
Fajar langsung membawa Nita ke dalam pelukannya, Fajar berkali kali mengecup pelipis Nita dengan penuh kasih sayang.
Fajar sudah salah, karena sudah menyakiti hati seorang wanita begitu dalam, bahkan cinta yang di berikan Nita kepada nya lebih besar dari pada cinta yang Mona berikan, bukan nya mau membandingkan tapi itu lah kenyataan nya.
" Boleh sayang, itu sangat boleh, bahkan mas juga ingin selalu ada kamu di sisi mas, sampai maut memisahkan kita, mulai saat ini kita awali semua nya, Kuta bangun rumah tangga kita yang sesungguhnya, apabila kamu mengetahui keegoisan mas, kamu ingatkan ya, begitu pun dengan mu." Ucap Fajar kembali mencium pelipis istri nya.
Nita yang berada di dalam dekapan sang suami, merasakan begitu bahagia, begini kah rasa nya bahagia itu, selama ini ia hanya bisa melihat kebahagiaan tetangga nya, meskipun yang berkerja hanya satu orang saja, itu tidak membuat mereka kehilangan kebahagiaan, bahkan saat ini ia punya bisa merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa.
" Aku mau mas, aku mau." Ucap Nita kepada Fajar.
Fajar yang mendengar jawab istri nya, begitu merasakan kebahagiaan juga, mereka berdua merasakan bahagia yang begitu sangat terlihat, mereka berdua akhir nya tidur dengan posisi Ben berada di tengah tengah mereka berdua.
Ke esok hari nya, tepat pukul 03.30 pagi hari.
Nita di kejutkan dengan tiba tiba perut nya mual, bahkan ia tidak sempat memakai sandal rumah nya dan langsung berlari ke dalam toilet.
" huwek.... huwek.... huwek...." Nita mengeluarkan isi yang berada di dalam perut nya.
fajar yang mendengar suara berisik dari dalam toilet langsung menyusul, ia penasaran suara apa itu.
__ADS_1
fajar berjalan dengan cepat saat tahu ada suara orang muntah muntah dari dalam sana.
" yank.... sayang." panggil Fajar sambil mengetuk kamar mandi.
Fajar yang tidak mendapatkan jawaban dengan segera mengetuk lebih keras lagi.
" Yank... buka pintu nya, jangan buat mas cemas, kamu kenapa?." ucap Fajar lagi.
ceklek...
pintu kamar mandi terbuka, Nita keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang lemas, berjalan sambil berpegangan dengan tembok.
" mas mendengar suara orang muntah, jadi mas langsung ke sini, kamu kenapa Yank... apa yang kamu rasakan, sudah kamu duduk dulu ya, mas buatkan teh hangat." ucap Fajar.
beberapa saat kemudian...
" Ini teh nya yank.. di minum, mumpung masih hangat." ucap Fajar.
Nita tidak menjawab ucapan dari suami nya, ia hanya mengangguk kan kepala nya saja.
__ADS_1
" Alhamdulillah sudah mendengian,." ucap Nita
" Nanti periksa ya, mas tidak mau kalau kamu sampai sakit, maaf kan mas ya sayang, mungkin kamu kerepotan mengurus mas dan Ben, jadi kamu sampai lupa untuk menjaga kesehatan kamu sendiri." ucap Fajar dengan rasa khawatir.
" tidak kok mas, itu kan sudah kewajiban aku sebagai istri dan ibu, hitung hitung juga belajar jadi ibu, apabila suatu saat nanti kita di beri kepercayaan oleh Allah memiliki anak." ucap Nita dengan tersenyum.
" Ammmiiin, semoga ya sayang." ucap fajar membalas senyuman Nita.
🥀🥀🥀🥀🥀
Untuk kakak kakak semua, pasti banyak yang tanya kapan cerita Arion kak, nah ini saya jawab ya, sebentar lagi kok kak, cerita Arion akan hadir, di bulan ini juga, jadi Stay terus ya kak, untuk cerita Zafran dan El sebentar lagi juga akan End.....
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1