 pagi. Zafran mulai membangunkan putri kecilnya.
"Sayang, ayo bangun sudah pagi ini nanti telat lo ke sekolah." Zafran membangunkan Aya dengan menepuk-nepuk punggung Aya. Karena merasa tidurnya terganggu, Aya pun mulai sedikit membuka matanya.
" Aya masih ngantuk Daddy." Ucap Aya yang memanyunkan bibirnya karena merasa tidur nya terganggu.
" Ya udah kalau putri daddy nggak bangun nanti dadyy nggak mau ah nganterin Aya ke sekolah." Goda Zafran kepada Aya.
"Antelin dong daddy, Aya maunya di antelin daddy." Rajuk Aya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1