Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 124


__ADS_3

" apa boleh nyonya menelpon kan pak langit untuk pulang sebentar kami ada perlu dengan pak langit nyonya." ucapnya lagi.


" baik pak bapak silakan duduk dan mohon maaf kalau saya tidak mempersilahkan bapak-bapak untuk masuk ke dalam karena di rumah ini tidak ada laki-laki saya mohon maaf ya pak." ucap senja


" tidak apa-apa nyonya kami mengerti dan terima kasih karena telah mempersilahkan kami untuk duduk." ucap orang itu lagi.


Selang beberapa waktu


" pak suami saya sudah perjalanan pulang mungkin sekitaran 15 menit lagi suami saya akan datang bapak tunggu saja ya dan sebentar lagi minuman yang akan datang diantar oleh bibi." ucap senja


" baiknya tidak usah repot-repot kami di sini hanya sebentar saja untuk menemui pak langit." jawabnya lagi.


" tidak repot kok pak ya sudah saya masuk dulu." ucap senja.


selang beberapa saat kemudian.

__ADS_1


Langit sudah sampai di rumahnya langit turun dari mobil.


langit melihat ada tiga orang berpakaian rapi di sana yang sedang duduk di teras rumahnya.


" selamat siang apa bapak yang tadi mencari saya?." tanya langit.


" apa bapak dengan bapak langit." tanya salah satu orang tersebut.


" iya pak ini kalau boleh tahu dengan bapak siapa ya?." tanya langit.


" perkenalkan nama saya Rudi dan ini teman saya namanya Dedi dan ini adalah pak Rahmat satpam di rumahnya almarhumah Bu Devi." jawab Rudi.


" tidak apa-apa pak langit itu memang yang seharusnya terjadi bagaimanapun juga seorang istri harus selalu menjaga kehormatan suami." jawab Rudi.


mereka berempat duduk di ruang tamu dan bi da mengantarkan minuman serta cemilan menuju ruang tamu.

__ADS_1


" langsung saja ya pak." ucap Rudi.


" iya pak." jawab langit.


" begini pak saya dan teman saya jadi kami berdua adalah pengacara yang ditunjuk oleh Bu Devi untuk mengatur hak waris yang telah ia tinggalkan, dan sebagai mantan suami yang menerima hak asuh atas putri dari Bu Devi, sekaligus ayah dari ara putri bapak dan ibu Devi, saya di sini mewakili almarhumah Bu Devi menyampaikan kalau beliau telah membuat wasiat yang berisi semua tentang kekayaan yang dimiliki oleh almarhumah Bu Devi akan jatuh ke tangan putri kandungnya bernama Ara, dan ini adalah surat-suratnya pak tolong dibaca dan ditandatangani apabila ada yang bapak tanya kan bisa bapak tanyakan sebelum bapak tandatangani." ucap Rudi.


langit membaca setiap kata yang ada di surat wasiat tersebut langit sempat tercengang atas apa yang dituliskan oleh Devi mantan istrinya untuk Putri kecilnya itu, tapi langit bersyukur setidaknya saat menjelang akhir hidup mantan istrinya mantan istrinya sempat membahagiakan Putri mereka.


setelah membaca langit segera menandatangani surat tersebut dan di dalam surat tersebut mengatakan kalau langit tetap akan menjalankan semua bisnis yang sempat Devi bangun sampai usia arah menginjak 22 tahun atau setelah lulus kuliah.


" dan ini pak saya sebagai satpam di rumah almarhumah Bu Devi mau menyerahkan ini." ucap pak Ahmad memberikan amplop berwarna putih pada Langit


" ini apa, pak?." tanya Langit


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2