Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 15


__ADS_3

Terima kasih wahai Allah…kau telah menitipkan amanat kepada ku dan isteri ku…seorang anak laki-laki,dan itulah kamu…. semoga menjadi pembawa pelita agamamu. Amin…amin…amin…ya mujiba saailiin.


Anakku Ran


Ayah dan Ibu menghadiahkan sebuah nama dengan Kalandra Zhafran Khary Alfarizi dengan panggilan sayang Ran . Nama pemberian orang tua…mengandung do'a dan harapan yang tersimpan di dalam nya. 


Anakku Ran


demi waktu terlewati, hari berganti minggu, berganti bulan tentu telah banyak menyimpan ratusan bahkan ribuan kenangan. Adakala nya indah dan manis penuh kebahagiaan, suka dan gembira.


Tapi tentu saja tidak sedikit pula pengalaman pahit, getir, sedih, perih dan pedih dalam menjalani hidup bersama ibu,ayah dan adikmu. Itu semua menjadi khazanah kita dalam menapak kehidupan ini. 


Ayah ingin tegaskan kembali seperti yang dulu pernah ayah pesankan kepada kakakmu Yayam pada momen pernikahan…sejatinya hanya ada dua dimensi dalam hidup ini,yaitu: 


“Bersyukur dikala mendapat kebahagiaan, dan ketika mendapat ujian dan cobaan dari Allah. Swt”.   

__ADS_1


Camkanlah anakku…” Iman” adalah kekayaan kita yang paling autentik dan paling berharga. Itulah fondasi hidup dan tumpuan yang kokoh.       


Anakku RAN


Kalaupun bund adan Ayah ditanya wasiat apa yang ingin disampaikan…, ketahuilah bukan harta yang dapat ayah dan Ibu wasiatkan, karena harta yang menyelamatkan kita,bukan yang dijaga oleh harta sebaliknya sebaliknya kitalah yang harus menjaga. Bukan pula pangkat dan kedudukan,karena pada saatnya Allah akan membuatnya. Ibu dan Ayah hanya berharap…dan camkanlah benar-benar dalam benakmu…anakku :  “keteguhan Iman , tegakkanlah shalat dan berbuat baiklah kepada semua”. Itulah yang insya Allah menyelamatkanmu dari bencana dunia dan akhirat.


Anakku RAN


Waktu terus berjalan, jam dindingpun terus Anda, tak seorangpun yang dapat memutar balik semua peristiwa itu. Dua puluh tujuh tahun sudah, engkau dalam rengkuhan keluarga. Rasanya tak mungkin lagi bunda dan Ayah untuk menahan putaran masa. Demikian itu sudah menjadi sunatullah,…Allah telah mempergilirkan sejarah di antara manusia termasuk kita.


anak ku Ran.


jelaslah bahwa pernikahan itu hanya sekedar menemukan pasangan hidup untuk kebutuhan biologis.


Tetapi dari segi sosiologis adalah memadukan dan mengabaikan dua keluarga besar.Isteri yang kau pilih berasal dari Jambi,sementara engkau dari Jakarta.

__ADS_1


Sadarilah bahwa dua keluarga, pasti memiliki adat,kebiasaan dan budaya yang berbeda. Hendaklah kalian berdua tidak dapat memiliki dua bangunan itu dalam satu fondasi yang kokoh.


Pandang dan ambillah sisi-sisi positip dari kedua belah pihak,untuk menutupi sisi-sisi negatip masing-masing pihak. Karena Allah Swt.akan memberkahi dan merahmati bagi semua hambanya yang berpandangan positip – “khusnu dzan”-. Ibu dan Ayahmu hanya membekali do'a dan restu semoga rukun-rukunlah selalu dalam membangun mahligai hidup ini.


Semoga berkah dan rahmat Allah melingkupi di berdua.


Anakku Desmi Aviena Medina (Ismed)


Dengan keputusanmu memilih pasanganmu,menjadi pendamping hidup,…ini mengandung dua makna; pertama kau telah menggabungkan dua keluarga besar yang berarti memiliki dua orang tua, yakni orang tua kandungmu dan orang tua isterimu.


Hendaklah kau baktimu mertuamu,seperti kau berbakti kepada kedua orang tuamu.


Kaupun juga wajib menghormati seperti kau menghormati kedua orang tuamu. tuamu.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2