
Tok tok tok.
" Kak." suara Ray memanggil kakak nya.
" Iya Ray masuk saja." Jawab Amel dari dalam kamar. Ceklek. Loh kamu kenapa kak?." Tanya Ray kepada kakak nya karena posisi nya saat ini seperti menahan sakit dan ada Zein suami dari Amel di sebelah nya yang sedang mengelus elus perut istri nya dengan posisi Amel duduk selonjoran di atas tempat tidur dan kepala nya bersandar di kepala ranjang, sementara Zein berjongkok di lantai.
" Ini cram lagi Ray." Jawab Amel sambil meringis.
" Emang nya sering begini kak?." Tanya Ray pada Zein.
" Kurang lebih satu bulan ini Ray." Jawab Zein sambil berdiri dan Ray mendekat ke tempat tidur bersama dengan istri nya.
" Sayang, tidak apa apa kan kondisi kak Amel?." Tanya Ray yang ikut sedih melihat kondisi kakak perempuan nya.
" Biar Syasya periksa dulu ya bang." Jawab Mesya.
__ADS_1
" Ada apa ini, kenapa berkumpul di sini?." Tanya ayah yang baru keluar dari kamar, tadi datang bertepatan dengan suara adzan yang berkumandang jadi ayah tidak melihat anak menantu nya serta cucu nya di rumah.
" Perut nya Amel kram yah." Jawab Zein.
" Kram lagi Mel?." Tanya ibu yang baru masuk ke dalam kamar putri pertama nya.
" Iya nih bu yah, tapi ini kok lebih sakit sedikit dari biasa nya." jawab Amel.
" Loh kok bisa, bagaimana ini Sya?." Tanya ibu pada Mesya.
" Ini juga lagi mau di periksa bu, ibu tenang dulu ya." Ray memotong perkataan ibu nya.
Setelah itu Mesya mulai memeriksa dadi tekanan darah terlebih dahulu, detak jantung dan setelah itu memeriksa kondisi bayi nya yang berada di dalam kandungan kakak ipar nya menggunakan Fetal dopler, alat untuk mengetahui jantung bayi yang masih berada di dalam perut Setelah mengoleskan jell khusus ke perut Amel, Mesya segera mengecek kondisi bayi Amel dan saat di taruh di bagian atas tidak di dapat detak jantung, akhir nya Mesya mulai menurunkan alat nya ke perut Amel bagian bawah, dan baru lah terdengar suara detak jantung bayi nya.
Semua nya pun bersuara Alhamdulilah,
__ADS_1
" Gimana dek?.". Tanya Amel pada Mesya.
Mesya pun melepas alat nya dan membersihkan perut Amel dengan tisu, setelah itu masih memegangi perut Amel, dan masih terus melakukan pemeriksaan pada bayi Amel, dengan tangan nya dan yang di perkirakan Mesya seperti nya sesuai dari hasil tangan nya saat meraba perut Amel.
" Kak, tekakan darah kakak normal, kondisi bayi nya juga baik, jantung nya normal hanya saja." Ucap Mesya.
"Kenapa dek?, Apa ada masalah." Tanya Zein yang langsung memotong pembicaraan Mesya.
" Posisi bayi nya seperti nya turun ke bawah, besok sebaik nya kakak ke RS saja untuk USG supaya lebih jelas nya. Tadi kakak juga lihat kak detak jantung bayi nya ada di bawah, biasa nya itu di alami bayi yang posisi nya tidak pada tempat nya." jawab Mesya
" Terus itu bahaya tidak dek?." Tanya Zein lagi.
" Bahaya kak, kalau itu di biar kan, apalagi kalau rasa sakit nya sampai menjelang melahirkan nanti, tapi kakak tenang saja, besok kakak ke RS, langsung konsul sama dokter kandungan saja." Jawab Mesya
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...