Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 55


__ADS_3

" Ok, cepat baikan bro." Jawab David berteriak yang entah di dengar oleh Langit yang sudah keluar dari pintu apartemen David.


...🍀🍀🍀🍀...


" Papi." Ara berlari sambil terisak saat melihat papi nya datang, ia memeluk kaki papi nya dengan erat sambil menangis kencang.


" Cup cup hei jagoan papi jangan menangis ah jelek, kenapa hmmm kangen sama papi ya." Ucap Langit sambil meraih Ara lalu mengendong nya serta menciumi ke dua pipi nya.


" Tadi siang aku ajak ke mall untuk main, di mall Ara masih anteng, tapi setiba nya di rumah nanyain papi terus, sudah aku bujuk bujuk tetap saja menangis terus." Ucap Devi sambil menghela nafas nya karena lelah. menghadapi anak nya, tadi ia dan bik Surti tidak mampu menenangkan Ara.


Langit diam tidak menanggapi ucapan Devi istri nya, ia terus mengelus elus kepala Ara yang masih terdengar isakan kecil sisa sisa nangis nya, setelah mereda lalu ia bawa anak nya naik ke atas menuju kamar nya.


" Sekarang kita bobok ya sayang, ini sudah malam, Ara tidak boleh tidur malam malam." Langit menepuk nepuk punggung anak nya yang tidur di samping nya masih dengan posisi tetap memeluk nya.


Ceklek


, terdengar suara pintu kamar di buka, Devi melangkah masuk ke dalam kamar dan melihat Ara sudah terlelap di samping papi nya.

__ADS_1


" Mau di pindahin ke box Pi?." Tanya Devi.


" Tidak usah, biar Ara tidur di tengah saja." Jawab Langit dengan datar.


" Papi dari mana seharian ini?." Tanya Devi sambil duduk di tepi ranjang, ia berbicara dengan suara pelan, takut kalau suara nya membangunkan putri nya


" Dari apartemen David, numpang tidur semalam tidak bisa tidur." Jawab Langit jujur masih dengan wajah datar nya.


" Oh.." hening kemudian, tidak ada lagi percakapan di antara ke dua nya, suasana tampak kaku dan dingin menyelimuti kamar mereka.


Di tempat Senja, hari ini adalah hari Senin, Senja berangkat kerja ke toko nya.


" Bismillah selamat datang hari Senin, saat nya menjemput rejeki." Ucap Senja sambil berdiri depan meja rias nya, memandang penampilan nya tampak memotivasi diri.


" Yah Bu, Senja berangkat ke toko dulu ya, Assalamualaikum." Senja menyalami tangan ke dua orang tuanya yang sedang duduk di meja makan menikmati pisang goreng.


" Hati hati bawa motor nya jangan ngebut, jangan lupa berdoa." Ucap Ayah.

__ADS_1


" Iya yah." Jawab Senja dengan berteriak karen posisi nya sudah berada di halaman rumah nya. Wajah cantik nya semakin bersinar karena aura semangat dan ceria yang di tampilkan nya, Senja melajukan motor nya membelah jalan menuju toko tempat usaha nya.


" Deehhh kayak nya ada yang lagi jatuh cinta nih." Ucap Cika yang sedang menyusun pasmina untuk di bungkus.


" Siapa yang jatuh cinta kak Cika?." Tanya Dika ikut menimpali.


" Tuh bos besar kita." Jawab Cika sambil menunjuk Senja dengan dagu nya.


" Idih gosip dari mana tuh, ngarang aja kamu mah." Elak Yasmin sambil melotot kan mata nya ke arah Cika.


" Itu lihat wajah mu berseri seri gitu, seperti ada bunga yang bermekaran dimana mana." Ucap Cika sambil terkikik


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2