Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 107


__ADS_3

" sudah mas ini bajunya sudah aku siapin di atas tempat tidur." jawabnya senja.


" Bagus!!! Jadi matching...." Langit mengomentari baju yang siap di pakai nya.


" Mas Tidak mandi dulu?." Senja memperhatikan langit yang super ganti baju sudah dong tadi di kantor sengaja biar nggak lama dan saya nggak nunggunya lama juga." Jawab langit yang melipat lengan kemeja nya sampai siku badannya ramping berotot membuatnya tampil sempurna.


" Suamiku tampan sekali senja tersenyum memperhatikan suaminya yang sedang memasang ikat pinggang, langit menoleh dan tersenyum lebar. Langit mendekati Senja yang berdiri depan meja rias.


" Istri ku juga cantik sekali, bidadari surga ku..." Langit mengecup pipi Senja yang langsung merona, membuat Langit kembali tersenyum.


" Let's go sayang." ucap Langit yang menggandeng tangan Senja untuk keluar kamar.


Senja memakai highheels yang di pakai Senja membuat tinggi badan nya hampir sejajar dengan Langit yang tinggi nya 180cm.

__ADS_1


Langit sudah menitip kan rumah kepada bik Ida untuk mengunci nya dengan tertib karena mereka berdua arak pulang besok pagi.


Suasana roof top di sebuah hotel bintang lima terlihat romantis, berpadu sempurna dengan langit malam yang cerah bertaburan bintang, bulan tampak mengintip malu Malu menampakkan sinar nya di balik awan tipis.


Waiters membungkuk kan badan dan tersenyum ramah setelah selesai menatap hidangan di meja, di roof top itu tidak hanya mereka, ada beberapa meja yang juga terisi, sama sama berpasangan, untuk bisa makan malam di sini harus mereservasi dari siang agar mendapatkan tempat karena meja nya terbatas. Kolaborasi pemain piano dan saxsofon membawakan musik akustik dari lagu romantis menamabah suasa Syahdu.


" Indah sekali suasana nya ya mas, aku baru tahu ada tempat ini." Wajah Senja terpancar bahagia menatap sekeliling nya.


" Mas juga pertama kali lihat di sini, tadi mas buka sosmed, ternyata tempat ini recommended." ucap Langit.


" Ini sudah mas potongin." Langit menyerang kan piring nya menukar dengan piring Senja dengan menu yang sama.


" Terima kasih sayang." Sahut Senja tersenyum menatap mesra Langit sambil menopang dagu nya dengan satu tangan.

__ADS_1


" Ehhh, mas jadi grogi nih sayang, di lihatin seperti itu " langit menghentikan sejenak memotong steak nya, menatap hangat netra istri nya, Senja langsung terkekeh.


" Anggap saja ini lagi pacaran, kita menikah sudah hampir 2 bulan, baru sekarang ada waktu jalan berdua, biasa nya Ara selalu merecoki." Ujar Langit di sela makan steak.


" Aku sama sekali tidak mempersalahkan hal itu mas, kita mungkin dari awal di ditakdirkan, mas jangan menjadi beban karena kita tidak honeymoon, malah aku tidak tenang kalau meninggalkan Ara lama, kita berdua di kamar anggap saja sebagai honeymoon." Sahut Senja dengan tersipu malu.


" Aduh mama sudah tidak sabar pengen ngamar ya..." Langit tersenyum mengangkat dua alis nya.


" Isshhh mas konek nya langsung mesum deh." Senja mencibik, obrolan santai penuh canda tawa yang berlangsung, desert berupa pancake mango pun sudah habis di santap


" sayang apa kamu bahagia menikah dengan ku?." Tanya Langit dengan menggenggam tangan kanan Senja di atas meja yang kosong di bereskan oleh waiters tersisa 2 gelas minuman ice lemon tea.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2