Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 170


__ADS_3

"Makanya saya ingin memperbaiki semuanya. Aku tahu sampai saat ini kamu belum menikah karena kamu sangat mencintai aku." Jawab Rahman dengan percaya diri.


"Hah... Percaya Diri banget anda, dulu saya memang pernah mencintai anda. Itu dulu sebelum anda menyakiti saya dan keluarga saya. Saya sudah sabar menunggu anda disini dengan teganya anda bermain dengan perempuan lain. Dan apa yang ada bilang, saya belum menikah karena masih mencintai anda ?, anda salah karena luka yang anda torehkan ke hati saya membuat saya trauma untuk menjalin hubungan bukan karena saya masih cinta dengan anda." Jelas El


" Tolong beri aku kesempatan sekali lagi untuk memperbaiki semuanya." Bujuk Rahman dengan meraih tangan El yang berada atas meja untuk di gegamnya.


" Tolong El, aku masih mencintai kamu. Selama aku menikah dengan Melly awalnya aku berfikir itu cinta, tapi nyata nya itu hanya sebuah nafsu belaka." Sesal Rahman.


" Ya memang saya sadar dulu saya hanya perempuan lugu yang tidak pernah merias wajah saya. Di banding dengan dia yang pintar merias diri. Wajar jika kamu suka dia. Tapi asal anda tahu, saat ini saya sudah menemukan sosok yang mau menerima saya apa adanya dan sebentar lagi kami akan menikah. " Jawab El dengan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Rahman.


"Kamu nggak usah bohong, pasti kamu hanya beralasan." Ucap Rahman dengan melepas tangan Salma.


"Terserah anda mau percaya atau tidak. Dan saya tidak akan memberikan kesempatan lagi untuk anda karena saya sudah mencintai orang lain yang perlu saya perjuangkan dan cintai." Ucap El dengan tegas dan lantang.


" Karena sudah tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan, saya permisi dan tolong jangan pernah ganggu saya lagi ." El membereskan belanjaannya dan meninggalkan Rahman di cafe.


Rahman hanya melihat kepergian Salma dengan wajah frustasi dan menyesal.

__ADS_1


"Seandainya saya tidak bodoh, saat ini pasti kita sudah bahagia." Ucap Rahman di dalam hatinya.


Dia meratapi semua kesalahan di masa lalunya dengan sebuah penyesalan yang sangat dalam. Rahman beranjak dari empat duduknya setelah membayar apa yang dia pesan.


Dia juga tak menyentuh minuman yang dia pesan. Semua terasa hambar.


Tanpa disadari El dan Rahman, di meja dekat mereka duduk ada sosok yang memperhatikan pembicaraan mereka dari awal.


"Assalamualaikum Dan, maaf mengganggu waktu komandan. Apakah ini calon istri anda ??." Ucap seorang laki laki


"Kenapa, Ifa melakukan ini ?, jika memang dia mencintai orang lain mengapa dia tidak bicara malah menyetujui saya untuk melamar dia. Apa karena dia kasihan dengan putriku. Dan kenapa saya harus semarah ini ?" Ucap Zhafran di hatinya.


Ya setelah zafran kembali bertugas, dia segera mengurus berkas pernikahannya ke kantor. Banyak rekan kerjanya yang kaget.


Bagaimana tidak jika selama ini zafran tidak pernah terdengar dekat dengan wanita manapun. Tapi setelah kembali dari masa cuti nya, dia mengajukan berkas pernikahannya.


Saking penasaran, rekan kerjanya melihat siapa gerangan wanita yang dapat meluluhkan hatinya. Ketika melihat foto El, banyak rekan zafran yang memuji kecantikan dan kekaleman yang terpancar dari wajah El. Salah satunya adalah Imron anak buah Irsyad yang masih hafal betul wajah El yang dia lihat waktu zafran memperkenalkannya.

__ADS_1


Flas back on


Awal El dan Rahman masuk ke dalan cafe, tidak sengaja Imron melihatnya. Dia pergi ke cafe untuk menemani anak dan istrinya disaat mereka mengunjungi rumah mertuanya yang satu kota dengan Zafran.


Awal dia sedikit lupa dengan wajah El, karena penasaran dia mencoba mengingat-mengingat nya. Dan akhirnya dia sadar jika perempuan yang ada di hadapannya adalah calon istri atasannya.


Tanpa berfikir panjang dan rasa penasaran nya, membuat dia mengarahkan bidik kamera hpnya disaat melihat tangan El di pegang Rahman.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Maaf ya kak, baru up, ini tadi masih repot, met beraktifitas


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2